Biaya Bahan Baku Adalah : Pengendalian, Metode

Posted on
Biaya Bahan Baku Adalah Pengendalian, Metode

Biaya Bahan Baku Adalah : Pengendalian, Metode

Biaya Bahan Baku Ialah komponen biaya yang terbesar dalam pembuatan produk jadi. Dalam suatu perusahaan manufaktur, bahan baku diolah menjadi produk jadi dengan mengeluarkan biaya konversi. Bahan yang dapat digunakan untuk produksi diklasifikasikan menjadi bahan baku (bahan langsung) dan bahan pembantu (bahan tidak langsung).

Bahan langsung Ialah bahan yang digunakan untuk produksi yang dapat diidentifikasikan ke produk. Biaya bahan baku dan juga biaya tenaga kerja langsung merupakan biaya utama (prime cost) yang dibebankan kepada persediaan produk dalam proses. Bahan tidak langsung mencakup semua bahan yang bukan merupakan bahan baku.

Biaya bahan tidak langsung dibebankan kepada biaya overhead pabrik saat bahan tersebut digunakan untuk produksi.

Biaya bahan baku dan juga biaya tenaga kerja langsung merupakan biaya utama (prime cost) yang dibebankan kepada persediaan produk dalam proses. Bahan tidak langsung mencakup semua bahan yang bukan merupakan bahan baku.

Biaya bahan tidak langsung dibebankan kepada biaya overhead pabrik saat bahan tersebut digunakan untuk produksi.Pengendalian bahan baku dilakukan melalui pengaturan fungsional, pembebebanan tanggung jawab,dan bukti-bukti documenter .

hal tersebut dimulai dari persetujuan anggaran pejualan dan produksi dan dari penyelesaian produk yang siap untuk dijual dan pengiriman produk ke gudan atau pelanggan.

Ada 2 tingkat pengendalian persediaan :

pengendalian unit

Manajer pembelian dan menejer produksi terutama tertarik pada pengendalian unit ; mereka berfikir , memesan , dan melakukan permintaan dalam unit dan bukannya dalam nilai uang. Manajemen eksekutif paling berkepentingan dalam pengendalian financial dari persediaan.

Para eksekutif ini berfikir dalam hal tingkat pengembalian yang memadai atas modal yang digunakan, yaitu nilai uang yang diinvestasikan dalam persediaan harus digunakan secara efisien dan efektif.

Pengendalian persediaan akn beroprasi dengan berhasil apabila peningkatan atau penurunan dalam persediaan mengikuti pola yang telah ditentukan atau diperkirakan sebelumnya,

dimana pola tersebut berkaitan erat dengan jadwal penjualan. dan juga produksi Pengendalian bahan baku harus memenuhi 2 kebutuhan yang saling berlawanan, antara lain :

1

menjaga persediaan dalam jumlah dan variasi yang memadai guna beroprasi secara efisien

2

menjaga tingkat persediaan yang menguntungkan secara financial.

Tujuan dasar dari pengendalian bahan baku adalah kemampuan untuk melakukan pemesanan pada waktu yang sesuai dengan sumber terbaik untuk memperoleh jumlah yang tepat pada harga dan kualitas yang tepat. Pengendalian persediaan yang efektif sebaiknya:

  1. Menyediakan pasokan bahan baku yang diperlukan untuk operasi yang efisien dan bebas ganguan.
  2. Menyediakan cukup persediaan pada periode dimana pasokan kecil (siklu ,musiman atau pemogokan kerja) dan mengantisipasi perubahan harga.
  3. Menyimpan bahan baku pada waktu penanganan dan biaya minimum serta melindungi bahan baku tersebut. Dari kehilangan akibat kebakaran, cuaca, pencurian, dan kerusakan karena penanganan.
  4. Meminimalkan item-item yang tidak aktif, berlebih, atau usang dengan cara melaporkan perubahan produk yang memengaruhi bahan baku.
  5. Memastikan persediaan yang cukup agar pengiriman segera ke lapangan.
  6. Menjaga supaya jumlah modal yang diinvestasikan pada persediaan berada di tingkat yang konsisten dengan kebutuhan operasi dan rencana manajemen.

1) Pembelian Perlengkapan, Jasa, dan Perbaikan

Ada metode pengendalian bahan baku, metode siklus pesanan dan juga metode minimum – maksimum dibahas berikut ini.
a. Metode siklus pesanan
b. Metode minimum-maksimum (min – max method)
c. Metode dua tempat.
d. Pengendalian selektif.

2) Pengendalian keusangan dan kelebihan persediaan

Hampir semua organisasi pada suatu waktu diperhadapkan pada masalah kelebihan dan keusangan persediaan . apapun sebabnya, diperlukan suatu tindakan untuk mengurangi atau menghilangkan item – item tersebut dari persediaan.

Untuk melakukan hal ini, menejemen pertama – tama sebaiknya memastikan bahwa penumpukan persediaan tidak berlanjut akibat kebijakan pemesanan saat ini; baru kemudian mengambil langkah – langkah untuk mengeluarkan persediaan tersebut. Catatan persediaan perpetual akurat yang menunjukan jumlah serta tanggal perolehan dan pengeluaran bahan baku,

dan tinjauan ulang periodik atas catatan tersebut, diperlukan untuk mengidentifikasikan item yang usang atau berlebih. Keusangan bahan baku biasanya terjadi bila suatu produk dirancang ulang atau dihentikan produksinya. Penjualan segera persediaan tersebut dengan cara menerima tawaran pertama yang wajar sering kali merupakan kebijakan yang terbaik.

Metode penghitungan biaya bahan baku

Dalam satu periode akuntansi seringkali terjadi fluktuasi harga. Jadi harga beli bahan baku juga berbeda dari pembelian yang satu dengan pembelian yang lain.

Oleh karena itu persediaan bahan baku yang ada digudang mempunyai harga pokok persatuan yang berbeda- beda, meskipun jenisnya sama. Hal ini menimbulkan kendala dalam penentuan harga pokok bahan baku yang dipakai dalam produksi. Untuk mengatasi masalah ini dapat dimenggunakan berbagai macam

a) metode harga pokok bahan baku yang dipakai dalam produksi( materials costing method), diantaranya adalah:

• Metode identifikasi khusus.
• Metode masuk pertama keluar pertama.
• Metode masuk terakhir keluar pertama.
• Metode rata-rata bergerak
• Metode biaya standart.

Demikian artikel cerdasakuntansi.com mengenai Pengertian Biaya Bahan Baku : Pengendalian dan Metode. Semoga artikel ini dapat membantu dan menambah wawasan. Terima kasih

Baca Juga :

Perbankan : Jenis, Fungsi, Tujuan dan Contohnya
Produk Bank Syariah : Manfaat Menggunakan Produk
Dasar Perbankan : Jenis dan Fungsinya
Sejarah Ekonomi, Perkembangan Ekonomi Islam
Etika Bisnis Syariah dan Penjelasannya
Ruang Lingkup Syariah, Pengertian dan Cirinya
Syariah, Prinsip, Rukun Jual Beli dan Manfaatnya
Manajemen Bisnis Syariah, Konsep, Ajaran Islam dan Landasan Pokok
Bank : Sejarah Sistem Perbankan, Bunga Bank Sebagai Riba
Perusahaan Manufaktur, Laporan, Laba Rugi, Neraca
Analisa adalah : Karakteristik dan Pengaruh
Biaya Bahan Baku Adalah : Pengendalian, Metode
Manajemen Bisnis : Konsep, Fungsi
Pengertian Bahan Baku : Perolehan, Penyimpanan
Aset Tetap Adalah, Cara, Konsep, Jenis , Karakteristik dan Contoh
Kombinasi Bisnis : Tujuan, Metode dan Alasan
Pengertian Agen : Sistem, Perbedaan, Laporan dan Hubungannya

Leave a Reply

Your email address will not be published.