Klasifikasi : Biaya Produk, Evaluasi

2 min read

Klasifikasi Biaya, Biaya Produk, Evaluasi
Klasifikasi Biaya, Biaya Produk, Evaluasi

Klasifikasi : Biaya Produk, Evaluasi

Biaya merupakan pengorbanan sumber ekonomis yang diukur dalam satuan uang, yang sudah terjadi, sedang terjadi maupun yang kemungkinan akan terjadi untuk tujuan tertentu.

Terdapat beberapa klasifikasi mengenai biaya. Berikut dibawah ini merupakan beberapa pengertian beserta contoh dari klasifikasi biaya :

a) Fixed cost (biaya tetap)

Merupakan biaya yang totalnya tetap dalam kisaran perubahan volume kegiatan tertentu. Besar kecilnya biaya pasti di pengaruhi oleh

keadaan perusahaan jangka panjang, teknologi dan juga metode serta strategi manajemen. Contohnya seperti : pajak bumi dan bangunan, gaji kariyawan dan asuransi.

b) Variable cost (biaya variabel)

Merupakan biaya yang totalnya berubah mengikuti dengan perubahan volume kegiatan. Biaya variabel per unit akan tetap atau sama dengan adanya perubahan volume kegiatan.

Contohnya seperti : biaya bahan baku, biaya iklan dan juga komisi untuk seorang selesman sesuai dengan levelnya.

c) Direct cost (biaya langsung)

Merupakan biaya yang terjadi dimana penyebab satu-satunya ialah sebab ada sesuatu yang harus dibiayai. Contohnya seperti : biaya bahan baku, biaya tenaga kerja dan juga pengacara

d) Indirect cost (biaya tak langsung)

Merupakan biaya yang terjadi tidak hanya disebabkan oleh sesuatu yang dipikirkan, dalam hubungannya dengan produk, biaya tidak langsung dikenal dengan biaya overhead pabrik.

Contohnya seperti : biaya asuransi gedung yang dibayar oleh perusahaan dan juga biaya sewa motor.

e) Operation cost (biaya operasi)

Merupakan biaya-biaya yang dikeluarkan untuk mengoperasikan sebuah sistem maupun menjalankan suatu sistem. Contohnya seperti : biaya gaji operator

f) Maintenance cost (biaya perawatan)

Merupakan biaya yang dikeluarkan untuk merawat sebuah sistem dalam masa operasinya. Contohnya seperti : biaya perawatan peralatan dan juga fasilitas pabrik

g) First or Investment cost (biaya investasi)

Merupakan biaya awal yang sebelum suatu aktivitas operasional dilakukan. Contoh seperti : biaya investasi lahan, bahan dan juga mesin dalam operasional perusahaan.

Biaya Produk

Pengklasifikasian atau penggolongan biaya adalah sebuah proses mengelompokkan dengan sistematis dari seluruh elemen yang ada menjadi kelompok kelompok tertentu supaya lebih ringkas agar dapat menyajikan informasi yang lebih rinci.

Biaya ialah sebuah pengorbanan dari sumber ekonomi yang dapat diukur dalam satuan uang yang telah terjadi atau mungkin akan terjadi untuk sebuah tujuan tertentu.

Unsur unsur pokok dari biaya adalah:

  • Biaya merupakan pengorbanan sebuah sumber ekonomi
  • Diukur dengan satuan uang
  • telah terjadi maupu  berpotensi terjadi
  • Untuk sebuah tujuan khusus

Volume Produksi

a) Biaya Variabel (Variable Cost)

Komponen biaya yang berubah-ubah sesuai dengan volume produksi yang didapatkan. Makin besar volume penjualan, maka makin besar pula biaya yang harus dikeluarkan.

Contohnya seperti biaya bahan baku dan juga biaya tenaga kerja dalam pembuatan sepatu. Apabila bahan kulit sepatu yaitu Rp2.000 per pasang dan juga biaya karyawan yaitu Rp500 per sepatu, maka biaya produksi 1 pasang sepatu ialah Rp3.000.

Apabila 1 hari= 10 sepatu x 3.000= 300.000

Apabila 1 hari= 20 sepatu x 3.000= 600.000

Biaya Tetap (Fixed Cost)

Biaya yang senantiasa konstan dan tidak dipengaruhi oleh volume produksi. Biaya akan tetap mempunyai dua karakteristik, yakni biaya tidak berubah atau tidak dipengaruhi oleh periode maupun aktivitas terentu.

Bila volumenya rendah maka fixed cost atau biaya tetap tinggi, maupun sebaliknya pada volume yang tinggi biaya tetap per unitnya rendah. Contohnya : gaji karyawan toko komputer per bulan yaitu Rp800.000.

Apabila dalam satu bulan toko tersebut hanya melayani 10x pembelian atau 30x, gaji karyawan tersebut tetap Rp800.000.

Biaya Keputusan

Manajemen senantiasa mengambil keputusan yang melibatkan berbagai macam hal, contohnya seperti keputusan dalam kegiatan produksi rutin maupun keputusan yang diambil dalam masalah-masalah tertentu.

Pengambilan keputusan kegiatan rutin pada umumnya terjadi dan juga berhubungan dalam melaksanakan aktivitas produksi yang dilakukan perusahaan secara rutin dan juga teratur.

Pengambilan keputusan khusus ialah keputusan yang bersifat tidak teratur maupun tidak rutin dilakukan oleh perusahaan. Pengambilan keputusan terutama dalam perusahaan memiliki banyak jenis diantaranya sebagai berikut :

Keputusan menciptakan sendiri mapun membeli dari tempat lain
Keputusan mempertahankan atau menghentikan usaha
Menyewakan atau menjual fasilitas perusahaan
Menerima atau menolak pesanan khusus
Menjual atau mengolah lebih lanjut

Evaluasi Evaluasi kinerja maupun penilaian prestasi karyawan yang dikemukakan Leon C. Menggison (1981:310).

Dalam Mangkunegara (2000:69) menjelaskan sebagai berikut : ”penilaian prestasi kerja (Performance Appraisal) ialah sebuah proses yang dipakai pimpinan untuk menentukkan apakah seorang karyawan melakukan pekerjaannya sesuai dengan tugas dan juga tanggng jawabnya”.

Demikian artikel cerdasakuntansi.com mengenai Klasifikasi Biaya, Biaya Produk, Evaluasi , semoga artikel ini dapat bermanfaat. Terima kasih

Baca Juga :

Aset Tetap
Inkaso Adalah
Sistem Informasi Akuntansi Biaya, Daftar Akun, Pemrosesan, Sensitivitas dan Ukurannya
Produk : Perhitungan Biaya Untuk Produk Sampingan dan Produk Gabungan
Neraca Saldo Adalah
Pengertian Uang
Analisa Adalah
Biaya Bahan Baku
Manajemen Bisnis
Aliran Biaya Dalam Perusahaan Manufaktur, Pelaporan Operasi, Laba Rugi, Neraca dan Laporan Arus Kas
Akutansi Biaya Untuk Overhead Pabrik, Aktual dan Estimasi Biaya Dialosikan
Biaya Tenaga Kerja
Biaya Produksi
Biaya Overhead Pabrik
Inkaso Adalah
Dokumen Adalah
Sistem Perhitungan Biaya Berdasarkan Pesanan (Job Order Costing)
Biaya Mutu (The Cost Of Quality) dan Akuntansi Untuk Kehilangan Dalam Proses Produksi
Analisis Perilaku Biaya Dalam Operasional Entitas
Harga Pokok
Bahan Baku

Leave a Reply

Your email address will not be published.