Tujuan Ekonomi Syariah : Karakteristik, Prinsip dan Manfaatnya

3 min read

Ekonomi Syariah : Pengertian, Karakteristik, Tujuan, Prinsip dan Manfaatnya
Ekonomi Syariah  Pengertian, Karakteristik, Tujuan, Prinsip dan Manfaatnya
Tujuan Ekonomi Syariah : Karakteristik, Prinsip dan Manfaatnya

Tujuan Ekonomi Syariah – Pengertian Ekonomi Syariah

Ekonomi Syariah sering disebut juga dengan Ekonomi Islam adalah bentuk percabangan ilmu ekonomi yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Ekonomi

syariah melandaskan pada syariat Islam. Yang berasal dari Al-Qur’an, Sunnah, Ijma’, dan juga Qiyas. Hukum-hukum yang melandasai prosedur transaksi sepenuhnya untuk kemaslahatan masyarakat. Kesejahteraan

masyarakat ini tidak diukur dari aspek materil saja, namun juga mempertimbangkan dampak sosial, mental dan spiritual serta dampaknya pada lingkungan.

tau sering disebut juga dengan Ekonomi Islam adalah bentuk percabangan ilmu ekonomi yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Ekonomi syariah

melandaskan pada syariat Islam. Yang berasal dari Al-Qur’an, Sunnah, Ijma’, dan juga Qiyas. Hukum-hukum yang melandasai prosedur transaksi

sepenuhnya untuk kemaslahatan masyarakat. Kesejahteraan masyarakat ini tidak diukur dari aspek materil saja, namun juga mempertimbangkan dampak sosial, mental dan spiritual serta dampaknya pada lingkungan.

karakteristik dari ekonomi syariah

a) Menggunakan Sistem Bagi Hasil

Salah satu prinsip ekonomi syariah ialah pembagian kepemilikan yang mengedepankan keadilan Artinya. Keuntungan yang diperoleh dari

aktivitas ekonomi dibagi secara adil, misalnya dalam perbankan syariah ada bagian keuntungan untuk bank maupun untuk nasabah.

b) Menggabungkan antara Nilai Spiritual dan Material

Ekonomi syariah hadir sebagai wujud untuk membantu perekonomian para nasabah untuk mendapatkan keuntungan sesuai ajaran Islam.

Kekayaan yang diperoleh dari kegiatan ekonomi dapat digunakan untuk zakat, infaq, dan shodaqah sesuai ajaran Islam.

c) Memberikan Kebebasan sesuai Ajaran Islam

Sebagai Penjelasan Ekonomi syariah memberikan kebebasan kepada para pelaku ekonomi untuk bertindak sesuai hak. Dan kewajiban mereka dalam

menjalankan perekonomian dan juga kegiatan yang dilakukan haruslah positif sesuai ajaran yang berlaku dan mempertanggungjawabkan apa yang telah dilakukan.

d) Mengakui Kepemilikan Multi Jenis

Ialah bahwa kepemilikan dana dan juga harta dalam perekonomian sejatinya hanyalah milik Allah. Sehingga dalam menjalankan perekonomian sesuai dengan ajaran islam.

e) Terikat Akidah, Syariah, serta Moral

Semua kegiatan ekonomi didasarkan pada akidah, syariah dan juga moral untuk menyeimbangkan perekonomian.

f) Menjaga Keseimbangan Rohani dan Jasmani

Tujuan perekonomian syariah tidak sekedar keuntungan fisik, namun diarahkan untuk mendapatkan keuntungan dan juga ketenangan batin di dalam hidup.

g) Memberikan Ruang pada Negara dan Pemerintah

Perekonomian syariah memberikan ruang kepada pemerintah dan juga negara untuk ikut bercampur tangan sebagai penengah apabila terjadi suatu permasalahan.

h) Melarang Praktik Riba

Salah satu bentuk riba adalah penambahan-penambahan pembayaran oleh orang yang memiliki harta kepada orang yang meminjam hartanya karena

pengunduran janji pembayaran oleh pinjaman dari waktu yang telah ditentukan. Dalam perekonomian syariah praktik riba ialah hal yang dilarang.

Tujuan Ekonomi Syariah

a) Berikut tujuan ekonomi syariah

Tujuan falah yang ingin dicapai oleh Ekonomi Syariah meliputi aspek mikro ataupun makro, mencakup horizon waktu dunia atau pun akhirat (P3EI, 2012:54).

Seorang fuqaha asal Mesir bernama Prof. Muhammad Abu Zahrah menjelaskan dan mengungkapkan ada tiga sasaran hukum Islam. Yang

menunjukkan bahwa Islam diturunkan sebagai rahmat bagi seluruh umat manusia, ialah (Rahman, 1995:84):

Penyucian jiwa agar setiap muslim dapat menjadi sumber kebaikan bagi masyarakat dan juga lingkungannya.

Tegaknya keadilan dalam masyarakat. Keadilan yang dimaksud adalah mencakup aspek kehidupan di bidang hukum dan muamalah.

Tercapainya maslahah (merupakan puncaknya). Para ulama menyepakati bahwa maslahah yang menjad puncak sasaran di atas mencakup lima

jaminan dasar, yaitu: keselamatan keyakinan agama (al din), kesalamatan jiwa (al nafs), keselamatan akal (al aql). Keselamatan keluarga dan juga keturunan (al nasl) dan keselamatan harta benda (al mal)

Prinsip-prinsip Ekonomi Syariah

Dalam Pelaksanaan ekonomi syariah harus menjalankan prinsip-prinsip sebagai berikut (Sudarsono, 2002:105):

Pada Berbagai sumber daya dipandang sebagai pemberian atau titipan dari Allah swt kepada manusia.

Islam mengakui pemilikan pribadi dalam batas-batas tertentu.Kekuatan penggerak utama Ekonomi Syariah ialah kerja sama.
Dijelaskan Ekonomi Syariah menolak terjadinya akumulasi kekayaan yang dikuasai oleh segelintir orang saja.
Ekonomi Syariah menjamin pemilikan masyarakat dan penggunaannya direncanakan untuk kepentingan banyak orang.
Seorang muslim harus takut kepada Allah swt dan hari penentuan di akhirat nanti.
Zakat mesti dibayarkan atas kekayaan yang telah memenuhi batas (nisab).
Islam melarang riba dalam segala bentuk.

Manfaat Ekonomi Syariah

Apabila mengamalkan ekonomi syariah dapat mendatangkan manfaat yang besar bagi umat muslim dengan sendirinya, ialah:

Mewujudkan integritas seorang muslim yang kaffah. Sehingga islam-nya tidak lagi setengah-setengah. Apabila ditemukan ada umat muslim yang

masih bergelut dan mengamalkan ekonomi konvensional, menunjukkan bahwa keislamannya belum kaffah.

Menerapkan dan mengamalkan ekonomi syariah melalui lembaga keuangan islam, baik berupa bank, asuransi, pegadaian, maupun BMT

(Baitul Maal wat Tamwil) akan mendapatkan keuntungan dunia dan akhirat. Keuntungan di dunia dapat diperoleh melalui bagi hasil yang diperoleh. Sedangkan keuntungan di akhirat ialah terbebas dari unsur riba yang diharamkan oleh Allah.

Praktik ekonomi berdasarkan syariat islam mengandung nilai ibadah, karena telah mengamalkan syariat Allah.

Menjalankan serta mengamalkan ekonomi syariah melalui lembaga keuangan syariah, berarti mendukung kemajuan lembaga ekonomi umat Islam.

Menjalankan serta Mengamalkan ekonomi syariah dengan membuka tabungan. Deposito atau juga menjadi nasabah asuransi syariah berarti mendukung upaya pemberdayaan ekonomi umat. Sebab dana yang

terkumpul akan dihimpun dan disalurkan melalui sektor perdagangan riil.
Menjalankan serta Mengamalkan ekonomi syariah berarti ikut mendukung gerakan amar ma’ruf nahi munkar. Sebab dana yang terkumpul pada

lembaga keuangan syariah hanya boleh disalurkan kepada usaha-usaha dan proyek yang halal.

Demikian artike cerdasakuntansi.com mengenai Pengertian Ekonomi Syariah : Karakteristik, Tujuan, Prinsip dan Manfaatnya, semoga artikel ini dapat bermanfaat. Terima kasih

Baca Juga :

Analisis Data Adalah : Tujuan, Macam, Jenis
Manajemen Agribisnis : Fungsi dan Contoh
Manajemen Operasional Adalah : Tujuan, Ciri, Fungsi dan Ruang Lingkup
Komunikasi Adalah : Para Ahli, Macam dan Jenis
Frontliner Adalah : Tugas, Jenis, Syarat
Investasi adalah : Tujuan, Jenis dan Manfaat
Customer Service Adalah : Fungsi dan Tugasnya
Teller Bank Adalah : Fungsi, Tugas dan Syarat
Distribusi Adalah : Fungsi, Tujuan, Jenis, Contoh
Pengertian Anggaran : Tipe, Tujuan, Manfaat, Jenis
Pengertian Modal dan Contohnya
Analisis Data Adalah, Tujuan, Macam, Jenisnya
Pengertian Indikator : Macam dan Fungsi
NPWP Adalah, Fungsi, Manfaat
Arsip Adalah : Karakteristik dan Fungsi
Konsep Manajemen : Manfaat dan Tujuannya
Pengertian Ekonomi : Tujuan, Komponen, Faktor
Badan Usaha Adalah : Fungsi, Syarat, Jenis
Manfaat Jurnal : Pengertian, Fungsi, Macam
Pengertian Perusahaan Dagang : Tujuan, Ciri
Pengertian Manajemen, Fungsi dan Tujuan
Pengertian Piutang : Klasifikasi, Pencatatan, Penghapusan
Pengertian Koperasi : Karakteristik, Prinsip, Jenis dan perangkatnya
Manajemen Produksi Adalah : Unsur, tingkatan
Konsep Manajemen : Dasar Pemasaran, Fungsinya
Pengertian Komunikasi Bisnis : Tujuan, Fungsi, Bentuk, dan Unsurnya
Pengertian Bisnis : Makna dan Fungsinya
Pengertian Hukum Bisnis : dan Fungsinya
Pengertian Akuntansi Manajemen : Peran, Fungsi dan Contohnya
Komunikasi kantor : Unsur, Fungsi, Tujuan dan Tekniknya

Leave a Reply

Your email address will not be published.