APBD : Dasar Hukum, Tujuan, Fungsi dan Susunanya

2 min read

APBD Pengertian, Dasar Hukum, Tujuan, Fungsi dan Susunanya
APBD Pengertian, Dasar Hukum, Tujuan, Fungsi dan Susunanya
APBD : Dasar Hukum, Tujuan, Fungsi dan Susunanya

Tujuan APBD – Pengertian, Dasar Hukum, Tujuan, Fungsi dan Susunanya

APBD Adalah rencana keuangan tahunan oleh pemeritah daerah di Indonesia. Jika APBN sebagai

rencana keuangan tahunan pemerintah pusat disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), penyusunan APBD disetujui oleh Dewan

Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Penyusunan APBN dilakukan oleh otoritas daerah sesuati dengan Peraturan Daerah (Perda) masing-masing wilayah.

Dasar Hukum Keuangan daerah dan APBD

Dasar hukum dalam penyelenggaraan keuangan daerah dan pembuatan APBD adalah sebagai berikut.

  • UU No. 32 Tahun 2003 tentang Pemerintah Daerah.
  • UU No. 33 Tahun 2003 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah.
  • PP No. 105 Tahun 2000 tentang Pengelolaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Daerah.
  • Keputusan Menteri Dalam Negeri No. 29 Tahun 2002 tentang Pedoman Pengurusan, Pertanggungjawaban Keuangan Daerah serta Tata Cara Pengawasan, Penyusunan, dan Penghitungan APBD.

Tujuan utama dari APDB

sebagai pedoman pemerintah daerah dalam mengatur pendapatan daerah serta pengeluaran daerah demi kesejahteraan daerah. APDB juga bertujuan

sebagai koordinator pembiayaan dalam pemerintahan daerah dan menciptakan transparasi dalam anggaran pemeritah daerah.

Fungsi APBD

APBD juga memiliki fungsi seperti APBN yaitu:

a) Fungsi Otoritas

APBD menjadi pedoman dalam pelaksanaan pendapatan serta belanja negara pada TA tertentu

b) Fungsi Perencanaan

APBD berfungsi sebagai pedoman dalam perencanaan anggaran keuangan daerah pada TA tertentu.

c) Fungsi Pengawasan

APBD berfungsi untuk mengawasi kinerja dari pemerintah daerah dalam meningkatkan perekonomian daerah

d) Fungsi Alokasi

APBD berfungsi sebagai pedoman dalam alokasi dana yang tepat bagi peningkatan perekonomian daerah. Alokasi penggunaan dana APBD haruslah sesuai dengan tujuan peningkatan perekonomian tersebut.

e) Fungsi Distribusi

APBD haruslah didistribusikan secara merata dan adil.

f) Fungsi Stabilitas

APBD harus dapat menjadi instrumen dalam kestabilan ekonomi daerah.

Mekanisme Penyusunan APBD

Mirip dengan APBN, alur penyusunan APBD adalah sebagai berikut:

Pemerintah daerah menyusun RAPBD (Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah).

Pemerintah daerah akan mengajukan RAPBD tersebut kepada DRPD untuk dirapatkan apakan RAPBD tersebut disetujui atau tidak.

Jika DPRD memutuskan untuk menyetujui RAPBD, maka RAPBD akan disahkan menjadi APBD.
Susunan APBD

a) Pendapatan Daerah

Pendapatan daerah didapatkan dari:

• Pendapatan Asli Daerah
• Pajak Daerah (PBB, Pajak Cukai, Pajak Penghasilan, dll)
• Retrebusi Daerah
• Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan
• Pendapatan Asli Daerah Lain-Lain
• Dana Perimbangan
• Dana Bagi Hasil Pajak atau Bagi Hasil Bukan Pajak
• Dana Alokasi Khusus
• Pendapatan Daerah Lain-Lain yang Sah
• Pendapatan Hibah

b) Belanja Daereah

Rincian belanja daerah yaitu :

• Belanja Tidak Langsung
• Belanja Pegawai
• Belanja Bunga
• Belanja Subsidi
• Belanja Hibah
• Belanja Bantuan Sosial
• Belanja Bantuan Keuangan kepada Provinsi atau Kabupaten/Kota dan Pemerintah Desa dan Partai Politik

• Belanja Langsung
• Belanja Pegawai
• Belanja Barang dan Jasa
• Belanja Modal

c) Pembiayaan

Tergantung kondisi APBD yang deficit atau surplus (Penerimaan – Belanja). Jika APBD mengalai defisit, maka pemerintah harus membayar kekurangan biaya tersebut. Sedangkan jika terjadi surplus, maka pemerintah akan menerima kembali dana lebih tersebut.

Demikian artikel cerdasakuntansi.com mengenai Pengertian APBD : Dasar Hukum, Tujuan, Fungsi dan Susunanya, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat. Terima kasih  

Baca Juga :

Analisis Data Adalah : Tujuan, Macam, Jenis
Manajemen Agribisnis : Fungsi dan Contoh
Manajemen Operasional Adalah : Tujuan, Ciri, Fungsi dan Ruang Lingkup
Komunikasi Adalah : Para Ahli, Macam dan Jenis
Frontliner Adalah : Tugas, Jenis, Syarat
Investasi adalah : Tujuan, Jenis dan Manfaat
Customer Service Adalah : Fungsi dan Tugasnya
Teller Bank Adalah : Fungsi, Tugas dan Syarat
Distribusi Adalah : Fungsi, Tujuan, Jenis, Contoh
Pengertian Anggaran : Tipe, Tujuan, Manfaat, Jenis
Pengertian Modal dan Contohnya
Analisis Data Adalah, Tujuan, Macam, Jenisnya
Pengertian Indikator : Macam dan Fungsi
NPWP Adalah, Fungsi, Manfaat
Arsip Adalah : Karakteristik dan Fungsi
Konsep Manajemen : Manfaat dan Tujuannya
Pengertian Ekonomi : Tujuan, Komponen, Faktor
Badan Usaha Adalah : Fungsi, Syarat, Jenis
Manfaat Jurnal : Pengertian, Fungsi, Macam
Pengertian Perusahaan Dagang : Tujuan, Ciri
Pengertian Manajemen, Fungsi dan Tujuan
Pengertian Piutang : Klasifikasi, Pencatatan, Penghapusan
Pengertian Koperasi : Karakteristik, Prinsip, Jenis dan perangkatnya
Manajemen Produksi Adalah : Unsur, tingkatan
Konsep Manajemen : Dasar Pemasaran, Fungsinya
Pengertian Komunikasi Bisnis : Tujuan, Fungsi, Bentuk, dan Unsurnya
Pengertian Bisnis : Makna dan Fungsinya
Pengertian Hukum Bisnis : dan Fungsinya
Pengertian Akuntansi Manajemen : Peran, Fungsi dan Contohnya
Komunikasi kantor : Unsur, Fungsi, Tujuan dan Tekniknya

Leave a Reply

Your email address will not be published.