Kebijakan Fiskal : Pengertian, Tujuan dan Macamnya

2 min read

Kebijakan Fiskal : Pengertian, Tujuan dan Macamnya
Kebijakan Fiskal Pengertian, Tujuan dan Macamnya

Pengertian kebijakan fiskal, Tujuan dan Macamnya

Kebijakan fiskal Pengertian Kebijakan fiskal merupakan kebijakan ekonomi yang dilakukan oleh pihak pemerintah guna mengelola dan mengarahkan

kondisi perekonomian ke arah yang lebih baik. Atau juga yang diinginkan dengan cara mengubah atau memperbarui penerimaan dan pengeluaran

pemerintah. Salah satu hal yang ditonjolkan dari kebijakan fiskal ini adalah pengendalian pengeluaran dan penerimaan pemerintah atau negara.

 

Tujuan Kebijakan Fiskal

Tujuan utama dengan dikeluarkannya kebijakan fiskal adalah untuk menentukan arah. Tujuan, sasaran, dan prioritas pembangunan nasional

serta pertumbuhan perekonomian bangsa. Adapun tujuan-tujuan yang dikeluarkannya kebijakan fiskal secara rinci adalah sebagai berikut.

 

a. Mencapai kestabilan perekonomian nasional.
b. Memacu pertumbuhan ekonomi.
c. Mendorong laju investasi.
d. Membuka kesempatan kerja yang luas.
e. Mewujudkan keadilan sosial.
f. Sebagai wujud pemerataan dan pendistribusian pendapatan.
g. Mengurangi pengangguran.
h. Menjaga stabilitas harga barang dan jasa agar terhindar dari inflasi.
Macam-Macam Kebijakan Fiskal
Kebijakan fiskal dapat dibagi menjadi 2 (dua) yaitu menurut segi teori dan menurut jumlah penerimaan dan pengeluaran.

 

a) Kebijakan Fiskal dari Segi Teori

1.Kebijakan Fiskal Fungsional

Merupakan kebijakan untuk pertimbangan pengeluaran anggaran dan penambahan kesempatan kerja yang dilakukan oleh pemerintah karena akibat tidak langsung dari pendapatan nasional.

 

2.Kebijakan Fiskal yang Disengaja

Merupakan kebijakan fiskal yang dimaksudkan untuk mengatasi masalah-masalah ekonomi yang sedang dihadapi dengan cara memanipulasi anggaran belanja secara sengaja, baik melalui perubahan perpajakan maupun perubahan pengeluaran pemerintah. Ada tiga bentuk dari macam kebijakan fiskal adalah :

 

1. Membuat perubahan pada pengeluaran pemerintah
2. Membuat perubahan pada sistem pemungutan pajak
3. Membuat perubahan secara serentak baik pada pengelolaan pemerintah maupun sistem pemungutan pajak

 

b) Kebijakan Fiskal Tak Disengaja

Kebijakan ini dapat dimaksudkan untuk mengendalikan kecepatan siklus bisnis supaya tidak terlalu fluktuatif. Pada kondisi depresi, kebijakan ini

dimaksudkan untuk menambah aktivitas kegiatan ekonomi yang terjadi. Sedangkan pada keadaan inflasi, kebijakan ini akan mengurangi aktivitas

tersebut. Jenis penstabil otomatis atau juga kebijakan fiskal tak disengaja yaitu pajak proporsional, pajak progresif, kebijakan harga minimum, asuransi pengangguran.

 

2. Kebijakan Fiskal dari Jumlah Penerimaan & Pengeluaran
a) Kebijakan Fiskal Seimbang
Kebijakan fiskal seimbang adalah merupakan kebijakan yang membuat antara penerimaan dan pengeluaran menjadi sama jumlahnya. Salah satu

kelebihan dari kebijakan fiskal seimbang adalah Negara tidak perlu meminjam dana dari pihak dalam Negeri atau luar Negeri. Sedangkan

kelemahannya pada kondisi perekonomian akan menjadi terpuruk apabila keadaan perekonomian negara dalam kondisi tidak menguntungkan.

b) Kebijakan Fiskal Surplus
Kebijakan fiskal surplus merupakan kebijakan yang mana jumlah pendapatan harus sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan jumlah

pengeluaran. Kebijakan fiskal ini merupakan cara untuk menghindari inflasi.

c) Kebijakan Fiskal Defisit
Kebijakan fiskal defisit adalah merupakan kebijakan yang berlawanan dengan kebijakan surplus. Berarti jumlah pendapatan lebih rendah dari

jumlah pengeluaran. Ada beberapa kelebihan dari kebijakan fiskal ini adalah bisa mengatasi kelesuan dan depresi pertumbuhan perekonomian.

Sedangkan untuk kekurangannya adalah anggaran negara selalu dalam keadaan kekurangan.

d) Kebijakan Fiskal Dinamis
Kebijakan fiskal dinamis adalah merupakan suatu kebijakan yang mirip dengan kebijakan fiskal. Seimbang tetapi dengan ditambah improvisasi

ialah sama besar jumlahnya tetapi seiringnya waktu kedua-duanya akan bertambah besarnya. Kegunaan dari kebijakan ini adalah dapat

menyediakan pendapatan yang bisa untuk memenuhi kebutuhan pemerintah yang bertambah seiring berjalannya waktu

Demikian artikel cerdasakuntansi.com mengenai Pengertian Kebijakan Fiskal : Tujuan dan Macamnya, semoga dapat bermanfaat. Terima kasih

Baca Juga :

Analisis Data Adalah : Tujuan, Macam, Jenis
Manajemen Agribisnis : Fungsi dan Contoh
Manajemen Operasional Adalah : Tujuan, Ciri, Fungsi dan Ruang Lingkup
Komunikasi Adalah : Para Ahli, Macam dan Jenis
Frontliner Adalah : Tugas, Jenis, Syarat
Investasi adalah : Tujuan, Jenis dan Manfaat
Customer Service Adalah : Fungsi dan Tugasnya
Teller Bank Adalah : Fungsi, Tugas dan Syarat
Distribusi Adalah : Fungsi, Tujuan, Jenis, Contoh
Pengertian Anggaran : Tipe, Tujuan, Manfaat, Jenis
Pengertian Modal dan Contohnya
Analisis Data Adalah, Tujuan, Macam, Jenisnya
Pengertian Indikator : Macam dan Fungsi
NPWP Adalah, Fungsi, Manfaat
Arsip Adalah : Karakteristik dan Fungsi
Konsep Manajemen : Manfaat dan Tujuannya
Pengertian Ekonomi : Tujuan, Komponen, Faktor
Badan Usaha Adalah : Fungsi, Syarat, Jenis
Manfaat Jurnal : Pengertian, Fungsi, Macam
Pengertian Perusahaan Dagang : Tujuan, Ciri
Pengertian Manajemen, Fungsi dan Tujuan
Pengertian Piutang : Klasifikasi, Pencatatan, Penghapusan
Pengertian Koperasi : Karakteristik, Prinsip, Jenis dan perangkatnya
Manajemen Produksi Adalah : Unsur, tingkatan
Konsep Manajemen : Dasar Pemasaran, Fungsinya
Pengertian Komunikasi Bisnis : Tujuan, Fungsi, Bentuk, dan Unsurnya
Pengertian Bisnis : Makna dan Fungsinya
Pengertian Hukum Bisnis : dan Fungsinya
Pengertian Akuntansi Manajemen : Peran, Fungsi dan Contohnya
Komunikasi kantor : Unsur, Fungsi, Tujuan dan Tekniknya

Leave a Reply

Your email address will not be published.