Pengertian Buku Besar : Macam, Manfaat dan contoh

2 min read

Buku Besar Adalah : Macam, Manfaat dan contoh
Pengertian-Buku-Besar-Macam-Manfaat-dan-contoh

Pengertian Buku Besar : Macam, Manfaat dan contoh

Buku Besar adalah Pembantu Beserta Jenis dan ManfaatnyaPengertian Buku Besar Pembantu

Buku besar pembantu adalah buku besar khusus yang digunakan untuk mencatat akun tertentu serta perubahan-perubahannya secara lebih rinci. Dengan kata lain buku besar pembentu sebagai perluasan buku besar umum.

Maka pada catatan yang ada di dalam buku besar pembantu merupakan rincian dari salah satu buku besar umum yaitu rincian hutang dan piutang.

Buku Besar menurut para ahli

Menurut Ade Firmansyah

Pengertian buku besar menurut Ade Firmansyah ialah kumpulan akun-akun yang digunakan untuk merangkum transaksi yang telah dicatat dalam jurnal umum.

Menurut Gito Brahmana

Pengertian buku besar menurut Gito Brahmana ialah tahap pencatatan akhir dalam akuntansi yang menampung ringkasan data yang telah dikelompokkan yang bersumber dari jurnal.

Macam -Macam Buku Besar Pembantu

Pada Buku besar pembantu pada umumnya terdapat tiga jenis yaitu buku besar pembantu utang, buku besar pembatnu piutang dan buku besar pembantu persediaan.

1. Buku besar dapat pembantu utang ( account payable subsidiary). Buku pembantu ini dapat berfungsi sebagai tempat untuk mencatat perubahan utang kepada kreditor secara individual atau khusus. Baca Contoh Buku Besar Pembantu Utang Perusahaan Dagang.

2. Buku besar pembantu piutang (account receivable subsidiary ledger), sama halnya dengan buku besar pembantu utang, buku besar pembantu piutang merupakan tempat khusus untuk mencatat perubahan piutang (tagihan) , kepada perusahaan (debitor) secara individual (perusahaan tertentu saja).

Baca Contoh Buku Besar Piutang Perusahaan Dagang.

3. Buku besar persediaan.

Manfaat Buku Besar Pembantu

Berikut ini adalah Manfaat dari penyusunan buku besar pembantu :

• Memudahkan dalam penyusunan laporan keuangan, karena buku besar pembantu akan mengurangi kesalahan-kesalahan dalam buku besar umum.

• Ketelitian dalam pembuku besar umum dapat diuji dengan membandingkan saldo buku besar umum dengan jumlah saldo-saldo dalam buku besar pembantu.

• Dalam pengerjaan akuntansi memungkinkan diadakan pembagian tugas.

• Bisa dengan mudah untuk dapat mengetahui jumlah masing-masing elemen seperti piutang dan hutang dari pihak yang terkait.

Sumber Pencatatan Buku Besar Pembantu

Dengan Bukti bukti transaksi yang akan mengakibatkan terjadinya perubahan. Baik terhadap utang ataupun piutang perusahaan adalah sumber pencatatan dalam buku besar. Misalnya, Pada faktur penjualan, faktur pembelian, bukti penerimaan dan pengeluaran kas, ataupun nota debet dan nota kredit.

Pada Bukti transaksi yang mengakibatkan perubahan utang dan piutang perusahaan akan melalui prosedur sebagai berikut hingga sampai kepada buku besar pembantu utang dan buku besar pembantu piutang.

1. Dicatat dalam buku jurnal untuk dibukukan ke dalam buku besar, baik setiap pos jurnal secara individual maupun secara kolektif.

2. Setelah diposting ke buku besar, langkah selanjutnya adalah dicatat ke dalam buku pembantu yang selanjutnya pada tiap akhir periode tertentu akan dibuatkan daftar saldo.

Masing-masing jenis buku pembantu tersebut yaitu daftar saldo utang dari buku besar pembantu utang dan daftar saldo piutang dari buku besar pembantu piutang perusahaan.

Contoh Daftar Saldo Buku Besar Pembantu

buku besar
buku besar

Jumlah daftar saldo baik hutang maupun piutang seharusnya sama dengan akun utang dan piutang yang ada di dalam buku besar umum. Apabila terdapat perbedaan jumlah artinya terdapat kesalahan pencatatan. Untuk dapat memperbaiki kesalahan tersebut bisa dengan menggunakan jurnal koreksi.

Demikian artike cerdasakuntansi.com mengenai Buku Besar Adalah : Macam, Manfaat dan contoh, semoga artikel ini dapat bermanfaat. Terima kasih

Baca Juga :

Leasing Adalah : Sewa Guna Usaha Atau Jenis, Bentuk dan Kesalahan
Persekutuan : Karakteristik, Macam dan Jenis
Liabilitas Adalah : Jenis dan Kesalahan
Pengertian Kas kecil : Tujuan, Metode dan ciri
Instrumen Keuangan : Majemuk dan Penyajiannya
Pengertian Akuntansi Keuangan : Dasar, Fungsi, Tujuan, tahapan
Likuidasi : Pengertian dan Jenisnya
Laporan perubahan modal : Contoh Laporan Perubahan Modal Serta penyelesaiannya
Laporan Laba Rugi : Contoh Laporan Laba Rugi dan Cara Penyelesaiannya
Keuangan : Prisip, Tujuan dan Contoh Laporan Keuangan
Pengertian Laporan Keuangan : Ruang Lingkup dan Jenisnya
Pengertian Rekening Koran : Kegunaan, Cara Mengajukan dan Syaratnya
Penjualan Angsuran : Tahapan, Metode, Macam dan masalahnya
Tujuan Kas Kecil : Metode dan Cirinya
Piutang Wesel : Jenis dan Cirinya
Rekonsiliasi bank : Faktor, Bentuk dan Komponennya
Pengertian Kas : Karakteristik dan Jenisnya
Pengertian Cek : Jenis dan Masa Berlaku
Saldo Kas Kecil Secara Fisik, Tujuan, Berita Acara Kas Kecil
Perbedaannya Dana Fluktuasi Pada Sistem Pencatatan Kas Kecil Dana Tetap
Kas Kecil Adalah, Rekonsilasi Bank, Laporan dan Metode Laporan
Pengertian Piutang, Klasifikasi dan Pencatatan
Laporan Keuangan : Aktivitas Koperasi dan Siklus
Pengertian Buku Besar : Macam, Manfaat dan contoh
Pengertian Neraca Saldo : Fungsi, Bentuk, Penyusunan, Contoh
Contoh Laporan Keuangan : Neraca Saldo

Leave a Reply

Your email address will not be published.