Fungsi Kredit : Macam, Cara, Tujuannya

Posted on
Pengertian Kredit  Macam, Cara, Tujuan dan Fungsinya

Fungsi Kredit : Macam, Cara, Tujuannya

Kredit adalah kemampuan untuk melaksanakan suatu pembelian atau mengadakan suatu pinjaman dengan suatu janji, pembayaran akan dilaksanakan pada jangka waktu yang telah disepakati.

Prinsip – prinsip Kredit

Untuk mendapatkan kredit harus melalui prosedur yang telah ditentukan oleh bank atau lembaga keuangan. Agar kegiatan pelaksanaan perkreditan bisa berjalan dengan sehat dan juga layak, dikenal dengan 6 C yaitu :

a) Character (kepribadian / Watak)

Character adalah tabiat serta kemauan dari pemohon untuk memenuhi kewajiban yang telah dijanjikan. Yang diteliti ialah sifat – sifat, kepribadian, kebiasaan, gaya hidup dan keadaan keluarga.

b) Capacity (kemampuan)

Capacity adalah kesanggupan pemohon untuk melunasi kewajiban dari kegiatan usaha yang dilakukan atau kegiatan yang ditinjau dengan kredit dari bank.

Jadi maksud dari penilaian kredit terhadap capacity ini untuk dapat menilai sampai dimana hasil usaha yang diperolehnya. Akan mampu untuk melunasinya pada waktunya sesuai pada perjanjian kredit yang telah disepakati.

c) Capital (modal)

Capital ialah modal yang dimiliki calon debitur pada saat mereka mengajukan permohonan kredit pada bank.

d) Collateral (jaminan)

Collateral adalah barang – barang yang diserahkan pada bank oleh peminjan atau debitur sebagai jaminan atas kredit yang diberikan. Barang jaminan diperlukan agar kredit tidak mengandung resiko.

e) Condition of Economic (kondisi ekonomi)

Condition of Economic ialah situasi dan juga kondisi. Sosial, ekonomi, budaya dan lainnya yang mempengaruhi keadaan perekonomian pada suatu saat maupun untuk satu kurun waktu tertentu yang

kemungkinannya akan dapat mempengaruhi kelancaran usaha dari perusahaan yang memperoleh kredit.

f) Constrain (batasan atau hambatan)

Dalam penilaian debitur dipengaruhi oleh hambatan yang tidak memungkinkan sesorang melakukan usaha di suatu tempat.

Macam – macam Kredit

Untuk bisa membedakan kredit menurut faktor – faktor dan juga unsur – unsur yang ada dalam pengertian kredit, maka perbedaan kredit dapat dibedakan atas dasar, ialah :

a) Sifat penggunaan kredit

Kredit Konsumtif ialah kredit yang digunakan untuk keperluan konsumsi atau uang akan habis terpakai untuk memenuhi kebutuhannya.

Kredit Produktif ialah kredit yang digunakan untuk peningkatan usaha, baik usaha – usaha produksi, perdagangan maupun investasi.

b) Keperluan kredit

1) Kredit produksi atau ekploitasi

Kredit ini diperlukan perusahaan untuk meningkatkan produksi baik peningkatan kuantitatif yaitu jumlah hasil produksi maupun peningkatan kualitatif yaitu peningkatan kuantitas atau mutu hasil produksi.

2) Kredit Perdagangan

Kredit ini dipergunakan untuk keperluan perdagangn pada umumnya yang berarti peningkatan utility of place saru suatu barang, barang – barang yang diperdagangkan ini juga diperlukan bagi industri.

Kredit yang dapat diberikan kepada para pengusaha untuk investasi, berarti untuk penambahan modal dan kredit bukan untuk keperluan perbaikan ataupun penambahan barang modal atau fasilitas – fasilitas yang erat hubungannya dengan itu.

Misalnya untuk membangun pabrik, membeli atau mengganti mesin-mesin dan sebagainya
Kredit menurut cara pemakaian

a) Kredit rekening Koran bebas

Debitur menerima seluruh kreditnya pada bentuk rekening koran kepadanya diberikan blangko cheque dan juga rekening koran pinjamannya diisi menurut besarnya kredit yang diberikan, debitur bebas melakukan penarikan selama kredit berjalan.

b) Kredit rekening Koran terbatas

Sistem ini adanya perbatasan tertentu bagi nasabah dalam melakukan penarikan uang rekeningya, seperti pemberian kredit dengan uang giral dan perubahannya menjadi uang chartal dilakukan berangsur – angsur.

c) Kredit rekening Koran aflopend

Penarikan kredit dapat dilakukan dalam arti maksimum kredit pada waktu penarikan pertamalah sepeuhnya dipergunakan oleh nasabah.

d) Revolving credit

Sistem penarikan kredit sama dengan cara rekening Koran bebas dengan masa penggunaan satu tahun, akan tetapi cara pemakaiannya berbeda.

e) Term Loans

Dalam sistem ini penggunaan dan pemakaian kredit sangat fleksibel artinya nasabah bebas menggunakan uang kredit untuk keperluan apa saja dan bank tidak mau tentang hal itu.

Jangka Waktu Kredit

a) Berikut Penjelasan Jangka waktu kredit :

Perbedaan jangka waktu kredit menurut peraturan Bank Indonesia menjelaskan adalah sebagai berikut :

Kredit jangka pendek, ialah kredit yang berjangka waktu selama – lamanya satu tahun. Jadi pemakaiannya tidak melebihi satu tahun.

Kredit jangka menengah, adalah kredit yang jangka waktunya antara satu sampai tiga tahun.

Kredit jangka panjang, merupakan kredit yang jangka waktunya lebih dari tiga tahun.

Tujuan dan Fungsi Kredit

Profitability

merupakan Proftability ini bertujuan untuk memperoleh hasil dari kredit berupa keuntungan yang diteguk dari pemungutan bunga.

Safety

merupakan keamanan dari prestasi atau fasilitas yang diberikan harus benar – benar terjamin sehingga profitability dapat benar – benar tercapai tanpa hambatan yang berarti.

sedangkan Fungsi kredit merupakan menyalurkan dana – dana yang dibutuhkan oleh masyarakat. Untuk itu fungsi kredit pada kehidupan perekonomian adalah sebagai berikut :

a) Kredit dapat meningkatkan daya guna daru modal

Artinya bahwa para pedagang kecil bisa menikmati kredit bank melalui PD. BPR BKK Purwodadi Cabang Kedungjati menjelaskan untuk memperluas usahanya dan mengembangkan usaha dan kesempatan untuk berusaha.

b) Kredit dapat meningkatkan daya guna suatu barang

Dengan bantuan kredit dari PD. BPR BKK Purwodadi Cabang Kedungjati tersebut jadi para pedagang kecil dapat memproduksi bahan mentah menjadi bahan jadi. Yang Berarti daya guna dari bahan tersebut.

c) Kredit sebagai alat stabilitas ekonomi

Bahwa dalam menghadapi keadaan perekonomian yang kurang sehat, maka kredit dapat sebagai alat stabilitas ekonomi misalnya dalam usaha pengendalian inflasi, peningkatan ekspor serta pemenuhan kebutuhan pokok rakyat.

d) Kredit sebagai jembatan untuk meningkatkan pendapatan nasional

Bantuan kredit digunakan para usahawan untuk dapat memperbesar volume usaha produksinya. Peningkatan usaha nantinya diharapkan dapat meningkatkan profit.

Jika keuntungan secara kumulatif dikembangkan lagi dalam arti kata dikembalikan ke dalam struktur permodalan. Maka peningkatan dapat berlangsung terus menerus dan juga akibatnya pendapatan terus meningkat.

Demikian artkel cerdasakuntansi.com mengenai Pengertian Kredit : Macam, cara, Tujuan dan Fungsinya, semoga artikel in dapat bermanfaat. Terima kasih

Baca Juga :

Sistem Adalah
Opini Audit Adalah
Sistem Adalah
Profesi Akuntansi
Perusahaan Adalah
Jurnal Umum dan Khusus
Bank Adalah
Siklus Akuntansi
Analisis Data Adalah
Pengertian Akuntansi
Dasar Akuntansi
Asumsi Adalah
Konsep Manajemen
Akuntansi Dasar
Analisa Bukti Transaksi Keuangan
Pengertian Akuntansi

Leave a Reply

Your email address will not be published.