Akuntansi Perpajakan Adalah, Fungsi, Prinsip, Peran, Sifat dan Tugasnya

3 min read

Akuntansi Perpajakan
Akuntansi Perpajakan Adalah, Fungsi, Prinsip, Peran, Sifat dan Tugasnya

Akuntansi Perpajakan Adalah, Fungsi, Prinsip, Peran, Sifat dan Tugasnya

Akuntansi Perpajakan adalah menetapkan besarnya pajak terutang berdasarkan laporan keuangan yang disusun oleh perusahaan.

Secara umum akuntansi perpajakan (Tax Accounting) adalah suatu sening mencatata, menggolongkan, mengikhtisarkan dan juga menafsirkan transaksi-tranksakti finansial yang dilaksanaan oleh perusahaan dengan tujuan menentukan jumlah penghasilak kena pajak yang diperoleh.

atau diterima pada suatu tahun pajak guna sebagai dasar penetapan beban atau pajak penghasilan yang terutang oleh perusahaan sebagai wajib pajak.

Dalam hal ini wajib pajak adalah Wajib Pajak Badan dan Wajib Pajak Orang Pribadi. Definisi lain akuntansi perpajakan yait salah satu cabang akuntasi yang mencatatat, menangani, menghitung, menganalisa dan membuat strategi perpajakan sehubungan dengan transaksi perusahaan.

Fungsi Akuntasi Perpajakan

Dalam sebuah perusahaan, fungsi akuntansi perpajakan sangat krusial karena jika salah dalam menentukan pajak, maka akan berakibat buruk untuk perusahaan tersebut. Salah satu akibatnya adalah izin usaha akan dicabut. Berikut ini adalah peranan dan fungsi dari akuntasi perpajakan dalam perusahaan, yaitu:

Sebagai perancang strategi perpajakan yang harus dilakukan perusahaan adalah strateginya yang positif tetapi tidak melakukan suatu tindakan kecurangan atau juga penggelapan pajak.

Sebagai analisa dan juga prediksi nilai potensi pajak yang harus ditanggung atau dibayar oleh perusahaan.

Sebagai implementasi akuntansi terhadap setiap aktivitas perusahaan maka parlu menyiapkan dalam bentuk informasi laporan keuangan fiskal maupun dalam bentuk laporan keuangan komersial.

Sebagai dokumentasi perpajakan dengan baik dan juga untuk dijadikan bahan evaluasi.

Untuk mengolah data kuantitatif yang akan dipakai pada menyajikan laporan keuangan yang berisi perhitungan perpajakan.

Prinsip Akuntasi Perpajakan

a) Kesatuan Akuntansi

Kesatuan akuntasi pada hal ini perusahaan dapat dianggap sebagai satu kesatuan ekonomi yang terpisah dengan suatu pihak yang mempunyai kepentingan dengan sumber perusahaan.

b) Kesinambungan

Pada prinsip ini bahwa suatu entitas ekonomi diasumsikan akan terus menerus melanjutkan usahanya dan tidak akan dibubarkan.

c) Harga Perturakaran Yang Objektif

Transaksi keuangan harus dinyatakan dengan nilai berupa uang. Objektif artinya:

1

Tidak dipengaruhi oleh hubungan istimewa

2

Bisa diuji oleh pihak independen

3

Tidak adanya transfer pricing

4

Tidak adanya mark up dan tidak ada KKN dan juga lainnya.

d) Konsistensi

Pada prinsip ini bisa dikatakan bahwa pemakaian metode dalam suatu pembukuan tidak bisa diubah-ubah. Contohnya menentukan buku tahunan perhitungan persediaan dan juga lain sebagainya.

Peran Akuntansi Perpajakan

Peranan akuntansi perpajakan untuk perusahaan adalah sebagai berikut:

Membuat sebuah rencana dan strategi perpajakan
Memberikan analisan dan perkiraan suatu potensi pajak perusahaan di masa yang akan datang

Membuat arsip dan juga dokumentasi perpajakan dengan baik sebagai bahan melaksanakan pemeriksaan dan evaluasi
Menerapkan perlakuan akuntansi atas pajak dan juga bisa menyajikannya dalam sebuah laporan komersial ataupun fiskal perusahaan
Sifat Akuntansi Perpajakan

a) Sifat akuntansi perpajakan adalah sebagai berikut:

Pajak merupakan iuran masyarakat kepada pemerintah yang bersifat dipaksa dalam membayarnya atau pembayarannya. Namun karena dipaksakan ini sering terjadi ketika petugas pajak berlaku semauanya atau tidak adil dalam menjalankan tugasnya. Ini dapat terjadi karena disebabkan dengan banyaknya para wajib pajak yang tidak menaati kewajiban dalam membayar pajak sebagaimana mestinya serta adanya kekeliruan saat mencatat transaksi perpajakan.

Pajak merupakan suatu alat yang penggunaanya untuk membiayai beban atau pengeluaran pemerintah, yang mana pemerintah dapat menggunakan pajak sebagai sumber kegiatan operasional pemerintahan. Para wajib pajak tidak menerima imbalan jasa secara langsung akan tetapi wajib pajak mendapat perlindungan dari negaranya berupa pelayanan yang sesuai dengan haknya. Fungsi pajak adalah mengatur segala aspek ekonomi, sosial, dan budaya.

Tugas akuntansi perpajakan sebagai berikut :

1) Akuntansi perpajakan mempunyai tugas untuk mengoreksi catatan atas laporan keuangan. Dan juga menganalisis kejadian-kejadian ekonomi berdasarkan bagan alir dokumen yang bertujuan menentukan strategi perpajakan yang sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan di perpajakan.

2) Akuntansi perpajakan diperlukan bagi sektor swasta secara individu dan perusahaan (korporat) untuk menghitung kewajiban pajak terhadap negara sehingga individu dan badan usaha (perusahaan) tidak absen, tepat waktu, dan tepat dalam jumlah pembayaran pajak.

3) Akuntansi perpajakan diperlukan untuk memberikan saran terkait perencanaan finansial pada masa depan yang berdampak terhadap pajak.

4) Akuntansi perpajakan merespon klien yang berhubungan dengan pembayaran pajak termasuk pengisian form pajak.

5) Akuntansi perpajakan mencatat pajak pada sebuah perusahaan. Menganalisis jumlah pajak yang bisa dibayarkan. Dan juga menghitung nominal uang yang dapat diklaimjika membayar dengan jumlah yang melebihi nominal pajak yang seharusnya dibayarkan.

6) Akuntansi perpajakan bisa merencanakan strategi perpajakan yang baik bagi perusahaan, bukan mencurangi.

7) Akuntansi perpajakan bisa memprediksi potensi pajak yang akan ditanggung perusahaan pada masa yang akan datang

8) Akuntansi perpajakan mengimplementasikan prinsip – prinsip akuntansi yang terhadap aktivitas perpajakan dan juga menyajikan laporan keuangan fiskal dan komersial.

9) Akuntansi perpajakan mendokumentasikan dan juga mengarsipkan perpajakan dengan baik. Sehingga perusahaan memiliki bukti pajak yang dapat dipertanggungjawabkan dan dapat dijadikan bahan pemeriksaan atau penilaian kembali dan evaluasi.

10) Akuntansi perpajakan mengolah data kuantitatif yang digunakan untuk menyajikan sebuah laporan keuangan yang memuat jumlah perhitungan perpajakan.

11) Akuntansi perpajakan bisa menerapkan perlakuan akuntansi terhadap kejadian perpajakan (mulai dari penilaian/penghitungan, pencatatan (pengakuan) atas pajak, dan menyajikannya di dalam jenis jenis laporan keuangan komersial dan laporan fiskal perusahaan.

12) Akuntansi perpajakan dapat melakukan pengarsipan dan juga dokumentasi perpajakan dengan lebih baik. Sehingga dapat dijadikan bahan untuk melakukan pemeriksaan dan evaluasi yang sesuai dengan tujuan akuntansi sektor publik.

Demikian artikel cerdasakuntansi.com mengenai Pengertian Akuntansi Perpajakan : Fungsi, Prinsip, Peran, Sifat dan Tugasnya, semoga artikel ini dapat bermanfaat. Terima kasih

Baca Juga :

Subjek Pajak Adalah
Pengertian SPT : Fungsi, Prosedur dan Jenisnya
Pengertian PPnBM : Dasar Hukum, Karakteristik, Rumus dan Contohnya
Pengertian PPh : Rumus PPh dan cara Menghitungnya
Penjelasan Laporan Keuangan : (Fiskal dan Komersial), Perbedaannya
Pengertian pajak : PPh pasal 21, 22, 23, 29, 25 dan Cara Pembayarannya
PPN : Mekanisme, Fungsi dan Sifat
PSAK 14 : Pengertian Persediaan, Jenis dan Fungsinya
Pengertian Rekonsiliasi Fiskal : Langkah, Fungsi dan Jenis
Pengertian Rekonsiliasi Fiskal : Jenis, Fungsi dan Pendekatannya
Akuntansi Perpajakan Adalah, Fungsi, Prinsip, Peran, Sifat dan Tugasnya
Pajak Tangguhan adalah, Manfaat, Konsep dan Contoh
Pajak Adalah, Sejarah dan Jenisnya
Akuntansi Pajak adalah, Tujuan dan Bentuknya
Aset Adalah : Jenis, Siklus, Perencanaan dan Penggunaannya

Leave a Reply

Your email address will not be published.