Harga Pokok Produk : Menyajikan Laporan, Akuntansi Biaya

2 min read

Harga Pokok Produk
Harga Pokok Produk

Harga Pokok Produk

Harga pokok adalah suatu produksi jumlah pengorbanan-pengorbanan, dapat diduga, dan kuantitatif dapat diukur berhubungan dengan proses produksi, yang dilakukan pada saat pertukaran dan dalam kebanyakan hal harus didasarkan atas nilai pengganti kesatuan-kesatuan nilai yang telah dikorbankan”. Winardi (1990 : 79)

Pengertian dan fungsi akuntansi biaya

Akuntansi biaya ialah proses pencatatan, penggolongan, peringkasan, dan penyajian biaya pembuatan serta penjualan produk jasa dengan cara-cara tertentu serta penafsiran terhadapnya. akuntansi biaya berfungsi sebgai alat informasi bagi seorang pemimpin dalam rangka pengambilan keputusan. (*Harga Pokok Produk)

akuntansi biaya umumnya identik dengan manajerial dan digunakan sebagai alat bagi seorang manajer dalam merencankan, mengontrol, serta mengevuluasi kegiatan perusahaan

Penggolangan biaya

menurut objek pengeluaran biaya

  • membeli bahan baku yang disebut biaya baha baku
  • membayar tenaga kerja yang disebut biaya tenaga kerja
  • membayar biaya lain-lain yang terjadi di pabrik yang disebut overhead pabrik. (*Harga Pokok Produk)

Atas dasar fungsi pokok dalam perusahaan

  • biaya produksi yaitu biaya yang digunakan untuk mengolah bahan baku menjadi produk jadi. contoh : biaya bahan baku , biaya tenaga kerja , niaya overhead pabrik
  • biaya administrasi dan umum yaitu yang terjadi dalam hubungannya dengan pengaturan dan koordinasi kegiatan produksi. contoh : gaji bagian administrasi dan keuangan
  • biaya penjualan / pemasaran yaitu biaya yang terjadi sehubungan dengan kegiatan penjualan/ pemasaran . contoh : gaji bagian pemasaran dan biaya iklan (*Harga Pokok Produk)

Hubungan biaya dengan sesuatu yang dibiayain

  1. Biaya produksi langsung
  • bahan baku langsung yaitu semua bahan baku untuk membentuk suatu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan dari barang jadi dan langsung diperhitungkan dalam harga pokok produksi. contoh : kertas pada perusahaan percetakan dan kain pada perusahaan tekstil.
  • biaya tenaga kerja langsung yaitu upah untuk para pekerja yang secara langsung membuat produk dan jasanya dapat langsung diperhitungkan ke dalam harga pokok produksi, contohnya upah tukang pembuat batu bata (*Harga Pokok Produk)

2) biaya produksi tidak langsung

  • biaya bahan penolong yaitu biaya yang digunakan untuk penggunaan produk dan penggunaanya relatif kecil. contohnya : benang dan lem perusahaan pada perusahaan sepatu
  • Biaya tenagan kerja tak langsung, yaitu tenag kerja yang secara tidak langsung berhubungan dengan pembuatan produksi, contohnya : upah mandor pabrik dan upah penjaga pabrik
  • biaya produksi tidak langsung lainya, misalnya biaya penyusutan mesin

Tingakah laku terhadap perubahan volume produksi

  • biaya tetap atau konstan , yaitu jumlahnya tetap pada batas-batas tertentu. biaya ini tidak terpengaruh oleh perubahan volume produksi. contoh : gaji direktur dan biaya penyusutan mesin.
  • biaya variabel , yaitu biaya yang jumlahnya akan berubah sebanding dengan perubahan volume kegiatan. contohnya biaya bahan baku dan tenaga kerja langsung. (*Harga Pokok Produk)

Menurut waktu manfaatnya

  • pengeluaran modal )capital expenditure) yaitu biaya – biaya yang dapat dinikmati/masa manfaatnya lebih dari 1 priode akuntansi (1 tahun) . contoh : biaya reparasi mesin yang cukup besar pada saat penguluaran dicatat sebagai tambahan harga pokok mesin
  • Pengeluaran pengahasilan (revene expenditure) yaitu biaya yang hanya mempunyai manfaat dalam priode akuntansi (1 tahun) dimana biaya tersebut itu terjadi . contoh : biaya pemeliharaan mesin
  • biaya semi variabel , yaitu yang perubahan nya tidak sebanding dengan perubahan volume kegiatan. biaya semi variabel sering disebut sebagai biaya campuran (mixed cost) biaya pemeriksaan produksi dan biaya penelitian. (*Harga Pokok Produk)

3. Biaya bahan baku

biaya bahan baku adalah biaya yang dikeluarkan untuk pembelian bahan baku yang dipakai dalam proses produksi , prinsip akuntansi yang lazim menentukan bahwa harga pokok persedian bahan baku meliputi seluruh biaya yang langsung atau tidak langsung terjadi untuk mendapatkan persedian tersebut pada tempat dan keadan yang sipa untuk diolah menjadi produksi jadi. (*Harga Pokok Produk)

atas dasa ketentuan tersebut, ketentuan harga pokok bahan baku dibeli terdiri atas harga faktur dan biaya angkut. untuk menentukan nilai (harga pokok) persedian bahan baku diterapkan metode diantaranya metode LIFO, FIFO, metode harga rata – rata, atau metode lainnya

Demikian artikel cerdasakuntansi.com mengenai Harga Pokok Produk : Menyajikan Laporan, Akuntansi Biaya, semoga artikel ini dapat bermanfaat. terima kasih