Pengertian Cek : Jenis dan Masa Berlaku

2 min read

cek resi tiki, cek resi sicepat, cek resi jne akurat, cek resi pos, cek resi wahana, cek resi standard express, cek resi jne resmi, cek resi jne dengan nama,
Pengertian Cek : Jenis dan Masa Berlaku

Pengertian Cek

Pengertian Cek : Jenis dan Masa Berlaku | Cerdas Akuntansi

Pengertian cek ialah surat atau warkat yang berisi perintah tak bersyarat dari nasabah bank agar bank tersebut. Dapat membayarkan suatu jumlah uang yang tertera pada surat itu kepada orang atau pembawanya. Dengan demikian, pengertian cek merupakan salah surat berharga yang memiliki fungsi sebagai alat tukar seperti uang. Untuk dapat membuat cek, terlebih dahulu harus membuka giro di bank yang bersangkutan. (*Pengertian Cek)

Pada Dasar hukum pengaturan cek diatur dalam Pasal 178 sampai dengan 229 KUH Dagang. Di samping itu, ada tambahan penjelasan yang dimuat dalam Surat Edaran Bank Indonesia. Pada Pasal 178 KUH Dagang ditentukan syarat untuk cek sebagai surat berharga, yakni

• harus dapat perkataan “cek” pada bahasa yang dipakai untuk merumuskan bunyi cek tersebut;
• surat cek yang harus berisi perintah tak bersyarat untuk membayar sejumlah uang tertentu;
• nama orang yang harus membayar (tertarik) harus selalu suatu bank;
• penunjukan tempat pembayaran;
• penyebutan tanggal dan tempat penarikan cek;
• tanda tangan orang yang menarik cek.


Pada syarat-syarat di atas Ialah syarat mutlak dan juga jika salah satu tidak disebutkan maka surat tersebut tidak dapat dikatakan sebagai cek sesuai Pasal 179 Ayat (1) KUH Dagang.

Tetapi , dalam Pasal 179 Ayat 2, 3 dan 4 KUH Dagang, cek dapat memiliki kekhususan, yaitu:

• Tempat pembayaran tidak disebutkan secara tegas maka tempat pembayaran dianggap tempat yang disebutkan di samping nama si tertarik.
• Pada Penunjukan tidak ada maka cek harus dibayar di tempat nama kantor besar (Pusat) dari tertarik berada.
• Bila disebutkan tempat mana cek ditarik maka tempat yang disebutkan di samping nama si penarik dianggap selaku tempat itu.

Jenis-jenis Cek

1. Cek atas unjuk/pembawa (aan toonder)

pengertian Cek atas unjuk ialah cek di mana bank akan membayarkan kepada siapa saja dengan tidak tertulis nama seseorang atau badan hukum tertentu. Yang akan datang untuk menguangkan cek tersebut kepada pembawanya. (*Pengertian Cek)

2. Cek atas nama (aan order)

Cek atas nama ialah cek di mana bank akan membayar kepada orang yang namanya tercantum di dalam cek yang bersangkutan.

3. Cek atas pembawa

Cek atas pembawa ialah cek di mana bank akan memperlakukan cek semacam ini sebagai cek atas unjuk, akan tetapi hal ini berbeda apabila sebutan pembawa dicoret maka cek tersebut berlaku sebagai cek atas nama.

4. Cek mundur (postdated cheque)


Cek mundur merupakan cek yang oleh penariknya diberi tanggal akan datang, dengan demikian cek yang bersangkutan hanya dapat diuangkan pada tanggal yang telah dicantumkan dalam cek yang bersangkutan.

5. Cek silang (crossed cheque)

Cek silang ialah cek yang diberikan tanda silang atau garis miring yang sejajar pada bagian muka. Tanda silang tersebut akan memberikan petunjuk kepada bank pembayar bahwa cek tersebut hanya bisa dibayarkan kepada suatu bank yang disebut di antara kedua garis silang sejajar. (*Pengertian Cek)

6. Cek kosong

Cek kosong adalah cek yang pada saat diajukan kepada bank tertarik untuk diuangkan, tidak tersedia dana yang cukup pada rekening nasabah penarik cek tersebut. Jika nasabah (pemegang rekening) tersebut melakukan penarikan cek kosong selama tiga kali berturut-turut dalam jangka waktu 6 bulan maka rekening harus segera ditutup dan penutupan harus dilaporkan kepada Bank Indonesia.

Masa Berlaku Cek

Adapun tenggang waktu dari cek adalah 70 hari sejak tanggal penarikannya, apabila setelah 70 hari cek yang bersangkutan tidak diuangkan maka penarik tidak wajib lagi menyediakan dana untuk cek yang bersangkutan. (*Pengertian Cek)

Pasal 209 KUH Dagang, jika tiada penarikan kembali terjadi maka si tertarik (bank) boleh membayarnya pun setelah berakhirnya tenggang waktu itu. Maka, cek tidak otomatis batal setelah masa tenggang 70 hari dilewatkan. penarik harus dapat mengajukan surat pembatalan pada bank tertarik bila dia tidak menginginkan pembayaran lagi.

Demikian artike cerdasakuntansi.com mengenai Cek : Jenis dan Masa Berlaku, semoga artikel ini dapat bermanfaat. Terima kasih

Baca juga :

Leasing Adalah : Sewa Guna Usaha Atau Jenis, Bentuk dan Kesalahan
Persekutuan : Karakteristik, Macam dan Jenis
Liabilitas Adalah : Jenis dan Kesalahan
Pengertian Kas kecil : Tujuan, Metode dan ciri
Instrumen Keuangan : Majemuk dan Penyajiannya
Pengertian Akuntansi Keuangan : Dasar, Fungsi, Tujuan, tahapan
Likuidasi : Pengertian dan Jenisnya
Laporan perubahan modal : Contoh Laporan Perubahan Modal Serta penyelesaiannya
Laporan Laba Rugi : Contoh Laporan Laba Rugi dan Cara Penyelesaiannya
Keuangan : Prisip, Tujuan dan Contoh Laporan Keuangan
Pengertian Laporan Keuangan : Ruang Lingkup dan Jenisnya
Pengertian Rekening Koran : Kegunaan, Cara Mengajukan dan Syaratnya
Penjualan Angsuran : Tahapan, Metode, Macam dan masalahnya
Tujuan Kas Kecil : Metode dan Cirinya
Piutang Wesel : Jenis dan Cirinya
Rekonsiliasi bank : Faktor, Bentuk dan Komponennya
Pengertian Kas : Karakteristik dan Jenisnya
Pengertian Cek : Jenis dan Masa Berlaku
Saldo Kas Kecil Secara Fisik, Tujuan, Berita Acara Kas Kecil
Perbedaannya Dana Fluktuasi Pada Sistem Pencatatan Kas Kecil Dana Tetap
Kas Kecil Adalah, Rekonsilasi Bank, Laporan dan Metode Laporan
Pengertian Piutang, Klasifikasi dan Pencatatan
Laporan Keuangan : Aktivitas Koperasi dan Siklus
Pengertian Buku Besar : Macam, Manfaat dan contoh
Pengertian Neraca Saldo : Fungsi, Bentuk, Penyusunan, Contoh
Contoh Laporan Keuangan : Neraca Saldo

Leave a Reply

Your email address will not be published.