Estimasi Biaya : Metode, Manfaat dan Contoh

Posted on
Estimasi-Biaya-Metode-Manfaat-dan-Contoh
Estimasi Biaya : Metode, Manfaat dan Contoh

Estimasi Biaya : Metode, Manfaat dan Contoh

Pengertian Estimasi biaya

Estimasi biaya Adalah proses menaksir hubungan antara biaya-biaya dan pengaruh biaya yang menyebabkannya. Beberapa biaya-biaya secara langsung dihubungkan dengan suatu aktivitas dan dapat diperkirakan didasarkan pada aktivitas itu.

Biaya-biaya lain secara tidak langsung dihubungkan dengan suatu aktivitas dan tidak mudah untuk diramalkan sebab tidak langsung. Ini merupakan satu tantangan bagi para manajer keuangan disetiap UKM harus mengerti tentang penaksiran biaya-biaya.

Tantangan lainnya pada sebab pembelanjaan dan biaya-biaya tidak selalu terjadi pada waktu yang sama. Tujuan utama penilaian biaya adalah mengatur biaya-biaya, pembuatan keputusan, dan untuk merencanakan dan menetapkan standar.

Metode Estimasi biaya

Ada empat metode estimasi biaya :

a) Industrial engineering method

Estimasi biaya pada menganalisa hubungan antara input dan output dalam bentuk fisik. Metode ini sangat memakan waktu dan biaya serta tidak praktis.

b) Conference method

Estimasi biaya berdasarkan analisis dan juga pendapat mengenai biaya dan cost driver-nya yang dikumpulkan dari berbagai departemen dalam perusahaan (purchasing, proses manufaktur, karyawan dsb). metode ini memacu kerjasam antar departemen,

lebih kredibel, serta cepat dikembangkan karena tidak memerlukan data analisis yang rinci. Namun karena berdasarkan opini bukan estimasi, metode ini keakuratannya tergantung dari kepedulian dan keahlian para pihak yang terlibat

c) Account Analysis method

Estimasi biaya pada mengklasifikasikan akun biaya pada buku besar pembantu sebagai biaya variabel, fixed atau campuran sesuai dengan level aktivitas.

d) Quantitative Analysis method

Analisis kuantitatif ini menggunakan metode matematis formal untuk menyesuaikan fungsi biaya dengan obsservasi data masa lalu. Metodenya ada dua Ialah : High-Low method dan Regression Analysis method.

Manfaat estimasi adalah sebagai berikut.

• Untuk mendukung keputusan yang baik.
• Untuk menjadwalkan pekerjaan.
• Untuk menentukan berapa lama suatu proyek perlu dilakukan dan berapa besaran biayanya.
• Untuk menentukan apakah proyek layak dikerjakan.
• Untuk menentukan kebutuhan arus kas.
• Untuk menentukan seberapa baik kemajuan proyek.
• Untuk menentukan anggaran time phased dan menetapkan basis proyek.

Fungsi dari estimasi biaya pada industri konstruksi adalah untuk :

1

apakah perkiraan biaya konstruksi bisa terpenuhi dengan biaya yang ada.

2

Mengatur aliran dana ketika pelaksanaan konstruksi sedang berjalan.

3

Kompentesi pada saat proses penawaran. Estimasi biaya berdasarkan pada spesifikasi dan gambar kerja yang disiapkan owner harus menjamin bahwa pekerjaan akan terlaksana dengan tepat dan kontraktor dapat menerima keuntungan yang layak

Contoh Estimasi Biaya

ANGGARAN DANA

1. Kesekretariatan ;

Pembuatan Proposal Rp 100.000

Pembuatan LPJ Rp 100.000

Sertifikat 390x @ 3000 Rp 1.170.000

Surat Undangan Rp 150.000

2. Akomodasi

Sewa Villa Rp 29.430.000

3. Konsumsi

Makan 405x @35.000 Rp 14.175.000

Snack Peserta dan Dosen 405 x 4.000 Rp 1. 620.000

Air Mineral (Tanggung) 18 x 48.000 Rp 864.000

4. Publikasi, Dekorasi, Dokumentasi

1 Roll Film + Cuci cetak Rp 300.000

ID Card Panitia 60 x @ 4.000 Rp 240.000

Spanduk Rp 300.000

Stiker 405 x @ 1000 Rp 405.000

5. Peralatan Outbond Rp 2.000.000

6. Transportasi

11 Truk Angkutan Rp 11.500.000

Bensin Survei Lokasi Rp 400.000
7. Kesehatan Rp 300.000

8. Perlengkapan

Biaya Alat Musik Rp 1.500.000

Tranport Dosen 15 x @ 150.000 Rp 2.250.000

Transport Pemateri Rp 500.000

9. Lain-Lain

Keamanan Kampus Rp 75.000

Ijin Lahan dan Keamanan Rp 300.000

Total pengeluaran Rp 67.979.000

Pemasukan :

Bayar peserta 330 x @ Rp 200.000 Rp 66.000.000

Rp 67.979.000

Dana kurang Rp 1.979.000

Demikian artikel cerdasakuntansi.com mengenai Estimasi Biaya : Metode, Manfaat dan Contohnya, semoga artikel ini dapat bermanfaat. Terima kasih

Baca juga :

Akuntansi Manajemen : Akuntansi Biaya, Tujuan dan Fungsi
Pengertian Dokumen : Akumulasi Biaya dan Overhead
ISO Adalah : Tujuan, Manfaat, dan Jenis – Jenis ISO
Pengertian Efektivitas : Kriteria, Aspek, dan Contohnya
CRM Adalah : Fungsi dan Tujuan, Komponen, serta Tahapan CRM
Evaluasi Adalah : Tujuan, Fungsi, dan Tahapan Evaluasi
Manajemen Kinerja Adalah : Manfaat, dan Syarat-Syarat, Tujuannya
HRD Adalah : Fungsi dan Tugasnya
Manajemen SDM Adalah : Unsur, Faktor dan Tahapan
Etika Adalah : Pengertian dan Jenisnya
Metode Harga Pokok Pesanan : Syarat dan Kelebihannya
Target Costing Adalah : Tujuan, Kegunaan dan Tahapan
Pengertian PPBS : Planning Programing Budgeting System
Laporan Cash Flow : Elemen, Metode, Manfaat dan Contohnya
Kualitas Adalah : Indikator dan Manfaat
Analisa Resiko : Pengertian dan Probabilitasnya
Estimasi Biaya : Metode, Manfaat dan Contoh
Perkembangan Akuntansi
Pengertian Akuntansi Manajemen dan Manfaatnya
Pengertian Supply Chain Management : Komponen, Tujuan dan Proses
Marketing Adalah : Fungsi dan Konsepnya
Bank Adalah : Sumber Dana Bank
Laporan Keuangan Adalah : Tujuan, Jenis , Unsur dan Manfaat
Perusahaan dagang Adalah : Ciri, Jenis dan Kegiatan
Break Even Point Adalah : Analisis, Faktor dan Rumus
Pasar Uang Adalah : Instrumen dan Jenis
Manajemen File Adalah : Arsitektur, Manfaat dan Fungsi
Grafik Adalah : Tujuan dan Fungsi
Manajemen Personalia Adalah : Tujuan, Fungsi dan Tugas
Manajemen Informatika Adalah : Ruang Lingkup

Leave a Reply

Your email address will not be published.