Leasing Adalah : Sewa Guna Usaha Atau Jenis, Bentuk dan Kesalahan

3 min read

Leasing : Pengertian Sewa Guna Usaha Atau Jenis, Bentuk dan Kesalahannya
Leasing-Adalah-Sewa-Guna-Usaha-Atau-Jenis-Bentuk-dan-Kesalahan

Leasing Adalah : Sewa Guna Usaha Atau Jenis, Bentuk dan Kesalahan

leasing Adalah Pada kegiatan pembiayaan dengan bentuk penyediaan barang modal baik secara sewa guna usaha dengan. Pada hak opsi maupun sewa guna usaha tanpa hak opsi untuk digunakan oleh lessee selama jangka waktu tertentu misalkan sebulan dua bulan atau setahun bahkan lebih berdasarkan pembayaran secara berkala atau lebih dikenal dengan angsuran.

Jenis – jenis Leasing , yaitu :

1. Capital lease atau Capital Lease (Sewa guna usaha pada hak opsi)

Pada transaksi leasing jenis ini Lessee yang akan membutuhkan barang menentukan sendiri jenis serta spesifikasi barang yang dibutuhkan.Pada Lessee juga bisa mengadakan negosiasi langsung bersama supplier mengenai harga, syarat-syarat perawatan.

Serta lain-lain hal yang dapat berhubungan dengan pengoperasian barang tersebut. Kemudian Lessor akan mengeluarkan dananya untuk membayar barang tersebut kepada supplier dan juga setelah itu barang tersebut diserahkan kepada lessee.

Sebagai imbalan atas jasa penggunaan barang tersebut maka lessee akan membayar secara berkala kepada lessor sejumlah uang untuk jangka waktu tertentu yang telah disepakati bersama.

Dengan akhir masa lease, lessee mempunyai hak pilih untuk membeli barang tersebut seharga nilai sisanya, mengembalikan barang tersebut kepada lessor atau juga mengadakan perjanjian leasing lagi untuk tahap yang kedua atas barang yang sama.

Capital lease sendiri sebenarnya dapat dikategorikan lagi menjadi dua macam, yaitu :

a) Direct capital lease

Transaksi ini terjadi lessee sebelumnya belum pernah memiliki barang yang dijadikan obyek lease. Pada dasarnya transaksi leasing jenis ini sama dengan halnya pada transaksi capital lease yang telah diterangkan di atas.

b) Sale and lease back

Sesuai dengan namanya, pada transaksi ini lessee menjual barang yang sudah dimilikinya kepada lessor. Atas barang yang sama ini kemudian akan dilakukan suatu kontrak leasing antara lessor dan lessee.

2. Operating Lease (Sewa guna usaha tanpa hak opsi) merupakan :

Pada transaksi leasing jenis ini, lessor membeli barang dan juga kemudian menyewakannya kepada lessee untuk jangka waktu tertentu. Dalam prakteknya lessee membayar uang secara berkala yang besarnya secara keseluruhan tidak meliputi harga barang serta biaya yang telah dikeluarkan oleh lessor.

Disini secara jelas dijelaskan tidak ditentukan adanya nilai sisa serta hak opsi bagi lessee.

Setelah masa lease berakhir dan juga lessor merundingkan kemungkinan dilakukannya kontrak lease yang baru dengan lessee yang sama atau juga lessor mencari calon lessee yang baru.

Dalam operating lease ini biasanya lessor bertanggung jawab mengenai perawatan barang tersebut. Barang-barang yang sering digunakan dalam operating lease ini biasanya barang-barang yang memiliki nilai tinggi seperti alat-alat berat, mesin-mesin ,traktor, dan sebagainya.

Bentuk-bentuk lain dari leasing, yaitu :

Sewa Guna Usaha atau Leasing

a) Leverage lease

Leverage lease ini Ialah merupakan capital lease.Tetapi pada pelaksanaannya leverage lease ini jauh lebih kompleks serta melibatkan pihak ketiga. Selain daripada lessee dan lessor, ada juga pihak ketiga yang disebut dengan credit provider.

Lessor belumk membiayai barang tersebut hingga sebesar 100 % dari harga barang melainkan hanya antara 20% hingga 40%. Kemudian sisa dari harga barang tersebut dapat dibiayai oleh pihak ketiga biasanya leverage lease ini dilakukan terhadap barang-barang yang mempunyai nilai yang tinggi.

b) Cross border lease

Transaksi dalam jenis ini merupakan suatu transaksi leasing yang dilakukan dengan melewati batas suatu negara. Dengan demikian antara lessor dan lessee terletak dengan dua negara yang berlainan. Cross border lease pada saat ini banyak dilakukan di negara-negara maju seperti di Eropa atau di Amerika Serikat.

Pada barang-barang atau juga peralatan yang ditransaksikan dalam cross border lease ini juga meliputi nilai jutaan dollar seperti misalnya pesawat terbang jet. Pemerintah Indonesia hingga saat ini tidak mengizinkan adanya transaksi cross border lease ini.

Kesalahan yang Dilakukan Saat Mengajukan Leasing

a) Tidak Memahami Kondisi Keuangan Diri Sendiri

Leasing memang menguntungkan dan juga memudahkan Anda untuk menggunakan kendaraan bermotor tanpa harus menguras kantong. Akan tetapi, dengan mengajukan leasing Anda juga harus komitmen dengan pembayaran rutin setiap bulan.

sebelum mengajukan leasing sebaiknya pahami dulu kemampuan finansial. Idealnya, sisihkan 30% dari penghasilan.

b) Hati-hati Perusahaan Leasing Palsu

Kemunculan perusahaan leasing palsu diimbangi pada naiknya permintaan kendaraan bermotor di tengah masyarakat. Banyak perusahaan leasing yang akan memberikan banyak sekali kemudahan mulai dari bunga rendah, cepat disetujui dan sebagainya.

Cari tahu dahulu kredibilitas perusahaan dengan cara melihatnya di daftar APPI (Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia). Wajib memilih pada perusahaan yang terdaftar di sini saja. Selain itu, selalu bandingkan dengan perusahaan satu dan lainnya.

c) Ajukan Leasing untuk Hal Produktif

Kalau Anda mengajukan leasing mobil hanya untuk hal produktif ada baiknya baiknya urungkan saja. Ini hanya dapat menggerus pengeluaran dan bahkan menjerumuskan pada masalah keungan. Mengajukan leasing untuk keperluan transportasi bisnis akan lebih bagus.

Pembayaran bulanan lancar, dan juga anda bisa lega bisa memiliki mobilnya di waktu mendatang. Banyak sekali lessee yang justru terjatuh pada lubang kesusahan karena tidak memikirkan hal ini. Selalu pikirkan apakah barang yang anda beli kelak nanti bisa menghasilkan uang atau tidak.

Demikian artike cerdasakuntansi.com mengenai  Pengertian Sewa guna usaha atau leasing : Jenis, Bentuk dan Kesalahannya , semoga dapat bermanfaat. Terima Kasih

Baca Juga :

Leasing Adalah : Sewa Guna Usaha Atau Jenis, Bentuk dan Kesalahan
Persekutuan : Karakteristik, Macam dan Jenis
Liabilitas Adalah : Jenis dan Kesalahan
Pengertian Kas kecil : Tujuan, Metode dan ciri
Instrumen Keuangan : Majemuk dan Penyajiannya
Pengertian Akuntansi Keuangan : Dasar, Fungsi, Tujuan, tahapan
Likuidasi : Pengertian dan Jenisnya
Laporan perubahan modal : Contoh Laporan Perubahan Modal Serta penyelesaiannya
Laporan Laba Rugi : Contoh Laporan Laba Rugi dan Cara Penyelesaiannya
Keuangan : Prisip, Tujuan dan Contoh Laporan Keuangan
Pengertian Laporan Keuangan : Ruang Lingkup dan Jenisnya
Pengertian Rekening Koran : Kegunaan, Cara Mengajukan dan Syaratnya
Penjualan Angsuran : Tahapan, Metode, Macam dan masalahnya
Tujuan Kas Kecil : Metode dan Cirinya
Piutang Wesel : Jenis dan Cirinya
Rekonsiliasi bank : Faktor, Bentuk dan Komponennya
Pengertian Kas : Karakteristik dan Jenisnya
Pengertian Cek : Jenis dan Masa Berlaku
Saldo Kas Kecil Secara Fisik, Tujuan, Berita Acara Kas Kecil
Perbedaannya Dana Fluktuasi Pada Sistem Pencatatan Kas Kecil Dana Tetap
Kas Kecil Adalah, Rekonsilasi Bank, Laporan dan Metode Laporan
Pengertian Piutang, Klasifikasi dan Pencatatan
Laporan Keuangan : Aktivitas Koperasi dan Siklus
Pengertian Buku Besar : Macam, Manfaat dan contoh
Pengertian Neraca Saldo : Fungsi, Bentuk, Penyusunan, Contoh
Contoh Laporan Keuangan : Neraca Saldo

Leave a Reply

Your email address will not be published.