Pengertian Pasar Modal Syariah : Prinsip dan Dasar Hukumnya

2 min read

Pasar Modal Syariah : Pengertian, Prinsip dan Dasar Hukumnya
Pasar Modal Syariah Pengertian, Prinsip dan Dasar Hukumnya
Pengertian Pasar Modal Syariah : Prinsip dan Dasar Hukumnya

Pengertian Pasar Modal Syariah  – Pengertian, Prinsip dan Dasar Hukumnya

Pasar modal syariah adalah wadah atau pasar yang berfungsi untuk memperjualbelikan berbagai instrumen keuangan (sekuritas). Berbagai waktu baik jangka panjang maupun meengah dan juga pendek, yang bisa digunakan dalam bentuk utang maupun modal sendiri.

Prinsip Pasar Modal Syariah

a) Prinsip yang dimiliki oleh pasar modal syariah diantaranya, ialah :

Pembiayaan atau investasi hanya dapat dilakukan jika aset atau kegiatan usaha yang dilakukan termasuk usaha halal, spesifik serta bermanfaat. Dengan sesuai syarat maka investasi bisa dilakukan.

Dalam pasar modal syariah, uang merupakan pertukaran nilai yang bisa digunakan. Selama pemilik dana atau juga pemilik modal memberikan

investasinya. Maka ia dapat memperoleh keuntungan dari bagi hasil usaha tersebut. Hal ini juga mengharuskan pembiayaan dan juga investasi harus

pada mata uang yang sama dengan pembukuan kegiatan. (Baca: Sistem Keuangan Syariah)

Sesuai prinsip yang pertama, pasar modal syariah mengharuskan adanya akad atau perjanjian yang sangat jelas antara pemilik serta harta dengan emiten yang jelas. (Baca: Perkembangan Akuntansi Syariah)

Baik pemilik harta ataupun emiten tidak bisa mengambil resiko yang melebihi kemampuan, karena hal ini bisa menimbulkan kerugian yang tinggi baik di satu pihak maupun di kedua belah pihak.

Adanya penekanan dalam mekanisme yang sangat wajar dan juga prinsip kehati-hatian terutama pada investor ataupun kepada eminten. Hal ini menghindari adanya salah paham dan hal buruk ketika melakukan transaksi.

Pasar modal secara umum merupakan ialah tempat bertemu para penjual modal atau dana dan juga pemberi modal. Pasar modal syariah secara

resmi sudah menjadi program yang legal dilakukan di Indonesia pada tahun 2003. Namun untuk instrumen pasar modal syariah sendiri sudah ada sejak tahun 1997. (Baca: Standar Akuntansi Syariah)

Dasar Hukum Pasar Modal Syariah

pasar modal syariah dasar hukum sudah tentu semua hal yang dijadikan pedoman oleh agama Islam. Dimana pada pasar modal syariah sudah

dijelaskan dalam Al-Quran dan Al Hadist. Selain itu, sebagai landasan fatwa juga dikeluarkan oleh MUI mengenai pasar modal dan juga transaksi

syariah di Indonesia. MUI telah juga telah mengeluarkan 14 fatwa yang berkaitan dengan pasar modal syariah, diantaranya :

“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan tinggalkan sisa Riba (yang belum dipungut) jika kamu orang-orang yang beriman” (Q.S Al-Baqarah :278).

Dijelaskan pada Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) yang berhubungan dengan pasar modal syariah Indonesia sejak tahun 2001, yang meliputi antara lain :

• Fatwa No. 20/DSN-MUI/IX/2001 tentang Pedoman Pelaksanaan Investasi Untuk Reksadana Syariah.
• Fatwa No. 32/DSN-MUI/IX/2002 tentang Obligasi Syariah.
• Fatwa No. 33/DSN-MUI/IX/2002 tentang Obligasi Syariah Mudharabah.
• Fatwa No. 40/DSN-MUI/X/2003 tentang Pasar Modal dan juga Pedoman Umum Penerapan Prinsip Syariah di Bidang Pasar Modal.
• Fatwa No. 41/DSN-MUI/III/2004 tentang Obligasi Syariah Ijarah.
• Fatwa No. 59/DSN-MUI/V/2007 tentang Obligasi Syariah Mudharabah Konversi.
• Fatwa No. 65/DSN-MUI/III/2008 menjelaskan tentang Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) Syariah.
• Fatwa No. 66/DSN-MUI/III/2008 tentang Waran Syariah.
• Fatwa No. 69/DSN-MUI/VI/2008 tentang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).
• Fatwa No. 70/DSN-MUI/VI/2008 tentang Metode Penerbitan SBSN.
• Fatwa No. 71/DSN-MUI/VI/2008 tentang Sale and Lease Back.
• Fatwa No. 72/DSN-MUI/VI/2008 tentang SBSN Ijarah Sale and Lease Back.
• Fatwa No. 76/DSN-MUI/VI/2010 tentang SBSN Ijarah Asset To Be Leased.
• Fatwa No. 80/DSN-MUI/III/2011 menjelaskan tentang Penerapan Prinsip Syariah dalam Mekanisme Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas di Pasar Reguler Bursa Efek.

Demikian artikel cerdasakuntansi.com mengenai Pengertian Pasar Modal Syariah : Prinsip dan Dasar Hukumnya, semoga dapat bermanfaat. Terima kasih

Baca Juga :

Analisis Data Adalah : Tujuan, Macam, Jenis
Manajemen Agribisnis : Fungsi dan Contoh
Manajemen Operasional Adalah : Tujuan, Ciri, Fungsi dan Ruang Lingkup
Komunikasi Adalah : Para Ahli, Macam dan Jenis
Frontliner Adalah : Tugas, Jenis, Syarat
Investasi adalah : Tujuan, Jenis dan Manfaat
Customer Service Adalah : Fungsi dan Tugasnya
Teller Bank Adalah : Fungsi, Tugas dan Syarat
Distribusi Adalah : Fungsi, Tujuan, Jenis, Contoh
Pengertian Anggaran : Tipe, Tujuan, Manfaat, Jenis
Pengertian Modal dan Contohnya
Analisis Data Adalah, Tujuan, Macam, Jenisnya
Pengertian Indikator : Macam dan Fungsi
NPWP Adalah, Fungsi, Manfaat
Arsip Adalah : Karakteristik dan Fungsi
Konsep Manajemen : Manfaat dan Tujuannya
Pengertian Ekonomi : Tujuan, Komponen, Faktor
Badan Usaha Adalah : Fungsi, Syarat, Jenis
Manfaat Jurnal : Pengertian, Fungsi, Macam
Pengertian Perusahaan Dagang : Tujuan, Ciri
Pengertian Manajemen, Fungsi dan Tujuan
Pengertian Piutang : Klasifikasi, Pencatatan, Penghapusan
Pengertian Koperasi : Karakteristik, Prinsip, Jenis dan perangkatnya
Manajemen Produksi Adalah : Unsur, tingkatan
Konsep Manajemen : Dasar Pemasaran, Fungsinya
Pengertian Komunikasi Bisnis : Tujuan, Fungsi, Bentuk, dan Unsurnya
Pengertian Bisnis : Makna dan Fungsinya
Pengertian Hukum Bisnis : dan Fungsinya
Pengertian Akuntansi Manajemen : Peran, Fungsi dan Contohnya
Komunikasi kantor : Unsur, Fungsi, Tujuan dan Tekniknya

Leave a Reply

Your email address will not be published.