Pengertian Supply Chain Management : Komponen, Tujuan dan Proses

3 min read

Supply Chain Management, Adalah
Supply Chain Management, Adalah
Pengertian Supply Chain Management : Komponen, Tujuan dan Proses

Pengertian Supply Chain Management : Komponen, Tujuan dan Proses

Pengertian Supply Chain Management Ialah pengelolaan dan juga pengawasan rantai siklus, mulai dari aliran material/ barang mentah, pembayaran, informasi dari pemasok ke produsen, ke pedagang grosir hingga pengecer sampai konsumen.

Dalam SCM, rantai pasokan adalah jaringan fisiknya, yaitu semua perusahaan yang berperan dalam memasok bahan baku, memproduksi barang, hingga mengirimkannya ke pengguna akhir. Sedangkan SCM atau manajemen rantai pasokan/ suplai adalah sebuah cara/ metode, alat, atau pendekatan pengelolaannya.

Manajemen rantai suplai melibatkan koodinasi dan integrasi semua tujuan tadi dan juga mereka harus memastikan pembiayaan bidang ini bisa dilakukan seminimal mungkin dengan membuat asumsi produk ada saat dibutuhkan dan juga tidak kelebihan stok.

Supply Chain Management Menurut Para Ahli

Beberapa ahli ilmu manajemen pernah menjelaskan tentang definisi manajemen rantai pasokan atau Supply Chain Management (SCM), diantaranya adalah:

1. James A. dan Mona J. Fitzsimmons

Menurut James A dan Mona J. Fitzsimmons, pengertian Supply Chain Management adalah sebuah sistem pendekatan total untuk mengantarkan produk ke konsumen akhir dengan menggunakan teknologi informasi dalam mengkoordinasikan semua elemen supply chain dari mulai pemasok ke pengecer.

2. Chase, Aquilano, dan Jacobs

Menurut Chase, Aquilano, dan juga Jacob, pengertian SCM ialah sebuah sistem untuk menerapkan pendekatan secara total dalam mengelola seluruh aliran informasi, bahan, dan jasa dari bahan baku melalui pabrik dan gudang hingga ke konsumen akhir.

3. Russell dan Taylor

Menurut Russell dan juga Taylor, pengertian SCM ialah proses mengelola arus informasi. Produk dan juga pelayanan di seluruh jaringan baik itu pelanggan, perusahaan hingga pemasok.

4. Stevenson

Menurut Stevenson, definisi SCM adalah suatu koordinasi strategis dari rantai pasokan dengan tujuan untuk mengintegrasikan manajemen penawaran dan permintaan.

5. Robert J. Vokurka, Gail M. Zank, dan Carl M. Lund III

Menurut Robert, Gail, dan Lund pengertian SCM adalah semua kegiatan yang terlibat dalam menghantarkan produk dari bahan baku melalui pelanggan termasuk sumber bahan baku dan suku cadang, manufaktur dan perakitan, pergudangan dan pelacakan inventaris, pesanan yang masuk dan manajemen pesanan, distribusi di semua saluran, pengiriman ke pelanggan, dan sistem informasi yang diperlukan untuk memantau semua kegiatan.

6. Simchi-Levi, David, Philip Kaminsky, dan Edith

Pengertian manajemen rantai pasokan atau Supply chain Management ialah rangkaian pendekatan yang digunakan untuk mengintegrasikan pemasok. Produsen, gudang dan juga toko secara efektif agar persediaan barang dapat diproduksi dan didistribusi pada jumlah yang tepat, ke lokasi yang tepat, dan pada waktu yang tepat sehingga biaya keseluruhan sistem dapat diminimalisir selagi berusaha memuaskan kebutuhan dan layanan.

7. Heizer dan Rander

Menurut Heizer dan Rander, Supply Chain Management adalah kegiatan pengelolaan berbagai kegiatan dalam rangka mendapatkan bahan mentah menjadi barang setengah jadi dan barang jadi, kemudian mengirimkan produk tersebut ke konsumen melalui sistem distribusi.
Komponen Supply Chain Management

Mengacu pada pengertian SCM di atas, ada beberapa komponen yang harus dipahami, antara lain:

1. Upstream Supply Chain

Upstream supply chain manajemen mengurus hubungan antara perusahaan dengan vendor atau pihak lain dalam hal transfer barang. Jadi barang-barang yang diproduksi oleh perusahaan tidak langsung sampai ke tangan konsumen tapi disalurkan ke perusahaan penyalur lainnya.

Misalnya sebuah perusahaan yang memproduksi smartphone. Produk smartphone ini tidak serta-merta sampai ke tangan konsumen langsung, tapi pihak manufacturer akan mengirimkan produknya ke suplier.

2. Downstream Supply Chain

Downstream supply chain mangement adalah manajemen yang mengurusi transfer barang dari perusahaan langsung ke konsumen. Maka kalau upstream supply chain harus lewat supplier dulu, kalau downstream langsung dapat dibeli oleh konsumen.

Contoh management ini yaitu mebel atau gallery art. Jadi mereka membuat produk langsung sesuai keinginan konsumen.

3. Internal Supply Chain

Internal supply chain management dapat berkaitan dengan aktifitas pemasukan barang. Pada hal ini yang kerap diperhatikan yaitu manajemen produksi, pabrikasi, dan juga kontrol ketersediaan bahan baku.

Tujuan Supply Chain Management

Menurut Stevenson, tujuan dari manajemen rantai pasokan adalah menyelaraskan antara permintaan dan penawaran secara efektif dan efisien. Pada beberapa masalah utama yang ada di dalam rantai pasokan berhubungan dengan:

– Penentuan tingkat outsourcing yang tepat
– Manajemen pengadaan barang
– Manajemen pemasok
– Mengelola hubungan dengan pelanggan
– Identifikasi masalah dan merespon masalah tersebut
– Manajemen risiko

Menurut I Nyoman Pujawan, tujuan dari strategis dari rantai pasokan ialah untuk memenangkan persaingan pasar atau setidaknya bertahan. Karena itu, menurut I Nyoman Pujawan, untuk menjadi pemenang dalam persaingan pasar maka rantai pasokan harus bisa menyediakan produk yang:

-Murah
-Berkualitas
-Tepat waktu
-Bervariasi

Proses Supply Chain Management

Pada proses manajemen rantai pasokan ini terbagi menjadi tiga macam tanggungjawab, antara lain:

1. Arus Material

Arus material ini melibatkan pergerakan produk mentah dari suplier ke konsumen dan juga dari konsumen yang dikembalikan atau retur produk, layanan, daur ulang dan pembuangan

2. Arus Informasi

Arus informasi ini berisi tentang prediksi permintaan, informasi perpindahan barang, dan juga peng-update-an status barang apakah sudah terkirim atau belum.

3. Arus Finansial

Arus finansial berisi pembayaran, alur perkreditan, penjadwalan pembayaran hingga persetujuan kepemilikan.

Alur informasi yang akurat dan bergerak dengan mudah di antara mata rantai, serta pergerakan barang yang efektif dan efisien menjadi faktor kunci keberhasilan dalam manajemen rantai pasokan.

Menurut Indrajit dan juga Djokopranoto, ada beberapa pemain di dalam rantai pasokan, diantaranya:

• Supplier
• Manufacture
• Distributor / wholesaler
• Retail outlets
• Customers

Demikian artikel cerdasakuntansi.com mengenai Supply Chain Management : Komponen, Tujuan dan Proses, semoga artikel ini dapat berguna dan bermanfaat. Terima kasih

Baca juga :

Akuntansi Manajemen : Akuntansi Biaya, Tujuan dan Fungsi
Pengertian Dokumen : Akumulasi Biaya dan Overhead
ISO Adalah : Tujuan, Manfaat, dan Jenis – Jenis ISO
Pengertian Efektivitas : Kriteria, Aspek, dan Contohnya
CRM Adalah : Fungsi dan Tujuan, Komponen, serta Tahapan CRM
Evaluasi Adalah : Tujuan, Fungsi, dan Tahapan Evaluasi
Manajemen Kinerja Adalah : Manfaat, dan Syarat-Syarat, Tujuannya
HRD Adalah : Fungsi dan Tugasnya
Manajemen SDM Adalah : Unsur, Faktor dan Tahapan
Etika Adalah : Pengertian dan Jenisnya
Metode Harga Pokok Pesanan : Syarat dan Kelebihannya
Target Costing Adalah : Tujuan, Kegunaan dan Tahapan
Pengertian PPBS : Planning Programing Budgeting System
Laporan Cash Flow : Elemen, Metode, Manfaat dan Contohnya
Kualitas Adalah : Indikator dan Manfaat
Analisa Resiko : Pengertian dan Probabilitasnya
Estimasi Biaya : Metode, Manfaat dan Contoh
Perkembangan Akuntansi
Pengertian Akuntansi Manajemen dan Manfaatnya
Pengertian Supply Chain Management : Komponen, Tujuan dan Proses
Marketing Adalah : Fungsi dan Konsepnya
Bank Adalah : Sumber Dana Bank
Laporan Keuangan Adalah : Tujuan, Jenis , Unsur dan Manfaat
Perusahaan dagang Adalah : Ciri, Jenis dan Kegiatan
Break Even Point Adalah : Analisis, Faktor dan Rumus
Pasar Uang Adalah : Instrumen dan Jenis
Manajemen File Adalah : Arsitektur, Manfaat dan Fungsi
Grafik Adalah : Tujuan dan Fungsi
Manajemen Personalia Adalah : Tujuan, Fungsi dan Tugas
Manajemen Informatika Adalah : Ruang Lingkup

Leave a Reply

Your email address will not be published.