Pengertian Hukum Bisnis : dan Fungsinya

2 min read

Hukum Bisnis Pengertian dan Fungsinya
Hukum-Bisnis-Pengertian-dan-Fungsinya

Pengertian Hukum Bisnis : dan Fungsinya

Pengertian Hukum bisnis merupakan suatu perangkat hukum yang mengatur tatacara dan pelaksanaan suatu urusan atau kegiatan perdagangan, industri, ataupun keuangan yang berhubungan dengan pertukaran barang dan jasa, kegiatan produksi maupun kegiatan menempatkan uang yang dilakukan oleh para entrepeneur dengan usaha dan motif tertentu dimana sudah mempertimbangkan segala resiko yang mungkin terjadi.

b) Latar belakang munculnya hukum bisnis
Perekonomian yang sehat lahir melalui kegiatan bisnis dan perdagangan ataupun usaha yang sehat. Dalam Kegiatan ekonomi yang sehat tentu saja mempunyai aturan yang menjamin terjadinya bisnis, perdagangan ataupun usaha yang sehat.

c) Aturan atau hukum bisnis diperlukan karena :
pihak yang akan terlibat di dalam bisnis membutuhkan sesuatu yang lebih resmi bukan hanya sekedar janji ataupun itikad baik saja.

Pada kebutuhan untuk menciptakan upaya hukum yang dapat digunakan sebagaimana mestinya apabila salah satu pihak tidak memenuhi kewajiban. Atau juga melanggar perjanjian yang telah disepakati maka hukum bisnis dapat diperankan sebagaimana mestinya.

Pada para pelaku bisnis perlu mengetahui. Agar dapat memahami dan mempelajari hukum bisnis karena setiap kegiatan bisnis yang dilakukannya sudah diatur oleh hukum, sehingga kegiatan bisnisnya tidak melanggar hukum dan dapat memperoleh keuntungan maksimum.

Fungsi hukum bisnis

Pada dasarnya hukum dibuat untuk menciptakan kehidupan dalam bermasyarakat yang aman, tertib dan tentram, begitupula dengan hukum bisnis. Adapun fungsi hukum bisnis diantarnya :

• Menjadi sumber informasi yang akan bermanfaat bagi pelaku bisnis,
• Memberikan suatu penjelasan mengenai hak dan kewajibannya di dalam praktik bisnis,
• Memberikan wujud aktivitas bisnis dengan disertai watak dan perilaku pelakunya

sehingga dapat tercipta kegiatan bisnis yang sehat, dinamis dan berkeadilan karena dijamin oleh kepastian hukum. Ruang lingkup hukum bisnis

a) Ruang lingkup hukum bisnis yang dapat meliputi beberapa hal, diantaranya :

  1. a) Ruang lingkup hukum bisnis yang dapat meliputi beberapa hal, diantaranya :
  • Kontrak bisnis
  • Bentuk badan usaha (PT, Firma, CV)
  • Pasar modal dan perusahaan go publik
  • kegiatan jual beli oleh perusahaan
  • Investasi atau penanaman modal
  • Likuidasi dan pailit
  • Merger, akuisisi dan konsolidasi
  • 8 . Pembiayaan dan perkreditan
  • Jaminan hutang
  • Surat-surat berharga
  • Ketenagakerjaan
  • Hak Kekayaan Intelektual Industri
  • Persaingan usaha tidak sehat dan larangan monopoli
  • Perlindungan terhadap konsumen
  • Distribusi dan agen
  • Perpajakan
  • Asuransi
  • Menyelesaikan sengketa bisnis
  • Bisnis Internasional
  • Hukum pengangkutan baik melalui dara dan laut maupun udara
  • Bisa Memberikan perlindungan dan jaminan kepastian hukum bagi pengguna teknologi dan pemilik teknologi
  • Hukum perindustrian atau industri pengolahan.
  • Hukum Kegiatan pada perusahan multinasional yang akan meliputi kegiatan ekspor dan juga import
  • Hukum Kegiatan Pertambangan
  • Hukum Perbankan dan surat-surat berharga
  • Hukum Real estate, bangunan dan perumahan
  • Hukum perdagangan internasional atau perjanjian internasional
  • Hukum Tindak Pidana Pencucian Uang

c) Sumber Hukum Bisnis

Sumber hukum bisnis merupakan dasar dibentuknya hukum bisnis. Sumber hukum bisnis meliputi :

• asas kotrak perjanjian antara pihak-pihak yang terlibat dimana masing-masing pihak tunduk terhadap aturan yang telah disepakatinya.
• Asas dalam kebebasan kontrak dimana pelaku bisnis bisa membuat dan menentukan isi perjanjian yang mereka sepakati.

d) Secara umum sumber hukum bisnis menurut perundangan-undangan, meliputi, antara lain :
• Hukum Perdata (KUH Perdata)
• Hukum Publik (pidana Ekonomi/KUH Pidana)
• Hukum Dagang (KUH Dagang)
• Peraturan Perundang-undangan di luar KUH Perdata, KUH Pidana, maupun KUH Dagang

• Munir Fuady menjelaskan bahwa sumber hukum bisnis, meliputi : Perundang-undangan, perjanjian, traktat, yurisprudensi, kebiasaan dan doktrin ahli hukum.

Demikian artikel cerdasakuntansi.com mengenai Hukum Bisnis : Pengertian dan Fungsinya , semoga artikel ini dapat bermanfaat. Terima kasih

Baca juga :

Akuntansi Manajemen : Akuntansi Biaya, Tujuan dan Fungsi
Pengertian Dokumen : Akumulasi Biaya dan Overhead
ISO Adalah : Tujuan, Manfaat, dan Jenis – Jenis ISO
Pengertian Efektivitas : Kriteria, Aspek, dan Contohnya
CRM Adalah : Fungsi dan Tujuan, Komponen, serta Tahapan CRM
Evaluasi Adalah : Tujuan, Fungsi, dan Tahapan Evaluasi
Manajemen Kinerja Adalah : Manfaat, dan Syarat-Syarat, Tujuannya
HRD Adalah : Fungsi dan Tugasnya
Manajemen SDM Adalah : Unsur, Faktor dan Tahapan
Etika Adalah : Pengertian dan Jenisnya
Metode Harga Pokok Pesanan : Syarat dan Kelebihannya
Target Costing Adalah : Tujuan, Kegunaan dan Tahapan
Pengertian PPBS : Planning Programing Budgeting System
Laporan Cash Flow : Elemen, Metode, Manfaat dan Contohnya
Kualitas Adalah : Indikator dan Manfaat
Analisa Resiko : Pengertian dan Probabilitasnya
Estimasi Biaya : Metode, Manfaat dan Contoh
Perkembangan Akuntansi
Pengertian Akuntansi Manajemen dan Manfaatnya
Pengertian Supply Chain Management : Komponen, Tujuan dan Proses
Marketing Adalah : Fungsi dan Konsepnya
Bank Adalah : Sumber Dana Bank
Laporan Keuangan Adalah : Tujuan, Jenis , Unsur dan Manfaat
Perusahaan dagang Adalah : Ciri, Jenis dan Kegiatan
Break Even Point Adalah : Analisis, Faktor dan Rumus
Pasar Uang Adalah : Instrumen dan Jenis
Manajemen File Adalah : Arsitektur, Manfaat dan Fungsi
Grafik Adalah : Tujuan dan Fungsi
Manajemen Personalia Adalah : Tujuan, Fungsi dan Tugas
Manajemen Informatika Adalah : Ruang Lingkup

Leave a Reply

Your email address will not be published.