Piutang Wesel : Jenis dan Cirinya

2 min read

Piutang wesel Jenis dan Cirinya
Piutang-wesel-Jenis-dan-Cirinya
Piutang Wesel

Piutang wesel

Piutang wesel adalah sebuah aset piutang bagi sebuah perusahaan yang memiliki hak untuk menerima sejumlah pembayaran seperti yang tertera. Pada dokumen (wesel) dari perusahaan lain yang belum memiliki ketersediaan uang kas saat melakukan transaksi.

Perbedaan Piutang Wesel dengan Piutang Dagang
Piutang wesel Ialah bersifat lebih formal dibandingkan dengan piutang dagang.

Sebab terdapat perjanjian tertulis yang mengikat antara pihak debitur dan kreditur untuk membayar sejumlah uang pada waktu tertentu.

Terkadang piutang wesel dibuat dengan menggunakan jaminan berupa kekayaan atau aset perusahaan dan menambahkan beban bunga. Selain itu, piutang wesel dapat dipindahtangankan kepada bank sebelum piutang tersebut jatuh tempo.

Akuntansi untuk Piutang Wesel

Wesel Tagih

Wesel tagih merupakan wesel yang dapat ditagihkan kepada perusahaan lain yang memiliki utang kepada perusahaan kita. Dengan arti lain.

wesel tagih ini ialah dokumen piutang yang dapat dikeluarkan oleh pihak perusahaan lain yang belum bisa membayar pada saat penyerahan barang terjadi. (*Piutang Wesel)


Pada dokumen wesel tagih ini dapat menjadi dasar posting piutang pada perusahaan kita.

Karna status perusahaan merupakan pemberi utang. Berdasarkan pada pembebanan bunga, wesel tagih dibagi menjadi 2 (dua) macam yaitu wesel tagih berbunga dan juga wesel tagih tanpa bunga. (*Piutang Wesel)

Pertimbangan untuk membebankan bunga tergantung pada pihak manajemen perusahaan. Jika harta yang dipinjamkan tersebut memiliki nilai nominal yang dapat memberikan dampak kerugian,

maka biasanya pihak perusahaan pemberi pinjaman akan membebankan bunga untuk mengantisipasi munculnya hal tersebut.
Pada besaran bunga yang akan dikenakan pada wesel tagih biasanya akan disesuaikan dengan besaran suku bunga bank yang terkait dalam transaksi.

Wesel Bayar

Sebenarnya piutang wesel bayar ini sama dengan wesel tagih. Bahkan dokumennya pun sama. Perbedaan antara keduanya Ialah hanya terletak pada penerima wesel tersebut.

Jika wesel tagih diberikan pada perusahaan pemberi pinjaman maka wesel bayar diberikan pada perusahaan yang meminjam uang.

Wesel bayar ini jika masa perjanjiannya akan dilunasi dalam jangka waktu kurang dari 1 tahun, maka akan dimasukan pada neraca saldo dengan nama akun kewajiban lancar. (*Piutang Wesel)

Namun, jika pelunasannya lebih dari 1 tahun, maka akan dilaporkan sebagai kewajiban jangka panjang.

Saat wesel bayar mengalami jatuh tempo, adakalanya perusahaaan yang berutang tidak dapat dapat membayar tepat waktu. Bila hal tersebut terjadi,
maka wesel tersebut dapat masuk dalam perkiraan utang dagang dan pihak penerima wesel bisa memberi beban tambahan berupa biaya administrasi.

Dengan adanya piutang wesel ini, maka pihak perusahaan pemberi utang akan mendapatkan kepastian pencatatan laporan keuangan dan juga akan merasa aman memberikan pinjaman kepada perusahaan lain dikarenakan adanya surat perjanjian.

yang akan mengikat disertai jaminan berupa aset yang bisa digunakan jika terjadi masalah dalam pembayaran dikemudian hari

Jenis-Jenis Piutang Wesel

Berikut ini terdapat dua jenis piutang wesel antara lain, ialah:

  • Wesel tidak berbunga ialah wesel yang pada saat jatuh tempo dibayar
  • sesuai dengan nilai nominalnya.
  • Wesel berbunga ialah wesel yang pada saat jatuh tempo dibayarkan
  • sesuai nilai nominalnya dan ditambah dengan bunga terhitung.

Ciri-Ciri Piutang Wesel

1. Adanya Nilai Jatuh Tempo
Maksudnya ialah nilai jatuh tempo ini istilah yang menjelaskan pejumlahan dari nilai transaksi utama kemudian ditambahkan dengan nilai bunga yang dibebankan untuk segera dibayarkan pada tanggal jatuh tempo. (*Piutang Wesel)

Para konsumen yang melakukann transaksi dengan kredit hanya cukup membayar senilai barang yang sudah dibeli, namun dengan bunga sebab ia meminta waktu untuk membayar barang tersebut dengan tempo.

Demikian artikel cerdasakuntansi.com mengenai Piutang wesel : Jenis dan Cirinya, semoga artikel ini dapat bermanfaat. Terima kasih

Baca Juga :

Leasing Adalah : Sewa Guna Usaha Atau Jenis, Bentuk dan Kesalahan
Persekutuan : Karakteristik, Macam dan Jenis
Liabilitas Adalah : Jenis dan Kesalahan
Pengertian Kas kecil : Tujuan, Metode dan ciri
Instrumen Keuangan : Majemuk dan Penyajiannya
Pengertian Akuntansi Keuangan : Dasar, Fungsi, Tujuan, tahapan
Likuidasi : Pengertian dan Jenisnya
Laporan perubahan modal : Contoh Laporan Perubahan Modal Serta penyelesaiannya
Laporan Laba Rugi : Contoh Laporan Laba Rugi dan Cara Penyelesaiannya
Keuangan : Prisip, Tujuan dan Contoh Laporan Keuangan
Pengertian Laporan Keuangan : Ruang Lingkup dan Jenisnya
Pengertian Rekening Koran : Kegunaan, Cara Mengajukan dan Syaratnya
Penjualan Angsuran : Tahapan, Metode, Macam dan masalahnya
Tujuan Kas Kecil : Metode dan Cirinya
Piutang Wesel : Jenis dan Cirinya
Rekonsiliasi bank : Faktor, Bentuk dan Komponennya
Pengertian Kas : Karakteristik dan Jenisnya
Pengertian Cek : Jenis dan Masa Berlaku
Saldo Kas Kecil Secara Fisik, Tujuan, Berita Acara Kas Kecil
Perbedaannya Dana Fluktuasi Pada Sistem Pencatatan Kas Kecil Dana Tetap
Kas Kecil Adalah, Rekonsilasi Bank, Laporan dan Metode Laporan
Pengertian Piutang, Klasifikasi dan Pencatatan
Laporan Keuangan : Aktivitas Koperasi dan Siklus
Pengertian Buku Besar : Macam, Manfaat dan contoh
Pengertian Neraca Saldo : Fungsi, Bentuk, Penyusunan, Contoh
Contoh Laporan Keuangan : Neraca Saldo

Leave a Reply

Your email address will not be published.