Aset Tetap Adalah, Cara, Konsep, Jenis , Karakteristik dan Contoh

Posted on
Aset-Tetap-Adalah-Cara-Konsep-Jenis-Karakteristik-dan-Contoh
Aset Tetap Adalah, Cara, Konsep, Jenis , Karakteristik dan Contoh

Aset Tetap Adalah, Cara, Konsep, Jenis , Karakteristik dan Contoh

Aset Tetap Menurut beberapa ahli dan standar akuntansi Aset tetap merupakan, adalah :

a) Sofyan safri
Aset tetap ialah aset suatu entitas yang menjadi hak milik perusahaan yang digunakan untuk memproduksi (menghasilkan) barang atau jasa entitas bisnis. Dan digunakan secara teru menerus. (baca juga: pengertian kas kecil)

b) Gatot supriyanto
Aset tetap ialah harta kekayaan atau sumber daya entitas (perusahaan yang didapatkan dan dikuasai dari hasil kegiatan ekonomi pada masa lalu. Biasanya aset tetap digunakan dalam menjalankan aktifitas operasional usaha perusahaan untuk memproduksi barang dan juga jasa. (baca juga : jenis-jenis akuntansi)

c) PSAK
Aktiva tetap aset tetap Ialah merupakan aset yang dapat berwujud yang didapatkan atau diperoleh dengan kondisi siap pakai maupun dibangun terlebih dahulu dan digunakan dalam aktifitas operasional perusahaan, tidak ditujukan dijual kembali . Pada rangka aktivitas normal perusahaan serta memiliki manfaat ekonomi lebih dari satu tahun buku.

 

Cara Perolehan Aset Tetap

Adapun cara perolehan aset tetap yang diantaranya sebagai berikut :

• Pembelian tunai.
• Pembelian angsuran.
• Ditukar dengan surat-surat berharga.
• Ditukar dengan aset tetap yang lain.
• Pertukaran aset tetap yang tidak sejenis.
• Pertukaran aset tetap yang sejenis.
• Diperoleh dari hadiah/donasi.
• Aset yang dibuat sendiri.

Konsep Aset Tetap

Menurut pernyataan standar akuntansi keuangan “PSAK” No. 16 aset tetap ialah aset berwujud “tangible fixed assets” yang memenuhi kriteria sebagai berikut:

1

Masa manfaatnya lebih dari satu tahun.

2

Digunakan dalam kegiatan perusahaan.

3

Dimiliki tidak untuk dijual kembali pada kegiatan normal perusahaan.

4

Serta nilainya cukup besar.

Jenis-jenis Aset Tetap

Menurut S. Munawir (2007) jenis-jenis Aset tetap adalah sebagai berikut:

• Tanah yang diatasnya didirikan bangunan atau digunakan operasi, misalnya sebagai lapangan, halaman, tempat parker dan lain sebagainya.

• Bangunan, merupakan fasilitas yang digunakan untuk kegiatan operasional perusahaan, baik bangunan kantor, toko maupun bangunan untuk pabrik.

•  Mesin.
•  Inventaris.
• Kendaran merupakan fasilitas yang digunakan untuk transportasi perusahaan.
• Perlengkapan atau alat-alat lainnya yang mencakup aset yang digunakan pada kegiatan operasional seperti furniture kantor, mesin pabrik, dan lain sebagainya.

Karakteristik Aset Tetap

Menurut Jerry J. Weygandt (2007), karakteristik Aset tetap yaitu:

• Memiliki bentuk fisik (bentuk dan ukuran yang jelas)
• Digunakan dalam kegiatan operasional
• Tidak untuk dijual ke konsumen

Sedangkan menurut Soemarso S.R (2005), karakteristik Aset tetap adalah sebagai berikut:

• Masa manfaatnya lebih dari satu tahun
• Digunakan dalam kegiatan perusahaan
• Dimiliki tidak untuk dijual kembali pada kegiatan normal perusahaan
• Nilainya cukup besar

Contoh Aset Tetap

Misalnya dari aset tetap Ialah “mobil” kendaraan, mobil mempunyai masa manfaat lebih dari satu tahun. Dan juga akan digunakan untuk kegiatan operasional perusahaan, seperti mengirim barang ke pembeli, mobil inventaris direksi perusahaan.

Mobil yang dikategorikan sebagai aset tetap tidak boleh untuk dijual kembali. Apabila untuk dijual kembali, misalnya bagi perusahaan dealer mobil, maka mobil pada hal ini termasuk kelompok persediaan. Selain itu pada nilainya pun cukup besar untuk sebuah aset. Peralatan yang nilainya relative kecil seperti sendok, gelas, piring , meskipun mempunyai masa manfaat lebih dari satu tahun tidak dikelompokkan ke dalam aset tetap.

Demikian artikel cerdasakuntansi.com mengenai  Pengertian Aset  tetap : Cara, Konsep,  Jenis , Karakteristik dan contohnya, semoga artikel ini dapat menambah pengetahuan dan wawasan bagaimana memahami Aset tetap. Terima kasih

Baca Juga :

Perbankan : Jenis, Fungsi, Tujuan dan Contohnya
Produk Bank Syariah : Manfaat Menggunakan Produk
Dasar Perbankan : Jenis dan Fungsinya
Sejarah Ekonomi, Perkembangan Ekonomi Islam
Etika Bisnis Syariah dan Penjelasannya
Ruang Lingkup Syariah, Pengertian dan Cirinya
Syariah, Prinsip, Rukun Jual Beli dan Manfaatnya
Manajemen Bisnis Syariah, Konsep, Ajaran Islam dan Landasan Pokok
Bank : Sejarah Sistem Perbankan, Bunga Bank Sebagai Riba
Perusahaan Manufaktur, Laporan, Laba Rugi, Neraca
Analisa adalah : Karakteristik dan Pengaruh
Biaya Bahan Baku Adalah : Pengendalian, Metode
Manajemen Bisnis : Konsep, Fungsi
Pengertian Bahan Baku : Perolehan, Penyimpanan
Aset Tetap Adalah, Cara, Konsep, Jenis , Karakteristik dan Contoh
Kombinasi Bisnis : Tujuan, Metode dan Alasan
Pengertian Agen : Sistem, Perbedaan, Laporan dan Hubungannya

Leave a Reply

Your email address will not be published.