Manajemen Bisnis Syariah, Konsep, Ajaran Islam dan Landasan Pokok

2 min read

Konsep : Ajaran Islam dan Landasan Pokok Manajemen Bisnis Syariah Akhlak
Manajemen Bisnis Syariah

Manajemen Bisnis Syariah

Akhlak adalah pelaksanaan ibadah kepada Allah dan bermuamalah dengan penuh keikhlas. Tiga komponen ajaran islam ,akidah, syariat dan akhlak merupakan satu kesatuan yang integral dan tidak bisa dipisahkan antara yang satu dengan yang lain yaitu :

1 Aqidah atau iman

Merupakan keyakinan akan adanya Allah dan rasul yang dipilihnya untuk menyampaikan risalahnya kepada umat melalui malaikat yang dituangkan dalam kitab suci , yang mengajarkan adanya hari akhirat, suasana kehidupan sesudah mati.

2 Syariah

Adalah aturan Allah tentang pelaksanaan dari penyerahan diri secara total melalui proses ibadah dalam hubungan dengan sesama makhluk. menurut garis besar syariah meliputi dua hal pokok yaitu. Ibadah dalam arti khusus atau juga ibadah mahda dan ibadah dalam arti umum atau muamalah atau ibadah ghair mahda.

3 Akhlak

Yaitu pelaksannan ibadah kepada Allah dan bermuamalah dengan penuh keiklasan. Tiga komponen ajaran islam, akidah ,syariat dan akhlak merupakan satu kesatuan yang integral tidak dapat dipisahkan.

Hakikat ekonomi islam merupakan penerapan syariat dalam aktifitas ekonomi.pengertian ini sangat tepat untuk dicapai dalam menganalisis persoalan-persoalan aktivitas ekonomi ditengan masyarakat.  (* Manajemen Bisnis Syariah)

Contohnya perilaku konsumen masyarakat dinaungi oleh ajaran islam. Kebijaksanaan fiskal ,dan juga moneter yang dikaitkan dengan zakat, sistem kredit, dan investasi yang dihubungkan dngan pelarangan riba.

Menurut Yusuf al-Qaradhawi menyatakan bahwa ekonomi islam itu adalah ekonomi yng berdasarkan ketuhanan, berwawasan kemanusiaan, berakhlak, dan ekonomi pertengahan.

Dari pengertian yang dirumuskan oleh al-Qaradhawi ini muncul nilai utama yang terdapat dalam ekonomi islam sehingga menjadi karakter ekonomi islam, salah satunya yaitu iqtishad akhlak ( Ekonomi Akhlak )

a) Ekonomi Akhlak

Hal yang membedakan antara sistem ekonomi islam dengan dengan sistem ekonomi yang lain adalah sistem ekonomi islam antara ekonomi dan akhlak tidak pernah terpisah sama sekali,kesatuan antara ekonomi dengan akhlak ini semakin jelas terlihat pada setiap aktivitas ekonomi ,

baik yang berkaitan dengan produksi ,konsumsi, distribusi, dan sirkulasi.seseorang muslim baik secara pribadi maupun kelompok tidak bebas mengerjakanapa saja yang diinginkannya ataupun yang

mengutungkannya saja, karena setiap muslim terikat oleh iman dan akhlak yang harus diaplikasikan dalam setiap aktivitas ekonomi, disamping terikat dengan undang-undang dan hukum-hukum syariat. (* Manajemen Bisnis Syariah)

Konsep Ajaran Islam Tentang Bisnis Syariah

Prinsip perbankan syariah merupakan bagian ajaran islam yang berkaitan ekonomi. Salah satu prinsip dalam ekonomi islam Ialah larangan riba dalam berbagai bentuknya, dan juga menggunakan sistem antara lain prinsip bagi hasil. (* Manajemen Bisnis Syariah)

Dengan prinsip bagi hasil, bank syariah dapat menciptakan iklim investasi yang sehat dan adil karena semua pihak dapat saling berbagi baik keuntungan maupun potensi risiko yang timbul aehingga akan menciptakan posisi yang berimbang antara bank dengan nasabahnya.

Dalam jangka panjang. Hal ini akan mendorong pemerataan ekoomi nasional karena hasil keuntungan tidak hany dinikmati oleh pemilik modal saja, tetapi juga oleh pengelola modal.

a) Kegiatan usaha yang berdasarkan prinsip syariah, antara lain : adalah kegiatan usaha ynag tidak mengandung :

Maysir yaitu segala bentuk spekulasi judi, yang mematikan sektor rill dan tidak produktif


Asusia yaitu praktik usaha yang melanggar kesusilaan atau norma sosial
Gharar yaitu segala transaksi yang tidak transparan dan tidak jelas sehingga berpotensi merugikan salah satu pihak

Haram adalah objek transaksi dan proyek usaha yang diharamkan syariah
Riba yaitu segala bentuk distorsi mata uang menjadi komoditas dengan mengenakan tambhan bunga pda transaksi kredit atau pinjaman dan pertukaran /barter lebih antara barang ribawi sejenis. (* Manajemen Bisnis Syariah)

Pelarangan riba ini mendorong usaha yang berbasis kemitraan dan kenormalan bisnis, disamping menghindari praktih pemerasan, eksploitasi dan pendzaliman oleh pihak yang memiliki posisi tawar tinggi terhadap pihak yang berposisi tawar rendah

Ihtikar atau zalim yaitu penimbunan dan monopoli barang dan jasa untuk tujuan permainan harga.

Demikian artikel cerdasakuntansi.com mengenai Konsep Ajaran Islam  dan Landasan Pokok Manajemen Bisnis Syariah, semoga artikel ini dapat membantu. Terima kasih

Baca Juga :

Perbankan : Jenis, Fungsi, Tujuan dan Contohnya
Produk Bank Syariah : Manfaat Menggunakan Produk
Dasar Perbankan : Jenis dan Fungsinya
Sejarah Ekonomi, Perkembangan Ekonomi Islam
Etika Bisnis Syariah dan Penjelasannya
Ruang Lingkup Syariah, Pengertian dan Cirinya
Syariah, Prinsip, Rukun Jual Beli dan Manfaatnya
Manajemen Bisnis Syariah, Konsep, Ajaran Islam dan Landasan Pokok
Bank : Sejarah Sistem Perbankan, Bunga Bank Sebagai Riba
Perusahaan Manufaktur, Laporan, Laba Rugi, Neraca
Analisa adalah : Karakteristik dan Pengaruh
Biaya Bahan Baku Adalah : Pengendalian, Metode
Manajemen Bisnis : Konsep, Fungsi
Pengertian Bahan Baku : Perolehan, Penyimpanan
Aset Tetap Adalah, Cara, Konsep, Jenis , Karakteristik dan Contoh
Kombinasi Bisnis : Tujuan, Metode dan Alasan
Pengertian Agen : Sistem, Perbedaan, Laporan dan Hubungannya

Leave a Reply

Your email address will not be published.