Laporan Keuangan : Aktivitas Koperasi dan Siklus

2 min read

Laporan Keuangan : Aktivitas Koperasi dan Siklus
Laporan Keuangan Aktivitas Koperasi dan Siklus

Laporan Keuangan : Aktivitas Koperasi dan Siklus

Pengertian Koperasi merupakan suatu badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi.

Dengan meliputi kegiatannya pada prinsip koperasi sekaligus sebagai suatu gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan azas kekeluargaan (pasal 1 UU No. 25/1992).

dan menurut PSAK No.27 tahun 2007 Koperasi ialah siatu badan usaha yang mengorganisir pemanfaatan serta pendayagunaan sumber daya ekonomi para anggotanya dari dasar cara kerja koperasi

dan kaidah usaha ekonomi untuk meningkatkan taraf hidup anggota pada teru tama dan masyarakat daerah kerja pada umumnya.

Dengan demikian, koperasi adalah gerakan ekonomi rakyat dan sokoguru perekonomian nasional. Simpan pinjam khususnya ialah menyediakan jasa penyimpanan dan peminjaman dana kepada anggota koperasi.

Laporan Keuangan

Berikut dibawah ini beberapa laporan keuangan

Laporan Hasil Usaha

 

merupakan suatu laporan yang menyampaiakn kemampuan koperasi dalam menghasilkan keuntungan dalam sebuah periode akuntansi atau satu tahun.

Untuk mengetahui profit yang didapat koperasi dalam suatu periode, bisa dihitung dengan cara mengurangkan beban yang dikeluarkan koperasi dalam satu periode dari pebdapatan yang diperolehnya dalam periode yang sama.

Laporan Perubahan Ekuitas

apabila sudah diketahui Sisa Hasil Usahanya maka pada tahap selanjutnya harus disusun laporan perubahan ekuitas sebelum disusun neraca.

Neraca

 

Merupakan sebuah daftar yang menunjukkan keberadaan sumberdaya yang dimiliki koperasi dan informasi dari mana sumber daya tersebut diperoleh.Neraca koperasi ini dapat disusun dengan memasukkan semua rekening aktiva di dalam neraca saldo ke sisi kiri neraca dan memasukkan semua rekening utang dan juga ekuitas ke sisi pasiva neraca.

 

Siklus Koperasi

a) Jurnal

Untuk jurnal akuntansi koperasi akan diberikan contoh yang berkaitan dengan penggunaan perkiraan, yang membedakannya dengan bentuk usaha lainnya dan dilemgkapi dengan transaksi yang bersifat umum.

Transaksi akuntansi koprasi memungkinkan memisahkan dengan jelas transaksi yang dilakukan kepada anggota serta dilakukan kepada yang bukan anggota.

b) Buku Besa

Buku besar adalah kumpulan dari perkiraan yang disusun dalam bentuk lembaran–lembaran yang berupa kartu. Perkiraan yang sebanyak itu disusun sedemikian rupa sehingga merupakan suatu kesatuan yang jumlahnya besar.

c) Buku Besar Pembantu

Buku besar pembantu adalah rincian dari sebuah jenis harta, utang atau modal. Untuk membuat laporan keuangan lebih sederhana maka sebaiknya hal yang pokok yang di munculkan. dan membuat rinciannya di tampilkan pada buku besar pembantu.

Jadi buku besar pembantu merupakan buku atau daftar yang dibuat untuk menjelaskan atau rincian dari sebuah jenis harta, utang atau modal. Namun pada uraian dibawah ini akan dijelaskan tiga jenis buku besar pembantu yakni buku simpanan anggota, buku piutang dan buku aktifa tetap.

c1) Buku Simpanan Anggota

Buku simpanan anggota adalah buku tempat mencatat simpanan dari masing–masing anggota. Buku simpanan ini dibuat untuk semua anggota. Pada buku simpanan ini dicatat juga saldo awal, penambahan serta pengurangan simpanan.

c2) Buku Piutang

Masing-masing jenis harta, utang, dan modal butuh dibuat rinciannya atau keterangannya. Rincian merupakan suatu bukti pendukung atau bahan keterang dari harta, utang, atau modal tersebut.

Bagi koprasi yang memiliki banyak langganan perlu membuat rincian dari tagihan atau piutangnya. Buku piutang sering juga dinamai dengan buku besar pembantu piutang dicatat setiap hari dari bukti–bukti pembukuan.

c3). Buku Aktiva Tetap

Aktiva tetap merupankan aktiva yang masa penggunaannya lebih dari satu tahun, dipakai dalam kegiatan perusahaan dan nilainya cukup material. Walaupun masa penggunaan lebih dari satu tahun dan digunakan dalam kegiatan perusahaan,

namun apabila nilainya tidak cukup material maka aktiva tersebut dimasukan sebagai aktiva lancar.

Kertas Kerja Akuntansi Koprasi

Kertas kerja adalah sebuah lembaran kerja yang disusun sesuai dengan lajur – lajur yang berisi neraca saldo (daftar sisa),

penyesuaian, nerca saldo(daftar sisa) disesuaikan, rugi-laba, dan neraca. Kertas kerja adalah susunan angka – angka yang dipakai sebagai bahan untuk menyusun laporan keuangan.

Laporan Keuangan

Berikut dibawah ini beberapa laporan keuangan

Demikian artikel cerdasakuntansi.com mengenai Akuntansi dan Aktivitas Koperasi, Siklus, Laporan Keuangan, semoga dapat bermanfaat. Terima kasih

Baca Juga :

Leasing Adalah : Sewa Guna Usaha Atau Jenis, Bentuk dan Kesalahan
Persekutuan : Karakteristik, Macam dan Jenis
Liabilitas Adalah : Jenis dan Kesalahan
Pengertian Kas kecil : Tujuan, Metode dan ciri
Instrumen Keuangan : Majemuk dan Penyajiannya
Pengertian Akuntansi Keuangan : Dasar, Fungsi, Tujuan, tahapan
Likuidasi : Pengertian dan Jenisnya
Laporan perubahan modal : Contoh Laporan Perubahan Modal Serta penyelesaiannya
Laporan Laba Rugi : Contoh Laporan Laba Rugi dan Cara Penyelesaiannya
Keuangan : Prisip, Tujuan dan Contoh Laporan Keuangan
Pengertian Laporan Keuangan : Ruang Lingkup dan Jenisnya
Pengertian Rekening Koran : Kegunaan, Cara Mengajukan dan Syaratnya
Penjualan Angsuran : Tahapan, Metode, Macam dan masalahnya
Tujuan Kas Kecil : Metode dan Cirinya
Piutang Wesel : Jenis dan Cirinya
Rekonsiliasi bank : Faktor, Bentuk dan Komponennya
Pengertian Kas : Karakteristik dan Jenisnya
Pengertian Cek : Jenis dan Masa Berlaku
Saldo Kas Kecil Secara Fisik, Tujuan, Berita Acara Kas Kecil
Perbedaannya Dana Fluktuasi Pada Sistem Pencatatan Kas Kecil Dana Tetap
Kas Kecil Adalah, Rekonsilasi Bank, Laporan dan Metode Laporan
Pengertian Piutang, Klasifikasi dan Pencatatan
Laporan Keuangan : Aktivitas Koperasi dan Siklus
Pengertian Buku Besar : Macam, Manfaat dan contoh
Pengertian Neraca Saldo : Fungsi, Bentuk, Penyusunan, Contoh
Contoh Laporan Keuangan : Neraca Saldo