Bisnis Syariah : Tanggung Jawab Sosial Dalam Bisnis Syariah

2 min read

Bisnis Syariah Adalah: Tanggung Jawab Sosial Dalam Bisnis Syariah
Bisnis Syariah Adalah Tanggung Jawab Sosial Dalam Bisnis Syariah

Bisnis Syariah – Tanggung Jawab Sosial Dalam Bisnis Syariah

a) Penjelasan mengenai Tanggung Jawab Sosial Dalam Bisnis Syariah

eiring dengan perkembangan jaman maka tujuan dari sebuah perusahaan bertambah, pada awalnya sebuah organisasi usaha hanya bertujuan

menghasilkan financial semata, namun pada dua dekade ini mulai disadari bahwa akibat operasional perusahaan dapat saja membuat lingkungan disekitar menjadi rusak seperti penggunaan sumber daya alam, mengubah

area resapan air menjadi gudang atau pabrik pabrik, efek rumah kaca yang merubah siklus iklim hal tersebut dapat mengkibatkan bencana alam.

Perkembangan ekonomi yang hanya dinikmati oleh segelintir orang menciptakan perputaran pedapatan yang tidak merata sehingga melukai

rasa keadilan bagi masyarakat yang kurang beruntung, lalu dengan adanya fakta tersebut maka perusahaan merasa bahwa perlu bertanggung jawab

dan menjadi bertambah yaitu tanggung jawab kepada lingkungan dan juga tanggung jawab terhadap masyarakat, dan tanggung jawab pada

lingkungan dan masyarakat ini menjadi sebuah disiplin ilmu yang bernama Tanggung Jawab Sosial Perusahaan atau juga disebut Corporate Social Responsibility (CSR).

Dalam pengertian yang luas CSR didefiniskan sebagai hubungan antara perusahaan dan negara dimana perusahaan berada serta masyrakatnya

dan menurut EU Commissin (2002) CSR adalah sebuah konsep dimana perusahaan terhubung dengan sosial dan lingkungan dan juga interaksi dengan pemangku kepentingan secara sukarela (Crowther et al, 2008).

Pada dasarnya tidak ada batasan dalam program atau kegiatan CSR agar lebih mudah kegiatan ini dibagi menjadi 4 prinsip dasar seperti :

a) Sustainability (Crowther et al, 2008)
Aktitas tanggung jawab sosial yang dilakukan perusahaan dikarenakan aktifitas usahanya menggunakan bahan dari hasil alam dengan demikian

kegiatan CSR yang dilakukan adalah menjaga sumber alam tersebut sehingga dapat lestari/diperbahurui sehingga dapat dimanfaatkan pada

masa sekarang maupun pada masa depan, misalnya bahan baku yang digunakan oleh perusahaan berasal dari tumbuhan maka aktivitas CSR nya adalah melakukan penanaman kembali pohon serta memperbaiki ekosistim disekitarnya.

b) Accountability (Crowther et al, 2008)
Aktifitas tanggung jawab sosial yang dilakukan atas dasar tanggung jawab perusahaan terhadap lingkungan nya akibat aktifitas usaha telah

mengakibatkan kerusakan lingkungan, misalnya ekplorasi tambang yang mengakibatkan kerusakan alam, maka perusahaan bertanggung jawab

terhadap perbaikannya. Menurut Godwind et al, 2008, Accountability juga dimaksud kan bahwa perusahaan melaksanakan kewajiban kewajiban nya

yang diatur oleh undang undang, peraturan peraturan pemerintah, serta peraturan lain yang berlaku dimana perusahaan tersebut beroperasi.

c) Transparency (Crowther et al, 2008)
Perusahaan melaporkan secara tepat waktu, transparan, akurat, dan dapat diperbandingkan serta mudah diakses oleh semua pemangku kepentingan

sesuai dengan haknya. Menurut Godwin Et al (2008), Transparansi merupakan titik awal untuk meningkatkan akuntabilitas, informasi yang di syaratkan transparansi adalah sebagai berikut :

Visi, Misi dan tujuan kegiatan dari tanggung sosial perusahaan.

• Program – program tanggung jawab sosial baik internal maupun eksternal

• Prosedur pelaksanaan program
• Pemangku kepentingan yang diajak kerja sama (pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, universitas dan lain sebagainya

• Hasil dan dampak yang diharapkan dari program tanggung jawab sosial
• Ukuran keberhasilan dari program tanggung jawab sosial
• Hasil evaluasi dan perbaikan dari program yang telah dilaksanakan

d) Perilaku Etis, Godwin et al , (2008)
Prinsip ini adalah bagaimana perusahaan berinteraksi pihak lain, perusahaan dan stafnya harus berlaku etis, yaitu menjunjung tinggi

integritas, kejujuran, keadilan, kesetaraan dan saling percaya. Perusahaan harus mempunyai rumusan tentang etika bisnis yang bertanggung jawab

sosial yang dijabarkan dalam nilai-nilai perusahaan, misalnya kode etik bagi para pelaksana program tanggung jawab sosial yang menjunjung tinggi kearifan lokal.
Semesti manajemen kegiatan lingkungan dan kegiatan sosial bukan hanya sekedar memberi sumbangan saja akan tetapi lebih komprehensif dan

terarah, karena tanggung jawab sosial juga dapat menjaga reputasi dan kelangsungan hidup perusahaan dimasa depan, dimana pelestarian alam

akan dapat menjaga sumber daya ekonomi di masa depan dan juga kegiatan sosial dapat menjaga dan mengembangkan sumber daya manusia

serta menciptakan dan mengembangkan pasar di masa depan jadi mengelola tanggung jawab sosial adalah mengelola kelangsungan usaha di masa depan atau juga di sebut suistanable management.

Pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan pada laporan tahunan perusahaan merupakan bentuk tanggung gugat (accountability) perusahaan pada stakeholder dan juga sebagai bentuk pengelolaan perusahaan yang transparan (transparency).

Demikian artike cerdasakuntansi.com mengenai Bisnis Syariah Adalah: Tanggung Jawab Sosial Dalam Bisnis Syariah , semoga artikel ini dapat bermanfaat. Terima kasih

Baca Juga :

Analisis Data Adalah : Tujuan, Macam, Jenis
Manajemen Agribisnis : Fungsi dan Contoh
Manajemen Operasional Adalah : Tujuan, Ciri, Fungsi dan Ruang Lingkup
Komunikasi Adalah : Para Ahli, Macam dan Jenis
Frontliner Adalah : Tugas, Jenis, Syarat
Investasi adalah : Tujuan, Jenis dan Manfaat
Customer Service Adalah : Fungsi dan Tugasnya
Teller Bank Adalah : Fungsi, Tugas dan Syarat
Distribusi Adalah : Fungsi, Tujuan, Jenis, Contoh
Pengertian Anggaran : Tipe, Tujuan, Manfaat, Jenis
Pengertian Modal dan Contohnya
Analisis Data Adalah, Tujuan, Macam, Jenisnya
Pengertian Indikator : Macam dan Fungsi
NPWP Adalah, Fungsi, Manfaat
Arsip Adalah : Karakteristik dan Fungsi
Konsep Manajemen : Manfaat dan Tujuannya
Pengertian Ekonomi : Tujuan, Komponen, Faktor
Badan Usaha Adalah : Fungsi, Syarat, Jenis
Manfaat Jurnal : Pengertian, Fungsi, Macam
Pengertian Perusahaan Dagang : Tujuan, Ciri
Pengertian Manajemen, Fungsi dan Tujuan
Pengertian Piutang : Klasifikasi, Pencatatan, Penghapusan
Pengertian Koperasi : Karakteristik, Prinsip, Jenis dan perangkatnya
Manajemen Produksi Adalah : Unsur, tingkatan
Konsep Manajemen : Dasar Pemasaran, Fungsinya
Pengertian Komunikasi Bisnis : Tujuan, Fungsi, Bentuk, dan Unsurnya
Pengertian Bisnis : Makna dan Fungsinya
Pengertian Hukum Bisnis : dan Fungsinya
Pengertian Akuntansi Manajemen : Peran, Fungsi dan Contohnya
Komunikasi kantor : Unsur, Fungsi, Tujuan dan Tekniknya

Leave a Reply

Your email address will not be published.