Bank Adalah : Sumber Dana Bank

3 min read

Bank Adalah Sumber Dana Bank
Bank-Adalah-Sumber-Dana-Bank
Bank Adalah : Sumber Dana Bank

Bank Adalah : Sumber Dana Bank

Bank Adalah suatu badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat ke dalam bentuk simpanan dan juga menyalurkannya pada masyarakat dalam suatu rangka meningkatkan taraf hidup masyarakat, menurut Undang-Undang No.7/1992 pasal 1 ayat 3 (1992:6)

Menurut O.P Simorangkir (1985:92), ialah bahwa:

Bank ialah salah satu badan usaha tentang lembaga keuangan yang bertujuan untuk memberikan kredit dan juga jasa-jasa. terdapat juga pada pemberian kredit tersebut dilakukan sebagai jalan memperedarkan alat-alat pembayaran bank yang berupa uang giral.

Pada sebagai suatu lembaga keuangan, bank tersebut mempunyai usaha pokok yang berupa menghimpun dana yang (sementara) tidak dipergunakan yang kemudian menyalurkan kembali dana itu ke masyarakat dalam jangka waktu tertentu. Fungsi dari bank untuk mencari dan juga selanjutnya menghimpun dana kedalam bentuk simpanan (deposito) yang turut juga mempengaruhi pertumbuhan suatu bank tersebut. Sebab volume dana yang berhasil dihimpun tersebut atau disimpan itu tentunya akan dapat menentukan pula volume dana yang akan dikembangkan oleh bank itu ke dalam bentuk penanaman dana yang dapat menghasilkan.
Pada uang tunai yang dipunyai maupun yang dikuasai bank tidaklah berasal dari uang milik bank itu sendiri. Tetapi juga berasal dari uang orang lain(masyarakat). Dengan pihak lain yang “dititipkan” kepada bank. Dan juga pada sewaktu-waktu atau di saat tertentu akan dapat diambilnya kembali baik itu sekaligus ataupun berangsur-angsur.

Sumber Dana Bank

Pada sumber dana bank tersebut terbagi ada 3(tiga) yakni :
Dana dari modal itu sendiri atau juga dana pihak I, ialah suatu dana dari modal bank sendiri yang asal usulnya dari pemegang saham.
Dana dari pihak luar atau juga dana dari pihak II , ialah suatu dana pinjaman dari lembaga keuangan baik itu berbentuk bank ataupun non bank.
Dana dari masyarakat atau dana pihak dari III Dana-dana ynag dari masyarakat disimpan ke dalam bank ialah suatu sumber dana terbesar yang dapat diandalkan bank yang juga terbagi tiga jenis yakni:

1.Giro (demand deposits)

2.Deposito (time deposits)

3.Tabungan (saving)

Giro (demand deposits) ialah suatu simpanan pihak ketiga kepada bank yang pada penarikannya dapat dilakukan setiap saat dengan cara mempergunakan cek, surat perintah pembayaran lainnya atau juga dengan cara pemindahbukuan “bilyet giro”.

Deposito (time deposits) atau juga simpanan berjangka pihak ketiga pada bank yang pada penarikannya hanya dapat dilakukan di dalam jangka waktu tertentu saja yang menurut perjanjian antara pihak ketiga kepada bank yang bersangkutan. Jangka waktu tertentu tersebut misalnya ialah dalam 1, 3, 6, 12 bulan.

Pada simpanan uang bentuk Deposito ini biasanya bank akan membayar bunga yang pada umumnya lebih tinggi dibandingkan dengan jenis simpanan lain pada pemilik uang dikarenakan bank tersebut merasa dapat menggunakan uang itu dalam usahanya tanpa adanya khawatir setiap saat akan diambil oleh pemiliknya.

Pada jangka waktu tertentu tersebut sehingga dana itu dapat mengendap di bank. Pada sebab itu bank memiliki waktu yang cukup lama untuk dapat menggunakan dana deposito yang berguna pemberian kredit atau juga investasi lain dalam jangka pendek yang dapat menghasilkan.

Pada kepastian dana itu juga dapat dipergunakan oleh bank dikarenakan terdapat jangka waktu tertentu yang dapat menyakinkan bahwa dana tersebut tidak akan ditarik kecuali pada saat jatuh tempo.

Menurut Undang-undang No.10/1998 pasal 1 ayat 5 (1998:6)

yang memberikan suatu pengertian simpanan pada bank ialah sebagai berikut: Simpanan ialah dana yang dipercayakan oleh masyarakat kepada suatu bank dengan berdasarkan suatu perjanjian penyimpanan dana ke dalam bentuk giro.

Dan deposito, sertifikat deposito, tabungan dan juga bentuk lainnya yang dipersamakan dengan hal tersebut.

Uang tunai yang akan dipunyai maupun yang dikuasai bank tidaklah berasal dari uang milik bank itu sendiri. Tetapi juga berasal dari uang orang lain(masyarakat), pihak lain yang “dititipkan” kepada bank dan juga sewaktu-waktu atau di saat tertentu akan dapat diambilnya kembali baik itu sekaligus ataupun berangsur-angsur.

Sumber Dana Bank

Sumber dana bank tersebut terbagi ada 3(tiga), Ialah :

1. Dana dari modal itu sendiri atau dana pihak I, Ialah suatu dana dari modal bank sendiri yang asal usulnya dari pemegang saham.

2. Dana dari pihak luar atau dana dari pihak II, Ialah suatu dana pinjaman dari lembaga keuangan baik itu berbentuk bank ataupun non bank.

3. Dana dari masyarakat atau juga dana pihak dari III Dana-dana ynag dari masyarakat disimpan ke dalam bank ialah suatu sumber dana terbesar yang dapat diandalkan bank yang juga terbagi tiga jenis yakni:

1.Giro (demand deposits)

2.Deposito (time deposits)

3.Tabungan (saving)

Giro (demand deposits) ialah suatu simpanan pihak ketiga kepada bank yang pada penarikannya dapat dilakukan setiap saat dengan cara mempergunakan cek, surat perintah pembayaran lainnya atau juga dengan cara pemindahbukuan “bilyet giro”.

Deposito (time deposits) atau juga simpanan berjangka pihak ketiga pada bank yang pada penarikannya hanya dapat dilakukan di dalam jangka waktu tertentu saja yang menurut perjanjian antara pihak ketiga kepada bank yang bersangkutan. Jangka waktu tertentu tersebut misalnya ialah dalam 1, 3, 6, 12 bulan.

Pada simpanan uang bentuk Deposito ini biasanya bank akan membayar bunga yang pada umumnya lebih tinggi dibandingkan dengan jenis simpanan lain pada pemilik uang dikarenakan bank tersebut merasa dapat menggunakan uang itu dalam usahanya tanpa adanya khawatir setiap saat akan diambil oleh pemiliknya.

Pada jangka waktu tertentu tersebut sehingga dana itu dapat mengendap di bank. Dengan sebab itu bank memiliki waktu yang cukup lama untuk dapat menggunakan dana deposito yang berguna pemberian kredit atau juga investasi lain dalam jangka pendek yang dapat menghasilkan.

Pada kepastian dana itu juga dapat dipergunakan oleh bank dikarenakan terdapat jangka waktu tertentu yang dapat menyakinkan bahwa dana tersebut tidak akan ditarik kecuali pada saat jatuh tempo.

Demikian artikel cerdasakuntansi.com mengenai Bank Adalah : Sumber Dana Bank, semoga artikel ini dapat berguna dan bermanfaat. Terima kasih

Baca juga :

Akuntansi Manajemen : Akuntansi Biaya, Tujuan dan Fungsi
Pengertian Dokumen : Akumulasi Biaya dan Overhead
ISO Adalah : Tujuan, Manfaat, dan Jenis – Jenis ISO
Pengertian Efektivitas : Kriteria, Aspek, dan Contohnya
CRM Adalah : Fungsi dan Tujuan, Komponen, serta Tahapan CRM
Evaluasi Adalah : Tujuan, Fungsi, dan Tahapan Evaluasi
Manajemen Kinerja Adalah : Manfaat, dan Syarat-Syarat, Tujuannya
HRD Adalah : Fungsi dan Tugasnya
Manajemen SDM Adalah : Unsur, Faktor dan Tahapan
Etika Adalah : Pengertian dan Jenisnya
Metode Harga Pokok Pesanan : Syarat dan Kelebihannya
Target Costing Adalah : Tujuan, Kegunaan dan Tahapan
Pengertian PPBS : Planning Programing Budgeting System
Laporan Cash Flow : Elemen, Metode, Manfaat dan Contohnya
Kualitas Adalah : Indikator dan Manfaat
Analisa Resiko : Pengertian dan Probabilitasnya
Estimasi Biaya : Metode, Manfaat dan Contoh
Perkembangan Akuntansi
Pengertian Akuntansi Manajemen dan Manfaatnya
Pengertian Supply Chain Management : Komponen, Tujuan dan Proses
Marketing Adalah : Fungsi dan Konsepnya
Bank Adalah : Sumber Dana Bank
Laporan Keuangan Adalah : Tujuan, Jenis , Unsur dan Manfaat
Perusahaan dagang Adalah : Ciri, Jenis dan Kegiatan
Break Even Point Adalah : Analisis, Faktor dan Rumus
Pasar Uang Adalah : Instrumen dan Jenis
Manajemen File Adalah : Arsitektur, Manfaat dan Fungsi
Grafik Adalah : Tujuan dan Fungsi
Manajemen Personalia Adalah : Tujuan, Fungsi dan Tugas
Manajemen Informatika Adalah : Ruang Lingkup

Leave a Reply

Your email address will not be published.