Penjualan Angsuran : Tahapan, Metode, Macam dan masalahnya

2 min read

Penjualan Angsuran Tahapan, Metode, Macam dan masalahnya
Penjualan-Angsuran-Tahapan-Metode-Macam-dan-masalahnya
Penjualan Angsuran

Penjualan Angsuran

Penjualan angsuran adalah merupakan penjualan barang dagangan atau juga jasa yang dilaksanakan dengan perjanjian. dimana pada pembayaran dilakukan secara bertahap atau berangsur di masa yang akan datang.

Pada Penjualan angsuran terdiri dari 3 jenis yaitu

  1. penjualan aset tetap,
  2. penjualan barang dagangan
  3. tukar tambah.

Penjualan angsuran ialah  penjualan yang dilakukan dengan perjanjian dimana pembayarannya  dilaksanakan secara bertahap. (*Penjualan Angsuran)

Tahapan Pembayaran

1. Pada saat barang atau jasa diserahkan ke pembeli.

Pada Penjualan menerima uang muka (down payment) sebagai pembayaran pertama.

2. Sisanya diangsur dengan beberapa kali angsuran

Biasanya dibebankan bunga atas saldo yang belum diterima.

Pertimbangan dalam penjualan cicilan

  1. Uang muka yang ditetapkan harus cukup besar untuk menutup penurunan barang karena perubahannya dari barang baru menjadi barang bekas.
  2. dalam Periode pembayaran cicilan harus tidak terlalu lama atau panjang, sebaiknya tiap bulan.
  3. Pembayaran cicilan harus lebih besar dari penurunan nilai barang diantara pembayaran. Ketika nilai barang melebihi saldo kontrak, maka kemungkinannya pembeli tidak/akan melunasi pembayarannya.

Metode Pengakuan Laba dalam Penjualan cicilan

  1. Laba kotor diakui pada periode penjualan angsuran (accrual basis)
  2. Penjualan cicilan akan diperlakukan contohnya penjualan biasa, sehingga laba yang diakui dilakukan pada saat barang tersebut dijual kepada pembeli.
  3. Laba kotor sudah diakui atau dicatat saat penyerahan barang (ditandai timbunya piutang)
  4. Periode penerimaan angsuran laba tidak diakui lagi
  5. dalam Laba kotor diakui dalam periode penagihan kas (cash basis)

Penjualan cicilan dapat  diperlakukan sebagai transaksi khusus, sehingga laba diakui pada saat penagihan pembayaran cicilan. (*Penjualan Angsuran)

a. Laba kotor baru diakui bila pembayaran sudah diterima

Penerimaan kas terdiri dari pembayaran atas harga pokok dan pembayaran atas laba kotor.

b. Saat terjadi penjualan, selisih harga jual dengan harga pokok dicatat dalam rekening laba kotor yang ditangguhkan.

c. Perlakuan terhadap penerimaan piutang penjualan angsuran

Keterangan : Laba kotor yang direalisasi = % laba kotor x jumlah uang yang diterima.

Macam-macam perhitungan bunga yang dapat dipakai dalam penjualan angsuran, ialah :

1 Bunga dihitung dari pokok pinjaman
2 Bunga dihitung dari sisa pinjaman
3 Sistem anuitas (bunga semakin menurun dan juga angsuran pokok pinjaman meningkat)

Penjelasannya adalah sebagai berikut:

1. Bunga dihitung dari pokok pinjaman atau sistem bunga tetap dan angsuran pokok tetap.

Pada metode ini besarnya bunga dihitung dari pokok pinjaman sehingga besarnya bunga ialah tetap. (*Penjualan Angsuran)

2. Bunga dihitung dari sisa pinjaman atau Sistem bunga menurun dan angsuran pokok pinjaman tetap.

Dalam Besarnya bunga dihitung dari saldo pinjaman awal periode, tergantung periodenya bulanan atau tahunan.

Jika  angsuran bulanan, bunga didasarkan pada saldo awal bulan. Jika angsuran tahunan, maka bunga didasarkan pada saldo awal tahun. Jumlahbunga semakin lama semakin turun. (*Penjualan Angsuran)

3. Sistem anuitas.

Dalam Besarnya bunga dihitung menggunakan rumus anuitas.

Dapat  menggunakan rumus anuitas jumlah angsuran tetap tetapi jumlah bunga semakin menurun, sedangkan angsuran pokok semakin meningkat.

Masalah akuntansi dari penjualan angsuran dapat dikelompokkan menjadi 4, ialah :

  1. Pengakuan laba kotor penjualan angsuran
  2. Cara perhitungan bunga dan angsuran
  3. Tukar tambah dalam penjualan angsuran
  4. Pembatalan kontrak penjualan angsuran dan pemilikan kembali

Demikian artikel cerdasakuntansi.com mengenai Penjualan Angsuran :  Tahapan, Metode, Macam dan masalahnya, semoga artiel ini dapat menambah wawasan dan  bermanfaat. Terima kasih

Baca Juga :

Leasing Adalah : Sewa Guna Usaha Atau Jenis, Bentuk dan Kesalahan
Persekutuan : Karakteristik, Macam dan Jenis
Liabilitas Adalah : Jenis dan Kesalahan
Pengertian Kas kecil : Tujuan, Metode dan ciri
Instrumen Keuangan : Majemuk dan Penyajiannya
Pengertian Akuntansi Keuangan : Dasar, Fungsi, Tujuan, tahapan
Likuidasi : Pengertian dan Jenisnya
Laporan perubahan modal : Contoh Laporan Perubahan Modal Serta penyelesaiannya
Laporan Laba Rugi : Contoh Laporan Laba Rugi dan Cara Penyelesaiannya
Keuangan : Prisip, Tujuan dan Contoh Laporan Keuangan
Pengertian Laporan Keuangan : Ruang Lingkup dan Jenisnya
Pengertian Rekening Koran : Kegunaan, Cara Mengajukan dan Syaratnya
Penjualan Angsuran : Tahapan, Metode, Macam dan masalahnya
Tujuan Kas Kecil : Metode dan Cirinya
Piutang Wesel : Jenis dan Cirinya
Rekonsiliasi bank : Faktor, Bentuk dan Komponennya
Pengertian Kas : Karakteristik dan Jenisnya
Pengertian Cek : Jenis dan Masa Berlaku
Saldo Kas Kecil Secara Fisik, Tujuan, Berita Acara Kas Kecil
Perbedaannya Dana Fluktuasi Pada Sistem Pencatatan Kas Kecil Dana Tetap
Kas Kecil Adalah, Rekonsilasi Bank, Laporan dan Metode Laporan
Pengertian Piutang, Klasifikasi dan Pencatatan
Laporan Keuangan : Aktivitas Koperasi dan Siklus
Pengertian Buku Besar : Macam, Manfaat dan contoh
Pengertian Neraca Saldo : Fungsi, Bentuk, Penyusunan, Contoh
Contoh Laporan Keuangan : Neraca Saldo