Pengertian Manajemen, Fungsi dan Tujuan

4 min read

Pengertian Manajemen Fungsi, Tujuan, Unsur, Contoh dan Jenisnya
Pengertian-Manajemen

Pengertian Manajemen, Fungsi dan Tujuan

Pengertian Manajemen Secara Umum Apa yang dimaksud dengan manajemen? Pengertian Manajemen merupakan sebuah proses untuk mengatur sesuatu yang dilakukan oleh sekelompok orang atau organisasi untuk mencapai tujuan organisasi tersebut dengan cara bekerja sama memanfaatkan sumber daya yang dimiliki.

Secara etimologi kata manajemen diambil dari bahasa Perancis kuno, yaitu menagement, yang artinya adalah seni dalam mengatur dan melaksanakan. Manajemen bisa juga didefinisikan sebagai upaya pengkoordinasian ,perencanaan dan juga pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran secara efisien dan efektif.

Efektif dalam hal ini yakni untuk mencapai tujuan sesuai perencanaan dan efisien untuk melaksanakan pekerjaan dengan benar dan teroganisir.

Menurut T. Hani Handoko, ada tiga alasan utama mengapa manajemen diperlukan sebagai berikut :

Manajemen diperlukan agar tujuan pribadi dan organisasi dapat tercapai Berikutnya, manajemen juga diperlukan untuk menjaga keseimbangan antara tujuan-tujuan, sasaran, dan juga kegiatan, yang saling bertentangan dari pihak yang punya kepentingan dalam organisasi.

Manajemen digunakan untuk dapat mencapai efisiensi dan efektivitas suatu kerja organisasi Sebuah organisasi yang sedang berkembang membutuhkan manajemen dalam beberapa hal; mencakup manajemen strategi, manajemen sumber daya manusia, pemasaran, produksi dan manajemen lainnya.

Fungsi Manajemen Dalam Bisnis

Fungsi Manajemen merupakan sebagai elemen dasar yang harus melekat dalam manajemen sebagai acuan manajer (seseorang yang mengelola manajemen) dalam melaksanakan tugas untuk mencapai tujuan dengan cara merencanakan, mengorganisir, mengordinasi dan mengendalikan.

Mengacu pada Manajemen di atas, terdapat 5 fungsi utama manajemen dalam bisnis, yaitu:

a. Perencanaan (Planning)

Perencanaan merupakan yang paling penting dalam sebuah manajemen bisnis. Seorang manajer yang mengelola manajemen dalam perusahaan atau bisnis akan merencanakan dan mengevaluasi setiap tindakan yang sudah dan yang belum ditindaklanjuti dalam bisnis.
Perencanaan penting untuk menentukan secara keseluruhan tujuan perusahaan dan juga upaya untuk memenuhi tujuan tersebut. Manajer selalu bertindak sebagai seseorang yang mencari alternatif dalam mencapai tujuan akhir, mencakup rencana jangka pendek, menengah maupun jangka panjang.

Tanpa perencanaan yang tepat dapat mengkibatkan bisnis yang sedang berkembang bisa membuat bisnis tidak berjalan sesuai dengan jalurnya. Penyimpangan ini bisa berakibat pada ketidakteraturan hingga kebangkrutan.

b. Pengorganisasian (Organizing)

Fungsi manajemen dalam bisnis yang kedua merupakan sebagai pengorganisasian dengan membagi kegiatan besar menjadi beberapa kegiatan kecil atau serangkaian kegiatan. Pada tujuannya merupakan untuk mempermudah manajer melakukan pengawasan yang lebih efektif . Dan juga menentukan sumber daya yang dibutuhkan untuk setiap kegiatan yang sudah dibagi menjadi lebih efisien.

Pengorganisasian (Organizing) dapat lebih gampang dilaksanakan dengan menentukan apa tugas yang dikerjakan, siapa yang mengerjakan dan juga bagaimana harus dikerjakan. Hal ini bertujuan untuk mencapai tujuan bisnis melalui proses yang lebih terstruktur dan terorganisasi.

c. Penempatan (Staffing)

Mirip dengan organizing, namun penggunaannya lebih luas. Bila Pengorganisasia lebih memperhatikan manajemen sumber daya manusia, maka staffing lebih memperhatikan sumber daya secara umum. Beberapa sumber daya tersebut diantaranya sebagai berikut ; peralatan, perlengkapan, dan inventaris yang ada pada sebuah organisasi.

d. Pengarahan (Directing)

Fungsi manajamen dalam bisnis yang terakhir adalah sebagai suatu tindakan yang mengupayakan agar setiap anggota bisnis atau kelompok mampu mencapai sasaran dan target sesuai prosedur manajerial yang sudah direncanakan. Seorang manajer akan melakukan pengarahan jikalau terjadi masalah atau jika apa yang dikerjakan tidak sesuai dengan yang direncanakan.

Karena tidak semua hal yang direncanakan dalam bisnis dapat diwujudkan secara nyata dalam tindakan, mengingat banyak kejadian yang tidak bisa terduga sebelumnya. Sehingga disinilah fungsi manajemen sebagai pengarahan agar apa yang dikerjakan sumber daya masih berada pada jalur yang semestinya.

e. Pengawasan (Controlling)

Dari serangkaian rencana dan juga tindakan yang sudah dijalankan, perlu adanya pengawasan atau controlling. Fungsi manajemen bisnis dalam hal ini merupakan melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap kinerja sumber daya perusahaan.

Manajer secara aktif akan melakukan pengawasan terhadap sumber daya yang sudah diorganisasi sebelumnya dan memastikan apa yang dikerjakan sesuai dengan yang direncanakan. Adanya suatu kesalahan atau penyimpangan dalam menjalankan tugas dapat dikoreksi untuk menjadi pembelajaran pada perencanaan tahap berikutnya.

klasifikasi dari setiap masing-masing sumber daya juga penting untuk menjadi bahan klasifikasi supaya tidak mengakibatkan dominansi dari manajer saja. Bisnis yang baik ialah bisnis yang anggotanya mampu bekerjasama sacara tim dan dapat berjalan secara simultan. Beberapa hal yang harus terpenuhi untuk melakukan pengawasan ialah:

Jalur (routing): manajer harus menetapkan jalur untuk memperkecil resiko kesalahan yang terjadi Penetapan waktu (scheduling): manajer harus memiliki waktu rutin untuk melakukan pengawasan, misalnya saja satu bulan satu kali atau dua kali

Perintah pelaksanaan (dispatching): manajer memiliki sikap untuk mendorong dan memerintah agar setiap sumber daya menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan

Tindak lanjut (follow up) merupakan manajer melakukan evaluasi dan memberikan solusi dari segala yang permasalahan yang terjadi selama proses mencapai tujuan untuk meminimalisisr terjadinya kesalahan yang sama.

Unsur-Unsur Manajemen

Dalam membentuk sistem manajerial yang baik dibutuhkan unsur-unsur manajemen di dalamnya. Semua unsur dapat saling melengkapi satu sama lain, dan jika salah satu unsur tersebut tidak ada jadi berimbas pada hasil keseluruhan pencapaian suatu organisasi.

Berikut ini adalah unsur-unsur manajemen tersebut:

a. Manusia (Human)
Faktor yang paling menentukan dalam manajemen adalah manusia. Dalam praktiknya, manusia lah yang membuat tujuan dan melakukan proses pencapaian tujuan tersebut. Dengan arti lain, proses kerja tidak akan terjadi bila terdapat unsur manusia di dalamnya.

b. Uang (Money)
Uang merupakan unsur manajemen yang sangat berpengaruh karena hasil kegiatan dapat diukur dari jumlah yang beredar di suatu perusahaan. Unsur uang dapat menjadi alat dalam proses pencapaian tujuan dengan penggunaannya yang diperhitungkan secara rasional.

Penggunaan uang dalam suatu perusahaan yakni untuk biaya operasional, seperti gaji pegawai, pembelian dan perawatan peralatan kantor, dan juga peralatan lainnya yang dibutuhkan oleh perusahaan.

c. Materials (Bahan)
Bahan ini terdiri dari raw material (bahan setengah jadi) dan bahan jadi. Unsur material merupakan faktor penting dalam dunia usaha karena hasil yang baik hanya bisa dicapai bila terdapat material yang baik.

d. Mesin (Machines)
Mesin yang sangat dibutuhkan manusia untuk melakukan pekerjaan yang sulit menjadi lebih mudah dan cepat. Penggunaan mesin akan meningkatkan hasil dan juga keuntungan serta membuat proses kerja menjadi lebih efektif dan efisien.

e. Metode (Methods)
Proses pelaksanaan kerja hanya bisa berjalan dengan efektif dan efisien bila digunakan dengan metode yang tepat. Suatu metode kerja harus mempertimbangkan sasaran, fasilitas, waktu, uang, dan juga kegiatan bisnis.

Selain itu, dengan metode yang tepat dan baik juga harus dipahami oleh manusia yang menjalankannya. Dengan arti lain, sebuah metode hanya bisa berjalan dengan baik bila manusia terlibat di dalamnya.

f. Pasar (Market)
Proses pemasaran produk ialah unsur manajemen yang sangat krusial bagi sebuah perusahaan. Jika tidak ada pemasaran maka barang tidak akan laku.

Suatu bisnis bisa menguasai pasar bila menawarkan produk yang berkualitas dan sesuai dengan minat dan juga daya beli konsumen. Itulah sebabnya pada proses pemasaran sangat erat hubungannya dengan kualitas barang yang dipasarkan.

Contoh dan Jenis-Jenis Manajemen

Pada penerapan ilmu manajemen dalam kehidupan sehari-hari, ada banyak sekali contoh yang bisa kita temukan, sesuai dengan bidangnya. Berikut ini adalah beberapa contoh dan macam-macam manajemen:

Manajemen Strategi
Manajemen Administrasi Perkantoran
Manajemen Biaya
Manajemen Organisasi
Manajemen Personalia dan Administrasi
Manajemen Perusahaan
Manajemen Pemasaran
Manajemen Produksi
Manajemen Keuangan
Manajemen Waktu
Manajemen Organisasi
Manajemen Komunikasi
Manajemen Pendidikan
Manajemen Konstruksi
Manajemen Agribisnis
Manajemen Stress
Manajemen Sumber Daya Manusia
Manajemen Risiko
Manajemen Rantai Pasokan
Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Manajemen Hubungan Masyarakat (Humas)
Dan lain-lain

Ilmu manajemen dapat dikatakan sangat luas dan contoh penerapan manajemen dalam kehidupan sehari-hari sebenarnya ada banyak sekali. Dan pada dasarnya kehidupan manusia tidak pernah terlepas dari ilmu manajemen, mulai dari hal kecil hingga hal yang besar.

Demikianlah artikel dari cerdasakuntansi.com mengenai tentang Pengertian Manajemen: Fungsi, Tujuan, Unsur, Contoh dan Jenisnya, semoga bermanfaat.

Baca juga :

Akuntansi Manajemen : Akuntansi Biaya, Tujuan dan Fungsi
Pengertian Dokumen : Akumulasi Biaya dan Overhead
ISO Adalah : Tujuan, Manfaat, dan Jenis – Jenis ISO
Pengertian Efektivitas : Kriteria, Aspek, dan Contohnya
CRM Adalah : Fungsi dan Tujuan, Komponen, serta Tahapan CRM
Evaluasi Adalah : Tujuan, Fungsi, dan Tahapan Evaluasi
Manajemen Kinerja Adalah : Manfaat, dan Syarat-Syarat, Tujuannya
HRD Adalah : Fungsi dan Tugasnya
Manajemen SDM Adalah : Unsur, Faktor dan Tahapan
Etika Adalah : Pengertian dan Jenisnya
Metode Harga Pokok Pesanan : Syarat dan Kelebihannya
Target Costing Adalah : Tujuan, Kegunaan dan Tahapan
Pengertian PPBS : Planning Programing Budgeting System
Laporan Cash Flow : Elemen, Metode, Manfaat dan Contohnya
Kualitas Adalah : Indikator dan Manfaat
Analisa Resiko : Pengertian dan Probabilitasnya
Estimasi Biaya : Metode, Manfaat dan Contoh
Perkembangan Akuntansi
Pengertian Akuntansi Manajemen dan Manfaatnya
Pengertian Supply Chain Management : Komponen, Tujuan dan Proses
Marketing Adalah : Fungsi dan Konsepnya
Bank Adalah : Sumber Dana Bank
Laporan Keuangan Adalah : Tujuan, Jenis , Unsur dan Manfaat
Perusahaan dagang Adalah : Ciri, Jenis dan Kegiatan
Break Even Point Adalah : Analisis, Faktor dan Rumus
Pasar Uang Adalah : Instrumen dan Jenis
Manajemen File Adalah : Arsitektur, Manfaat dan Fungsi
Grafik Adalah : Tujuan dan Fungsi
Manajemen Personalia Adalah : Tujuan, Fungsi dan Tugas
Manajemen Informatika Adalah : Ruang Lingkup

Leave a Reply

Your email address will not be published.