Utang Negara : Pengertian, Tujuan, Fungsi dan Jenisnya

2 min read

Utang Negara : Pengertian, Tujuan, Fungsi dan Jenisnya
Utang Negara  Pengertian, Tujuan, Fungsi dan Jenisnya

Utang Negara – Pengertian, Tujuan, Fungsi dan Jenisnya

Utang berdasarkan pada Undang-Undang nomor 1 tahun 2004 merupakan jumlah uang yang wajib dibayar pemerintah pusat dan atau kewajiban

pemerintah pusat yang dapat dinilai dengan uang. Berdasarkan pada peraturan perundang-undangan yang berlaku, perjanjian, atau berdasarkan sebab lain yang sah.

Utang sering kali menjadi permasalahan yang pelik dalam lingkup nasional, karena telah tertanam dalam benak mayoritas masyarakat

sebuah doktrin general yang memberikan sinyal buruk terhadap utang, khususnya utang negara. Namun ternyata utang merupakan salah satu

bagian penting dalam menetapkan kebijakan fiskal (APBN) dimana juga merupakan begian dari suatu sistem besar yang disebut pengelolaan ekonomi.

Tujuan dari pengelolaan ekonomi tersebut adalah:

1. Menciptakan kemakmuran rakyat dalam bentuk:

Penciptaan kesempatan kerja.
Mengurangi kemiskinan.
Menguatkanpertumbuhanekonomi.

2. Menciptakan keamanan.

Utang Negara dalam APBN

APBN adalah merupakan suatu rencana keuangan tahunan pemerintah pusat, yang disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). APBN memuat

rincian yang sistematis atas rencana pendapatan yang akan diterima dan nilai pagu maksimal yang akan dibelanjakan oleh negara. APBN Indonesia masih hingga kini menerapkan sistem penganggaran defisit.

Hal inilah yang bisa menyebabkan terdapat kolom pembiayaan. pada APBN untuk mengisi nilai pendapatan pembiayaan (netto) yang diperlukan untuk

menutupi kekurangan pendapatan negara. Untuk dapat menutupi kekurangan pendapatan negara tersebut banyak cara yang dapat dipilih

dari sekian banyak opsi seperti penjualan aset yang dimiliki, utang dan lainnya. Namun dari semuanya itu, utang (terlepas apapun jenisnya)

merupakan instrumen yang paling sering digunakan pemerintah dalam pelaksanaan APBN, karena memiliki tingkat risiko yang dapat

dikendalikan. Pada tingkat fleksibilitas yang tinggi (dari segi waktu, jenis dan sumbernya), dan kapasitas yang sangat besar.

Fungsi Utang Negara

Fungsi dari adanya utang negara ini diantaranya :

• Menutupi Defisit Anggaran
• Untuk menutupi kekurangan kas atas kebutuhan kas jangka pendek dalam pelaksanaan belanja yang tidak dapat ditunda

• Solusi dalam penataan portofolio utang pemerintah yang tentu dimaksud untuk mengurangi beban belanja untuk membiayai utang dalam APBN di tahun-tahun berikutnya

• Dari fungsi-fungsi tersebut, dapat disimpulkan bahwa utang merupakan cara untuk menyelesaikan masalah tanpa menyebabkan permasalahan

baru. Namun pendefinisian ini baru bisa dibenarkan bila utang dapat dikelola dengan baik sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan.

Tujuan Pengelolaan Utang Negara

a) Tujuan Jangka Panjang :

• Mengamankan Kebutuhan Pembiayaan APBN melalui utang dengan biaya minimal pada tingkat risiko terkendali, sehingga kesinambungan fiskal dapat terpelihara
• Mendukung upaya dalam menciptakan pasar surat berharga negara (SBN) yang dalam, aktif dan likuid

b) Tujuan Jangka Pendek :

Memastikan pada persedianya dana untuk menutup defisit dan pembayaran kewajiban pokok utang secara tepat waktu dan efisien

Jenis – jenis Utang Negara

Pinjaman. Ada dua jenis pinjaman, yaitu :

1. Pinjaman Luar Negeri

Yang berasal dari World Bank, Asian Development Bank, Islamic Development Bank dan kreditor bilateral (Jepang, Jerman, Perancis dll), serta Kredit Ekspor. Pada pinjaman luar negeri ini terbagi lagi menjadi dua jenis, yaitu :

a) Pinjaman Program :

Untuk budget support dan pencairannya dikaitkan dengan pemenuhan Policy Matrix di bidang kegiatan untuk mencapai MDGs (pengentasan kemiskinan, pendidikan, pemberantasan korupsi), pemberdayaan masyarakat, policy terkait dengan climate change dan infrastruktur. change dan infrastruktur.

b) Pinjaman Proyek :

Untuk pembiayaan proyek infrastruktur di berbagai sektor (perhubungan, energi, dll); proyek-proyek dalam rangka pengentasan kemiskinan (PNPM).

2. Pinjaman Dalam Negeri

a) No : 54 Tahun 2008

Peraturan Pemerintah (PP) No.: 54 Tahun 2008 Tentang Tata Cara Pengadaan dan Penerusan Pinjaman Dalam Negeri oleh Pemerintah ;

b) (BUMN)

Berasal dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN); Pemerintah Daerah,dan Perusahaan Daerah;

c) Pembiayaan

Untuk membiayai kegiatan pada rangka pemberdayaan industri dalam negeri. Dan juga pembangunan infrastruktur untuk pelayanan umum; kegiatan investasi yang menghasilkan penerimaan.

Demikian artikel cerdasakuntansi.com mengenai Pengertian Utang Negara : Tujuan, Fungsi dan Jenisnya, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat. Terima kasih

Baca juga :

Akuntansi Manajemen : Akuntansi Biaya, Tujuan dan Fungsi
Pengertian Dokumen : Akumulasi Biaya dan Overhead
ISO Adalah : Tujuan, Manfaat, dan Jenis – Jenis ISO
Pengertian Efektivitas : Kriteria, Aspek, dan Contohnya
CRM Adalah : Fungsi dan Tujuan, Komponen, serta Tahapan CRM
Evaluasi Adalah : Tujuan, Fungsi, dan Tahapan Evaluasi
Manajemen Kinerja Adalah : Manfaat, dan Syarat-Syarat, Tujuannya
HRD Adalah : Fungsi dan Tugasnya
Manajemen SDM Adalah : Unsur, Faktor dan Tahapan
Etika Adalah : Pengertian dan Jenisnya
Metode Harga Pokok Pesanan : Syarat dan Kelebihannya
Target Costing Adalah : Tujuan, Kegunaan dan Tahapan
Pengertian PPBS : Planning Programing Budgeting System
Laporan Cash Flow : Elemen, Metode, Manfaat dan Contohnya
Kualitas Adalah : Indikator dan Manfaat
Analisa Resiko : Pengertian dan Probabilitasnya
Estimasi Biaya : Metode, Manfaat dan Contoh
Perkembangan Akuntansi
Pengertian Akuntansi Manajemen dan Manfaatnya
Pengertian Supply Chain Management : Komponen, Tujuan dan Proses
Marketing Adalah : Fungsi dan Konsepnya
Bank Adalah : Sumber Dana Bank
Laporan Keuangan Adalah : Tujuan, Jenis , Unsur dan Manfaat
Perusahaan dagang Adalah : Ciri, Jenis dan Kegiatan
Break Even Point Adalah : Analisis, Faktor dan Rumus
Pasar Uang Adalah : Instrumen dan Jenis
Manajemen File Adalah : Arsitektur, Manfaat dan Fungsi
Grafik Adalah : Tujuan dan Fungsi
Manajemen Personalia Adalah : Tujuan, Fungsi dan Tugas
Manajemen Informatika Adalah : Ruang Lingkup

Leave a Reply

Your email address will not be published.