PSAK 14 : Pengertian Persediaan, Jenis dan Fungsinya

Posted on
PSAK 14 Adalah
PSAK 14 : Pengertian Persediaan, Jenis dan Fungsinya

PSAK 14 : Pengertian Persediaan, Jenis dan Fungsinya

Persediaan (PSAK 14) Adalah Aset yang tersedia untuk dijual dalam kegiatan usaha normal, baik barang dagangan untuk usaha perdagangan maupun barang jadi untuk manufaktur;

berada dalam proses produksi (barang dalam proses manufaktur dan pekerjaan dalam proses untuk kontraktor); dan dalam bentuk bahan baku atau perlengkapan (bahan pembantu) untuk digunakan dalam proses produksi atau pemberian jasa.

(Kieso dan Weygandt ; 1995,491)

“Persediaan Adalah pos harta yang akan ditahan untuk dijual pada kegiatan usaha yang biasa atau. Barang yang dikonsumsi pada produksi barang yang akan dijual.”

Jenis-jenis Persediaan

Persediaan dapat dikelompokkan menurut jenis dan posisi barang tersebut di dalam urutan pengerjaan produk, yaitu (Assauri, 1998):

a) Persediaan Bahan Baku (Raw Material Stock)

Adalah persediaan dari barang-barang yang dibutuhkan untuk proses produksi. Barang ini dapat diperoleh dari sumber-sumber alam, atau dibeli dari supplier yang menghasilkan barang tersebut.

b) Persediaan Bagian Produk (Purchased Parts)

Adalahn persediaan barang-barang yang terdiri dari parts yang diterima dari perusahaan lain, yang secara langsung diassembling dengan parts lain tanpa melalui proses produksi.

c) Persediaan Bahan-Bahan Pembantu (Supplies Stock)

Ialah persediaan barang-barang yang akan diperlukan dalam proses produksi untuk membantu kelancaran produksi. tetapi tidak merupakan bagian dari barang jadi.

d) Persediaan Barang Setengah Jadi (Work in Process)

Merupakan barang-barang yang belum berupa barang jadi, akan tetapi masih diproses lebih lanjut sehingga menjadi barang jadi.

e) Persediaan Barang Jadi (Finished Good)

Merupakan barang-barang yang selesai diproses atau diolah dalam pabrik dan siap untuk disalurkan kepada distributor, pengecer, atau langsung dijual ke pelanggan.

Adapun jenis-jenis Persediaan antara antara lain :

a) Biaya pembelian

Meliputi harga pembelian, bea masuk dan juga pajak lainnya kecuali yang dapat ditagih kembali kepada kantor pajak

b) Biaya konversi

Meliputi biaya yang secara langsung akan terkait dengan unit yang diproduksi dan biaya overhead produksi tetap dan variable yang dialokasikan secara sistematis.

c) Biaya lain

Biayayang timbul sampai persediaan berada dalam kondisi dan tempat yang siap untuk dijual atau dipakai (present location and condition)

Fungsi – fungsi Persediaan

Fungsi persediaan ialah untuk menghindari keterlambatan barang, hilangnya barang dan dengan adanya persediaan,

maka operasional perusahaan dapat terus berjalan sehingga pelayanan terhadap konsumen dapat terus berjalan sehingga pelayanan terhadap konsumen dapat dilakukan dengan sebaik-baiknya.

Menurut Freddy Rangkuti pada buku “Manajemen Persediaan Aplikasi di Bidang Bisnis”, fungsi utama persediaan ialah :

1

Fungsi Decoupling.

2

Fungsi Economic Lot Sizing.

3

Fungsi Antisipasi.

4

Efesiensi operasional suatu organisasi bisa ditingkatkan karena berbagai fungsi penting persediaan. Pertama, harus diingat bahwa persediaan adalah sekumpulan produk fisikal pada berbagai tahap proses transformasi dari bahan mentah ke barang dalam proses, dan kemudian barang jadi.

Fungsi – fungsi dari persediaan antara lain:

a) Fungsi “ Decoupling “

Fungsi penting persediaan Ialah memungkinkan operasi – operasi perusahaan internal dan juga eksternal akan mempunyai kebebasan. Persediaan “ decouples” ini memungkinkan perusahaan bisa memenuhi langganan tanpa terganggu supplier.

Persediaan bahan mentah dapat diadakan agar perusahaan tidak sepenuhnya tergantung pada pengadaannya dalam hal kuantitas dan waktu pengiriman. Persediaan barang pada proses akan diadakan agar departemen – departemen dan proses – proses individual perusahaan terjaga kebebasannya. Persediaan barang jadi akan diperlukan untuk memenuhi permintaan produk yang tidak pasti dari para langganan. Pada Persediaan yang akan diadakan untuk menghadapi fluktuasi permintaan konsumen yang tidak dapat diperkirakan atau diramalkan disebutfluctuation stock.

b) Fungsi “Economic Lot Sizing”

Melalui penyimpanan persediaan. Perusahaan bisa memproduksi dan membeli sumber daya -sumber daya dalam kuantitas yang dapat mengurangi biaya per unit. Persediaan “Lot Size” ini perlu mempertimbangkan penghematan pada hal pembelian, biaya pengangkutan per unit lebih murah karena perusahaan melakukan pembelian pada kuantitas yang lebih besar, dibandingkan dengan biaya – biaya yang timbul karena besarnya persediaan ( biaya sewa gedung, investasi, resiko dan juga sebagainya ).

c) Fungsi Antisipasi

Sering perusahaan menghadapi fluktuasi permintaan yang dapat diperkirakan dan diramalkan berdasar pengalaman atau data – data masa lalu, yaitu permintaan musiman.Dalam hal ini perusahaan dapat mengadakan persediaan musiman.

Disamping itu. Perusahaan juga akan sering menghadapi ketidakpastian jangka waktu pengiriman dan juga permintaan akan barang selama periode permintaan kembali. Sehingga akan memerlukan kuantitas persediaan ekstra yang sering disebut persediaan pengaman. Dalam kenyataannya, persediaan pengaman merupakan pelengkap fungsi “ decoupling “ yang telah diuraikan diatas. Persediaan antisipasi ini penting supaya kelancaran proses produksi tidak terganggu.

Demikian artikel cerdasakuntansi.com mengenai Pengertian Persediaan (PSAK 14) : Jenis dan Fungsinya, semoga artikel ini dapat bermanfaat. Terima kasih

Baca Juga :

Subjek Pajak Adalah
Pengertian SPT : Fungsi, Prosedur dan Jenisnya
Pengertian PPnBM : Dasar Hukum, Karakteristik, Rumus dan Contohnya
Pengertian PPh : Rumus PPh dan cara Menghitungnya
Penjelasan Laporan Keuangan : (Fiskal dan Komersial), Perbedaannya
Pengertian pajak : PPh pasal 21, 22, 23, 29, 25 dan Cara Pembayarannya
PPN : Mekanisme, Fungsi dan Sifat
PSAK 14 : Pengertian Persediaan, Jenis dan Fungsinya
Pengertian Rekonsiliasi Fiskal : Langkah, Fungsi dan Jenis
Pengertian Rekonsiliasi Fiskal : Jenis, Fungsi dan Pendekatannya
Akuntansi Perpajakan Adalah, Fungsi, Prinsip, Peran, Sifat dan Tugasnya
Pajak Tangguhan adalah, Manfaat, Konsep dan Contoh
Pajak Adalah, Sejarah dan Jenisnya
Akuntansi Pajak adalah, Tujuan dan Bentuknya
Aset Adalah : Jenis, Siklus, Perencanaan dan Penggunaannya

Leave a Reply

Your email address will not be published.