Manfaat Jurnal : Pengertian, Fungsi, Macam

4 min read

Pengertian Jurnal Manfaat, Fungsi, Macam dan Contohnya

Manfaat Jurnal : Pengertian, Fungsi, Macam

Manfaat jurnal umum diantaranya adalah:

• Untuk dapat mengetahui apakah dapat menimbulkan pertambahan atau pengurangan suatu perkiraan.
• Untuk mengetahui jumlah yang akan dicatat pada satu atau lebih perkiraan.
• Untuk mengetahui jumlah/nominal yang didebet atau dikredit harus seimbang.
• Dibuat tanda (referensi) agar bisa diketahui suatu jumlah sudah diposting ke perkiraan yang tepat pada buku besar sesuai perkiraannya.
• Dibuatkan referensi (tanda) untuk mengetahui jumlah sudah dilakukan posting ke perkiraan yang tepat pada buku besar dan sesuai nomor perkiraannya.

Definisi Jurnal

pada Kamus Besar Bahasa Indonesia, jurnal mempunyai banyak artian seperti (buku) catatan harian, buku yang dipakai sebagai perantara, surat kabar harian, majalah khusus yang memuat artikel dalam bidang ilmu tertentu, dan masih banyak lagi lainnya.

Definisi Jurnal pada Kamus Besar Bahasa Indonesia, jurnal mempunyai banyak artian seperti (buku) catatan harian, buku yang dipakai sebagai perantara, surat kabar harian, majalah khusus yang memuat artikel dalam bidang ilmu tertentu, dan masih banyak lagi lainnya.

Jurnal merupakan suatu kutipan dari beberapa laporan yang mana di dalam jurnal tersebut terdapat poin-poin penting dari laporan tersebut. Jurnal ilmiah memiliki banyak jenisnya karena mencakup semua bidang ilmu, termasuk ilmu sosial san ilmu humaniora. Dalam bidang ilmu pengetahuan alam ataupun kedokteran, penerbitan artikel ilmiah lebih penting dibandingkan dengan bidang akademik lainnya.
Manfaat Jurnal Umum
Beberapa manfaat dari jurnal umum yang kita dapat peroleh dalam proses pencatatan buku jurnal diantaranya sebagai berikut :

Fungsi Jurnal Akuntansi

Lebih dari sekadar buku besar yang menyimpan data pencatatan keuangan perusahaan, jurnal akuntansi juga memiliki beberapa fungsi lain yang tak kalah penting untuk bisnis Anda, di antaranya adalah:

a) Fungsi pencatatan
Sesuai dengan pengertiannya , jurnal akuntansi dilakukan untuk menjalankan pencatatan setiap transaksi yang dilakukan dalam kegiatan bisnis Anda. Hal ini bisa mencakup modal, kekayaan atau biaya , aset, , hingga neraca saldo dan neraca lajur. Semakin lengkap data yang dimasukkan, maka akan semakin baik sehingga jurnal akuntansi Anda dapat memberi data finansial yang benar-benar akurat dan juga sesuai bukti.

b) Fungsi analisis
Idealnya, pencatatan dalam jurnal akuntansi yakni hasil dari analisis transaksi berupa pendebitan dan pengreditan akun yang terpengaruh. Nah, analisis ini bisa mencakup pencatatan dalam pendebitan, pengreditan beserta jumlahnya, atau penggolongan nama akun. Misalnya, saat perusahaan melakukan sebuah transaksi, Anda harus memutuskan apakah akun transaksi tersebut termasuk kategori debit atau kredit.

c) Fungsi historis
Pada dasarnya, jurnal akuntansi mencatat suatu kegiatan perusahaan sehari-hari dalam bentuk angka, di mana kegiatan tersebut terjadi secara terus menerus. Dalam mencatat jurnal ini, Anda dianjurkan untuk mencatat setiap transaksi berdasarkan tanggal terjadinya transaksi / kegiatan tersebut. Dengan kata lain, jurnal akuntansi pun memiliki fungsi historis karena pencatatan dilakukan secara kronologis dan sistematis.

d) Fungsi informatif
Didalam jurnal terdapat setiap kegiatan pencatatan transaksi yang terjadi di dalam perusahaan. Jurnal akuntansi dapat berfungsi sebagai penyedia informasi finansial bisnis untuk Anda dan juga tim.

e) Fungsi instruksi
Pada jurnal akuntansi, Anda diminta untuk melakukan pendebitan dan juga pengkreditan akun sesuai dengan catatan transaksi – sesuai dengan fungsi analisis di atas. di sisi lain hal ini dapat memberikan fungsi instruksi. didalam bisnis, Anda tak hanya harus membuat jurnal, tetapi juga buku besar. Buku besar yakni alat yang digunakan untuk mencatat berbagai perubahan yang terjadi pada suatu akun yang disebabkan transaksi keuangan. dengan mengategorikan akun sebagai debit atak kredit, proses memasukkan data ke buku besar akan lebih memudahkan.

Macam-Macam Jurnal

Jurnal memiliki berbagai macam jenis, diantaranya dapat Anda lihat sebagai berikut :

a) Jurnal Cetak
Jurnal cetak yakni jenis jurnal yang ditulis oleh beberapa penulis dan disebarkan dengan melalui hasil cetak. Jurnal cetak juga diakreditasi dengan melampirkan nama-nama mitra bebestari dan bukti-bukti pemeriksaan jurnal dan aturan akreditasi yang ditetapkan oleh dikti. Akan tetapi, sejak bln april 2016 lalu akreditasi jurnal cetak mulai tidak diadakan dan diganti dengan jurnal online atau yang sering kita sebut e-Journal yang tentunya harus dengan standar ISSN yang berbeda dengan jurnal cetak.

b) Jurnal Online
Untuk membedakan jurnal online yang benar dengan definisi yang sempit maka ada dua definisi jurnal online yang dipahami.

Jurnal online merupakan jenis jurnal yang dapat diakses atau didapatkan secara online melalui website jurnal ataupun website sebuah institusi. Jurnal online ini dapat dikatakan seperti halnya jurnal cetak akan tetapi hasilnya di-online-kan.

Jurnal online yang sesungguhnya adalah apabila jurnal tersebut mempunyai proses secara tersistematisasi dalam pengelolaannya yang dilakukan secara online. Dalam hal ini yaitu proses yang dilakukan antara penulis kemudian dilanjutkan oleh editor dan selanjutnya mitra bebestari melalui e-mail serta barulah masuk ke proses keputusan apakah jurnal tersebut diterima, ditolak, ataupun harus dilakukan perbaikan. Hal ini tergantung pada pihak pelaksana jurnal dan sistem yang digunakannya tersebut. Hal yang harus Anda ketahui Ialah jurnal online akan lebih mudah dikenal dan disebarkan luaskan apabila jurnal tersebut telah memiliki DOI (digital object identifier). Hal ini seperti layaknya sebuah mobil ataupun motor yang memiliki nomor STNK

c) Jurnal Lokal
Jurnal lokal merupakan penamaan yang diadakan untuk mewakili jurnal-jurnal yang dipublikasi oleh sebuah institusi dengan para penulis yang berasal dari pihak institusi itu sendiri. Semua terbitan jurnalnya terdiri dari para penulis dari institusi itu sendiri dan juga jurnal tersebut juga tidak melalui proses mitra bebestari (peer-review) / jurnal itu hanya dibaca oleh institusi sendiri serta biasanya juga tidak sebidang dengan artikel-artikel yang akan dibaca dan diperiksa.

d) Jurnal Nasional
Jurnal nasional Ialah marupakan jenis jurnal yang ditulis oleh beberapa penulis luar negeri. Serta dapat diperiksa oleh pembaca dari luar negeri pula. Akan tetapi, belum terakreditasi karena mungkin saja jurnal tersebut belum lulus ataupun belum diajukan untuk akreditasi dan mulai dilakukan indeks ke beberapa lembaga indeks baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

e) Jurnal Internasional
Jurnal internasional ialah jenis jurnal yang menggunakan bahasa internasional seperti bahasa Inggris, China, Arab dan lain sebagainya. Akan tetapi untuk penamaan internasionalnya bukan hanya dikarenakan bahasanya, tetapi dikarenakan penulisnya yang dibuat dari berbagai universitas di seluruh dunia serta memiliki mitra bebestari yang memang ahli dan handal di bidangnya tersebut. Akan tetapi, tidak hanya sampai di tahap itu saja. Jurnal tersebut juga ditulis dengan menggunakan system OJS (Open Journal System). Jurnal internasional juga dapat diambil dari jurnal lokal apabila penulis jurnal tersebut hanya berasal dari suatu institusi di suatu daerah tersebut sehingga dapat dikategorikan sebagai jurnal lokal luar negeri sama halnya dengan jurnal indonesia dan inggris yang ditulis oleh penulis local dari sebuah institusi di daerah itu sendiri.

f) Jurnal Internasional Bereputasi
Jurnal internasional bereputasi adalah jenis jurnal yang apabila jurnal tersebut telah lolos verifikasi ataupun indeks di Thompson reuters dan Copernicus, DOAJ, CrossReff (sedang) serta SCOPUS (yang paling tinggi). Jurnal- jurnal dari anak bangsa Indonesia yang telah berhasil terindeks di Scopus pada umumnya mengunakan berbahasa Inggris dan berbasis science and technology.

Contoh Jurnal Umum

PT sari sentosa melakukan transaksi pada bulan Desember 2020 diantaranya:

Tanggal 1 : Pembelian peralatan kantor tunai jumlah Rp. 3.500.000

Tanggal 3 : Pembayaran sewa gedung jumlah Rp. 250.000 tunai

Bentuk jurnal umumnya adalah:


Demikian artikel cerdasakuntansi.com mengenai Pengertian Jurnal : Manfaat, Fungsi, Macam dan Contohnya, semoga bermanfaat

Demikian artikel cerdasakuntansi.com mengenai Jurnal, semoga artikel ini dapat bermanfaat. Terima kasih

Baca juga :

Akuntansi Manajemen : Akuntansi Biaya, Tujuan dan Fungsi
Pengertian Dokumen : Akumulasi Biaya dan Overhead
ISO Adalah : Tujuan, Manfaat, dan Jenis – Jenis ISO
Pengertian Efektivitas : Kriteria, Aspek, dan Contohnya
CRM Adalah : Fungsi dan Tujuan, Komponen, serta Tahapan CRM
Evaluasi Adalah : Tujuan, Fungsi, dan Tahapan Evaluasi
Manajemen Kinerja Adalah : Manfaat, dan Syarat-Syarat, Tujuannya
HRD Adalah : Fungsi dan Tugasnya
Manajemen SDM Adalah : Unsur, Faktor dan Tahapan
Etika Adalah : Pengertian dan Jenisnya
Metode Harga Pokok Pesanan : Syarat dan Kelebihannya
Target Costing Adalah : Tujuan, Kegunaan dan Tahapan
Pengertian PPBS : Planning Programing Budgeting System
Laporan Cash Flow : Elemen, Metode, Manfaat dan Contohnya
Kualitas Adalah : Indikator dan Manfaat
Analisa Resiko : Pengertian dan Probabilitasnya
Estimasi Biaya : Metode, Manfaat dan Contoh
Perkembangan Akuntansi
Pengertian Akuntansi Manajemen dan Manfaatnya
Pengertian Supply Chain Management : Komponen, Tujuan dan Proses
Marketing Adalah : Fungsi dan Konsepnya
Bank Adalah : Sumber Dana Bank
Laporan Keuangan Adalah : Tujuan, Jenis , Unsur dan Manfaat
Perusahaan dagang Adalah : Ciri, Jenis dan Kegiatan
Break Even Point Adalah : Analisis, Faktor dan Rumus
Pasar Uang Adalah : Instrumen dan Jenis
Manajemen File Adalah : Arsitektur, Manfaat dan Fungsi
Grafik Adalah : Tujuan dan Fungsi
Manajemen Personalia Adalah : Tujuan, Fungsi dan Tugas
Manajemen Informatika Adalah : Ruang Lingkup

Leave a Reply

Your email address will not be published.